
Kiran yang sudah sangat lelah seharian dalam perjalanan memilih merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang sebenarnya milik hakiki sedangkan Ara sudah tertidur setelah tubuhnya menyentuh tempat tidur..( kalo bahasaku mah namanya *****... nempel molor..) namun saat iya menyadari ini tempat tidur hakiki berarti ini juga tempat tidur istrinya bukan.
kiran langsung bangun dari tidurnya... jika seperti ini apa bedanya dia sama Rara malah lebih terhina Kiran karena bagaimana pun Kiran masih bersuami, tidur di kasur suami orang meskipun hakiki dan Kiran Tidur terpisah. Kiran pun berjalan menuju ke ruang keluarga dimana hakiki masih terjaga sambil nonton bola ...
"Ki kamu belum tidur??? kamu pasti lelah Ki istirahat sayangi badanmu..." hakiki yang kaget saat Kiran menghampiri nya
" haki aku malu sama istri kamu kalo aku tidur di tempat tidur yang sama dengannya." hakiki sebenarnya ingin sekali tertawa terlebih melihat wajah Kiran meski tertutup dengan kerudung syar'i nya .
" aku duda Ki... aku berpisah dengan mantan istri ku sudah hampir tiga tahun... jadi kamu tenang aja itu hanya tempat tidur ku sendiri ok..." Kiran yang mendengar pernyataan hakiki pun kaget tapi tetap tidak berniat mencari tau lebih soal hakiki yang berpisah dengan istrinya.
" maaf aku tidak tau... "
" bagaimana kamu tau sedangkan kamu ngga pernah membiarkan aku menjelaskan status ku."
" ya sudah aku balik kamar maaf ganggu..." kiran langsung menuju kamar dimana Ara tertidur pulas.
kita tinggalkan Kiran dan hakiki jangan sampai kita lupakan regi yang sedang kesal dengan ucapan Rara.
" Ra apa maksud kamu berbicara seperti itu, kita baru saja sampai bahkan hanya lima menit sebelum Kiran datang "
" karena aku ngga suka dia balik lagi... ngapain coba??? ngga malu apa udah pergi dari rumah eh sekarang balik lagi...!!!" sangat lantang Rara berbicara seperti itu.
" tapi ini juga rumah nya juga ... aku ngga ngerti kamu kenapa jadi kayak gini... aku semakin ngga kenal kamu Ra...." regi sebenarnya semakin tidak suka dengan sikap Rara apa mungkin memang ini sifat asli Rara.
" sudah lah ayo aku antar ke kota B.. besok aku harus kerja dan aku ngga mau kamu tidur di rumah ini .. " setelah mengatakan itu regi langsung berjalan tanpa menunggu Rara menyetujui nya.
Rara hanya mengikuti regi yang mulai berjalan keluar rumah menuju mobil regi pun meminta kunci rumahnya dengan Kiran yang tadi di pegang Rara.
__ADS_1
" sini kuncinya ... kamu ngga berhak atas rumah ini... " regi langsung merebut kunci rumah yang masih di genggaman Rara sedangkan Rara hanya bisa melihat regi yang kembali bersikap acuh terlebih setelah ucapannya tadi.
Mobil yang di kendarai regi melesat membelah jalanan menuju ke kota B, hanya ada keheningan didalam nya terlebih regi yang mulai tidak menyukai sikap Rara akhir akhir ini.
Dua jam perjalanan terasa lama terlebih regi yang mengacuhkan Rara sehingga Rara memilih untuk tidur, dan tak terasa mereka pun sudah sampai di depan rumah Rara.
" Ra... bangun... sudah sampai... " namun bukannya membuka mata Rara hanya memberikan kunci yang iya ambil dari dalam tas dan mengalungkan tangannya pada regi berharap regi menggendongnya, namun regi melepaskan rangkulan tangan Rara dan melenggang pergi menuju pintu rumah Rara.
Rara turun sambil menghentakkan kakinya saat mendapat penolakan dari regi, memasuki rumahnya dengan wajah cemberut .
