Sequel Of The Hunter : The Guardians

Sequel Of The Hunter : The Guardians
BAB 30 : Rencana.


__ADS_3

Reyhan menyentuh bos Dungeon itu yang tak sadarkan diri. Ia memasang segel sihir agar titan ini tidak bisa bergerak dengan mudah ketika bagun. Sst...!! Seketika tubuh mahluk itu pun menghilang. Reyhan tak hanya membuat segel, tetapi ia juga memindahkan bos Dungeon itu ke markasnya.


"Lihatlah orang-orang asing ini. Mereka terlihat sok kuat di mata kita." ucap salah satu ke-6 Hunter yang datang mendekati kelima orang asing itu.


Kelima orang asing itu tak lain Reyhan, Sean, Peter, Arkhan, dan Queen. Mereka berlima memilih tak menjawab, karena menurut mereka ke-6 orang ini hanya merasa iri karena tak bisa menyelesaikan misi mereka. Seperti yang pernah diceritakan oleh Budi, semua Hunter terlalu terobsesi untuk meningkatkan Levelnya.


Mereka berlima memilih berjalan melewati ke-6 Hunter itu. Tentu saja, tak terima diabaikan salah satu dari mereka berjalan menyusul mereka berlima. Dia mendekati salah satunya, yang tak lain Queen. Parahnya, dia memegang pundak Gadis itu.


"Mau kemana kau, jangan merasa hebat hingga kau mengabaikan kami."


Queen tak menjawab. Ia langsung memegang tangan salah Hunter itu yang sudah berani menyentuh pundaknya. Gadis setengah Vampir itu langsung membantingnya ke tanah. Lalu ia melemparnya ke arah ke-5 Hunter lainnya.


"Jangan pernah berani menyentuhku dengan tangan yang menjijikan itu." ucap Queen lalu ia berbalik dan berjalan menyusul ke-4 Seniornya.


Reyhan pun membuat Portal, lalu ia masuk kedalam, dan diikuti oleh ke-4 Juniornya. Mereka pergi begitu saja meninggal ke-10 Hunter.


"Apa mereka tidak mengambil inti monster ?" tanya wakil ketua.


"Mereka terlihat seperti tidak peduli." ucap salah satu anggota perempuan.


Ketua Tim bersuara. "Sebenarnya apa tujuan mereka ? Datang membunuh semua monster dan pergi begitu saja tanpa mengambil inti monster. Sungguh aneh." Tak ingin berfikir yang aneh-aneh, sang ketua Tim menyuruh semua anggota untuk mengumpulkan inti monster yang ada.


Secepatnya mereka harus pergi, karena Portal bisa saja tertutup, karena mereka juga sudah merasa sedikit goncangan, yang menandakan kalau Dungeon akan tertutup. Dan menurut mereka sungguh aneh, pasalnya Bos Dungeon itu dibawa ke-5 orang asing itu tanpa membunuhnya, tetapi sangat berefek dengan Dungeonnya.


.....


Mungkin sudah terhitung 1 bulan, Reyhan dan keempat Juniornya berada di Dunia D-22. Yang mereka lakukan seperti biasa, setiap malam mereka masuk ke dalam Portal Dungeon, dan membasmi semua monster yang ada. Setiap malam, 2 atau 3 Porta tertutup ulah mereka. Mereka lakukan itu untuk mencari Bos Dungeon yang berakal.


Setiap mereka bawa Bos Dungeon, selalu nihil. Akhirnya mereka bunuh. Mereka terus melakukan pembasmian semua Portal Dungeon, demi mendapat petunjuk, karena percuma mencari petunjuk kepada orang-orang di Dunia D-22 karena mereka tak tau D-Danger.


Itulah yang mereka lakukan saat malam hari. Bila di pagi hingga sore hari, mereka memilih bersantai. Tetapi tidak untuk Budi dan keempat sahabatnya, mereka berlima terus berlatih di bawah bimbingan Sean. Terkadang, Reyhan juga melatih mereka.

__ADS_1


Tak hanya Reyhan saja, Peter, dan Queen juga terkadang melatih mereka berlima. Bahkan latihan yang Queen ajarkan sangatlah sadis. Bahkan Budi dan keempat sahabatnya menganggap Gadis setengah Vampir itu tidak melatih mereka, melainkan menyiksa.


Sedangkan Arkhan, ia tak pernah turun untuk melatih Budi dan keempat sahabatnya. Ia tetap fokus menjadi pengajar untuk Lisa. Dia bagaikan Guru sekolah, dan Lisa sendiri sangat senang cara Arkhan mengajarnya.


