Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )

Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )
berusaha terlihat baik baik saja


__ADS_3

Setiap masalah Pasti ada hikmah itu yang di yakini Kiran, iya ngga mau terus memikirkan semuanya yang mana malah membuatnya drop seperti semalam... cukup sekali iya sampai membuat Raka dan Randi khawatir padanya.


Kiran mulai melakukan aktivitas seperti biasanya hanya saja Ara hari ini tidak masuk sekolah karena tubuhnya yang masih lemah jadi iya tidak bisa mengantarkan Ara sekolah.


Sedangkan regi yang masih melajukan mobilnya menepikan sebentar mobilnya di pinggir jalan dan mencari handphone yang ternyata handphone kehabisan baterai. regi pun menyambungkan handphone nya pada charger yang ada di mobilnya...setelahnya iya baru melajukan mobilnya kembali menuju kantor di kota A.


Hakiki yang baru sampai di kantor nya pun langsung masuk ke ruangan dan mulai bekerja karena waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi. karena rasa penasaran tentang regi hakiki menghubungi sekertaris nya untuk menanyakan jadwal semua meeting kemarin agar iya tau regi berbohong atau tidak...


" iren keruangan ku sekarang " hakiki menghubungi sekertaris nya melalui interkom dan tak lama iren pun masuk ke ruangan bos nya.


" iya pa ada apa..??"


" saya minta daftar meeting yang di lakukan kantor kita Kemarin dan jangan sampai terlewat satu pun "

__ADS_1


" baik pa " iren melangkah keluar dan langsung menjalankan tugas yang di berikan Bos nya. setelah mendapatkan apa yang dia cari dan mencatat nya, iren kembali ke ruangan bosnya dan menyerahkan tugas yang di berikan.


Hakiki pun melihat dengan teliti jadwal meeting yang di lakukan kemari dan benar saja tidak ada meeting yang di lakukan di malam hari terlebih ada regi di dalam anggota meeting nya.


Tak terasa senja mulai menampakan sinar jingga kemerahan Raka dan Randi pun sudah pulang menggunakan ojek online. Kiran hanya menjawab seperlunya di saat regi menelpon nya. seolah iya belum tau tentang regi dan perempuan itu.


" assalamu'alaikum.." ucap regi saat memasuki rumahnya, iya langsung menuju ruang keluarga dimana semuanya sedang menonton televisi menemani Ara.


" waalaikum sallam.. " jawab Kiran sambil berjalan menuju regi dan mencium tangan dengan takzim dan di susul anak anaknya melakukan hal yang sam seperti ibunya. tak lama semuanya menduduki tempatnya semula Hanya di tambah ayah regi yang duduk di samping Kiran.


" Alhamdulillah lancar Bu.. oh ya Raka kenapa semalam telepon ayah... maaf ya handphone ayah tertinggal di mobil saat ayah nginep di hotel.


" semalam ibu tak sadarkan diri.." jawab Raka ketus.

__ADS_1


" Raka... yang sopan kalo ngomong... " kiran membentak Raka yang menurut nya berbicara dengan tidak sopan terlebih pada ayahnya sendiri.


"maaf..." Raka mengucapkan maaf pada Kiran bukan pada regi karena menurut Raka regi pasti berbohong.


" Bu regi ke kamar dulu... males di sini.." tanpa menunggu jawaban Kiran dan regi Raka melangkah di susul Randi dan Ara yang di tarik Randi. regi yang keheranan dengan sikap Raka pun bertanya pada Kiran.


" Raka kenapa Bu..?? "


" ngga tau coba ayah tanya langsung sama Raka "


" ibu sakit... sakit apa... maaf ya disaat seperti itu ayah ngga ada di samping ibu.. dan ini yang kedua kalinya pertama saat Ara sakit dan sekarang saat ibu sakit... "


" ibu ngga sakit apa apa ... ibu udah sehat sekarang hanya kelelahan kemarin... " tanpa bermaksud menutupi apapun Kiran mengakhiri obrolan nya.

__ADS_1


" ayah belum makan kan... ayah bersih bersih dulu setelah itu baru kita makan bareng ... ibu panggil anak anak dulu.." setelah lihat regi yang berjalan menuju kamar mereka Kiran berjalan ke arah kamar Raka dan memanggil semua anak anaknya untuk makan malam..


✍️✍️✍️ Seolah menunggu bom waktu dan menunggu pemantik yang memancing bom itu untuk meledak... regi lagi di atas awan... nanti kita hempaskan sama Sam kayaknya enak 😜😜😜


__ADS_2