" Ra kamu istirahat dulu di dalam.. aku di sini dulu... nanti nyusul ..." karena regi tau jika dia tidak bicara seperti itu Rara akan terus mengganggu nya.
Rara yang memang sudah sangat lelah berlalu pergi menuju kamarnya dan segera merebahkan tubuhnya setelah membersihkan diri dan mengganti pakaian nya.
Sedangkan regi yang sebenarnya juga sudah sangat lelah tak lama tertidur di kursi sofa ruang keluarga. Pagi masih sangat dingin karena waktu masih menunjukan pukul empat pagi, regi terbangun karena panggilan alam setelah selesai regi hendak bersiap menuju ke kota A namun sebelumnya iya meninggalkan note untuk Rara.
Tak terasa karena jalan yang masih lenggang hingga regi bisa menempuh perjalanan lebih cepat. regi langsung masuk ke rumahnya sambil berjalan iya mencoba menghubungi kiran menanyakan apa yang ingin dia sampaikan namun hasilnya nihil nomor nya mungkin masih di blok oleh Kiran dan regi akhirnya menghentikan usahanya menghubungi Kiran dan mulai bersiap menuju kantor.
Di kota B tepat nya di rumah Rara, Rara sedang berteriak tak terima regi meninggalkannya setelah membaca Note yang di tinggalkan regi di meja ruang keluarga.
untuk Rara
Ra... aku pulang ke kota A jangan susul aku kesana, aku akan ke sini seperti kesepakatan kita di awal dua Minggu sekali. kamu tenang saja setiap Minggu aku akan mengirimkan uang untuk mu. aku mohon menurut lah . dan tolong ubah sikap kamu...
regi
Rara sangat marah kenapa regi pergi tanpa pamit dengannya, dalam pikiran Rara sangat wajar dia mengucapkan semuanya pada Kiran kemarin, sungguh Rara sangat berharap Kiran segera menggugat cerai susuai ucapannya kemarin. ( dih pikiran kamu jahat banget Ra... apa kamu pikir regi mau melepaskan Kiran begitu saja... ππ)
__ADS_1
sedangkan di rumah hakiki keramaian terjadi saat di meja makan dimana Randi dan Ara sedang berebut tempat duduk, mereka ingin duduk di samping Kiran.
" Randi Ara sudah dong semua kursi sama aja... ayo kita mau sarapan..." Kiran berusaha membujuk anaknya sampai suara hakiki membuat semuanya diam.
" Ara ... sini duduk sama om aja ya..." hakiki berusaha membujuk Ara dan Ara langsung berjalan menuju hakiki dan duduk di pangkuannya. mereka pun mulai menikmati sarapan nya dengan tenang...
Selesai sarapan hakiki bersiap menuju kantor karena hari ini dia sudah mulai masuk kerja lagi.
" Ki aku berangkat kerja dulu ya... hari ini kmu mau kemana....?? sambil berjalan menuju pintu depan menuju mobilnya.
" aku mau nyari kontrakan yang Deket sama sekolah Raka dan Randi.." hakiki menghentikan langkahnya dan berbalik ke hadapan Kiran memicingkan matanya, Kiran yang melihat itu mengerti arti tatapan hakiki.
" aku ngga mau tinggal di sini ... apa kata orang jika tau aku yang bukan siapa siapa kamu tinggal di sini... aku tidak mau menimbulkan fitnah untuk kita.."
hakiki sekarang mengerti kenapa sedari tadi Kiran terlihat diam ternyata dia kurang nyaman..
" baiklah nanti aku cari info juga siapa tau ada rumah yang cocok.. tapi kamu sama siapa nyari rumahnya..."
" anak anak aku ajak biar mereka ngga bosen... "
" Ki soal kamu dan regi ???
,βοΈβοΈβοΈβοΈkira kira hakiki mau nanya apa ya .. trus apa Kiran akan benar benar menggugat regi... lalu bagaimana dengan anak nya.
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha ππ lebih semangat lagi UP nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya tambah favorit juga aku pasti bahagiaπ€ππ
__ADS_1
love you moreeeee πππΉ