Disamping itu, berita tentang mereka berlima menjadi berita utama di semua siaran TV. Kenapa tidak ? Karena aksi meraka datang pada malam hari dan membasmi semua monster yang ada di dalam Dungeon. Mereka menganggap kelima orang asing itu sangatlah hebat.


Karena setiap datang, semua monster yang ada di setiap Dungeon dikalahkan. Dan yang membuat para Hunter heboh adalah penampilan kelima orang itu. Berita itu bisa tersebar karena hampir semua Hunter yang mengalaminya dan melapor ke Perusahaan Guild yang mereka masuki.


Perusahaan Guild melapor ke Asosiasi Hunter. Dan lebih mengejutkannya lagi, kelima orang asing itu selalu meninggalkan semua inti dari monster yang mereka kalahkah. Mereka lebih tertarik membawa Bos Dungeon, semua orang pun berfikir kalau kelima orang asing itu lebih tertarik dengan inti monster ketimbang bawahannya.


.....


Di salah satu gedung besar yang ada di pusat Kota. Gedung itu tak lain gedung Asosiasi Hunter. Terlihat beberapa orang lebih dari 5 orang berkumpul di salah satu ruangan pertemuan.


"Aku jadi tertarik dengan kelima orang asing ini."


"Begitu juga denganku. Tetapi masih belum jelas tujuan mereka."


"Aku tidak peduli dengan penampilan mereka, tetapi yang membuatku tertarik adalah kekuatan mereka."


"Benar juga, aku juga mendapat informasi kalau mereka bisa melakukan yang sangat jauh berbeda dengan Hunter beruntung. Mereka mampu menciptakan beberapa elemen tertentu."


"Dari salah satu sahabatku mengatakan kalau salah satu dari mereka adalah seorang Gadis yang mengerikan."


"Kita harus mengundang mereka untuk bergabung dengan Asosiasi ini. Aku tak ingin mereka direkrut oleh Asosiasi Hunter dari Negara lain."


"Itu pastinya, mana sih yang tidak tertarik dengan mereka."


"Kau benar. Tapi masalahnya, mereka tinggal dimana ?"


"Bukankah mereka selalu datang tiap malam ?"

__ADS_1


"Ya, mereka memang bergerak di malam hari. Tetapi apa kita tau Portal mana yang mereka masuki. Tidak mungkin kita memeriksa setiap Portal yang ada."


"Benar, karena tak hanya pusat kota, tetapi mereka juga masuk ke dalam Portal yang ada di kota kecil."


Sejenak mereka berfikir, lalu pemimpin mereka bersuara. "Karena mereka selalu beraksi setiap malam, alangkah baiknya, kita meminta ke semua Perusahaan Guild untuk melakukan sesuatu pada Hunter mereka."


"Apa itu ?" sahut semua.


Pemimpin itu menjawab. "Jadi, apa bila ada beberapa Hunter melihat mereka datang, salah saru dari mereka harus secepatnya menghubungi kita. Jadi kita bergerak ke lokasinya."


Ssmua berfikir sejenak. Lalu mengangguk kepalanya. Mereka setuju dengan rencana pemimpin mereka. Bagaimana pun, mereka juga ingin Asosiasi Hunter mereka mempunyai orang-orang yang hebat. Tentunya pasti ada tujuan dibalik rencana mereka.


.....


Pada malam harinya.


Reyhan dan keempat Juniornya sudah akan kembali melakukan aksinya lagi. Kini mereka tengah bersiap bergerak.


Sean bersuara. "Senior, apa kalau begini saja akan mendapat hasil ?"


Reyhan menghela nafasnya, lalu ia menjawab. "Kita tak punya pilihan lain selain menangkap bos Dungeon, untuk mendapatkan petunjuk."


Arkhan berkata. "Apa yang dikatakan Senor Reyhan, ada benarnya, meski sangat sulit. Karena, kalau kita mencari petunjuk yang ada di Dunia ini, hasilnya pasti nihil. Mereka semua hanya terlalu sibuk meningkatkan level mereka."


Peter pun ikut bersuara. "Tapi, dari semua Bos Dungeon yang kita tangkap, mereka tak berakal. Ujung-ujungnya, mereka pun mati."


Queen ikut memberi saran. "Apa Senior Reyhan tidak datang saja ke Dunia Kultivator untuk mencari seseorang yang bernama Fang Lin ?"


______________________


Jangan Lupa Like.

__ADS_1


__ADS_2