
Adil Adalah membagi sesuai dengan porsinya seperti contoh nya saat kita memiliki tiga orang anak dengan umur yang berbeda kita tidak bisa menyama ratakan uang yang kita kasih untuk mereka karena kebutuhan mereka yang pasti berbeda-beda, jadi selagi kita tidak bisa berbuat adil maka jangan mencoba untuk mendua karena akan ada hati yang tersakiti jika kita hanya respect sebelah.
Seperti halnya yang kini telah regi lakukan pada Kiran meski sebenarnya regi tidak tau kalau sebenarnya Kiran telah mengetahui bahwa iya telah menduakan pernikahan mereka, tapi tindakan regi yang pergi keluar kota lagi padahal dia baru saja semalam berada di rumah menorehkan luka yang tidak berdarah di hati Kiran.
Regi memberikan kejutan pada Rara dengan iya yang tidak memberitahu kan bahwa iya akan datang ke rumah Rara hingga saat iya tiba di depan rumah Rara lelahnya terbayar sudah saat Rara langsung memeluk nya dengan erat seolah tak ingin terlepas...( maklum masih anget jadi pengennya nempel Bae😒😒😒).
" mass... kok mau kesini ngga bilang dulu .. kan klo mas bilang Ra bisa masak yang spesial buat kamu.." sambil melepaskan pelukan nya dan menarik masuk regi ke rumahnya menuju sofa ruang keluarga. regi pun mendudukkan dirinya di sofa singel dan menarik Rara agar duduk di pangkuannya melepas rindu dengan mencumbu Rara.
__ADS_1
" masss..." suara merdu Rara saat merasakan nikmatnya cumbuan regi tapi Rara segera sadar.
" mas... aku buatkan minum dulu ya... apa makan dulu... ini kan dah waktunya makan malam.."
" kamu dah makan Ra??"
" mas pengen makan kamu aja.." setelah mengucapkan itu regi melepas kan pelukan nya dan menyuruh Rara berdiri lalu regi pun berdiri melangkah ke arah pintu depan untuk mengunci rumah Rara agar tidak ada yang mengganggu nya. regi kembali berjalan menuju tempat dimana Rara berada dan menggendong Rara ala bridal style ( dih regi sok Sokan kaya drama Korea lu😒😒) membawanya ke kamar Rara. Rara hanya bisa pasrah dan mengalungkan tangannya ke leher regi..
__ADS_1
Rara membantu regi membukakan pintu kamar mereka dan setelah sampai di kamar regi menurunkan Rara agar iya berdiri lalu regi segera mendorong Rara ke belakang pintu agar pintu tertutup dan mengurung regi. tangan kanan regi membelai wajah Rara dan meraih tengkuk Rara menyatukan bibir mereka mencium dalam dan menuntut dengan indra perasa yang langsung bergerilya di mulut lawan masing masing. tangan kiri regi menelusup ke dalam dres selutut yang Rara gunakan membelai gua surga dunia milik Rara yang baru beberapa kali iya masuki. Akhirnya regi mendapatkan makanan yang iya mau apa lagi kalo bukan mengarungi lautan gairah bersama istri barunya. hingga iya lupa handphone nya masih tertinggal di tas kerja di dalam mobil.
Sedangkan di rumah regi, Raka terus berusaha menghubungi ayahnya dan berharap ayahnya segera mengangkat telepon darinya.tapi hingga belasan kali Raka menelpon tak pernah respon.
Di rumah sakit Kiran masih belum sadarkan diri dokter menjelaskan pada hakiki bahwa kondisi pasien tidak ada yang serius hanya tetapi seperti nya pasien enggan untuk membuka mata.
' Ki sebenarnya kamu kenapa?? kamu bisa berbagi sama aku jika beban yang kamu tanggung begitu berat... kamu masih punya Raka Randi arasya mereka semua membutuhkan kamu...' gumam hakiki dalam hati sungguh dia marah pada regi kenapa Kiran bisa sampai seperti ini, tapi dia sadar dia tidak ada hak untuk bisa marah pada regi.
__ADS_1