Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )

Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )
penyesalan ibu


__ADS_3

" nak regi... " ucapan ibunya Rara terhenti saat Rara masuk ke kamarnya membawa baki berisi minuman dan cemilan untuk regi.


" Buu sudah jangan banyak bicara dulu.. biarkan nafas ibu teratur dulu.." kala regi sudah mulai mengerti kemana arah pembicaraan ibu yang panjang lebar. kekhawatiran jelas tergambar dari wajah ibu paruh baya yang tergolek tidak berdaya... selain karna sakit yang kian parah juga memikirkan nasib putri satu satunya yang kelak akan hidup sebatang kara jika kelak iya telah tiada karena dirinya pun anak tunggal.


" uhuk.... uhukkk..... uhuuukkk..... ibu takut tak cukup memiliki banyak waktu setelah ini dan juga entah kapan regi bisa datang kesini lagi.." meski yang di ucapannya cukup pelan tapi masih jelas terdengar.


" ibu bicara apa sih... ibu pasti sehat lagi... ibu harus kuat untuk Rara .. Bu... " luruh sudah air mata yang sudah Rara tahan sejak tadi.


puk.. puk.. puk... tanpa sadar tangan regi terus menepuk punggung Rara sekedar untuk menenangkannya.

__ADS_1


" nak regi bersedia kan untuk menjaga Rara setelah ibu tiada,. uhuukkk ... uhuukkkk.. Rara sudah tidak punya siapa siapa lagi selain ibu, dan ibu percaya pada nak regi pasti bisa menjaga Rara " haaah.... haaah... napas ibu yang kian berat semakin membuat Rara khawatir.


" maaf Bu sebelumnya... tapi saya sudah berkeluarga saya juga sudah memiliki tiga orang anak meski tidak bisa saya pungkiri bahwa rasa saya untuk Rara masih ada meski kami tidak bertemu cukup lama " jujur regi bingung menjaga yang di maksud ibunya Rara itu seperti apa karena Rara adalah wanita dewasa dan mandiri.


" sudah bu sebaiknya kita ke rumah sakit dulu Rara ngga mau terjadi sesuatu sama ibu.." Rara mencoba membujuk ibu dan melirik regi meminta bantuannya untuk membujuk ibu.


" iya Bu Rara benar sebaiknya kita kerumah sakit dulu.. mari Bu regi bantu.. " tanpa bisa di bantah ibu lagi regi langsung mengangkat tubuh ibu yang mulai terlihat lemah.


Berusaha secepat mungkin regi memacu mobilnya menuju rumah sakit kala melihat nafas ibunya Rara yang mulai melemah. tak butuh waktu lama mobil regi telah sampai di depan UGD sebuah rumah sakit swasta, regi turun dan langsung membuka pintu bagian penumpang setelah sebelum nya memanggil security dan perawat rumah sakit untuk segera di bawa ke ruangan pemeriksaan.

__ADS_1


" gi... ibuku pasti baik baik saja kan... ibuku pasti akan sembuh lagi kan.. " sambil menunduk Rara berbicara pada regi sungguh iya rapuh... iya butuh seseorang untuk bisa menjadi sandarannya disaat seperti ini.


Tanpa butuh waktu lama regi pun menarik Rara kedalam pelukannya, tak tega rasanya regi melihat Rara yang rapuh seperti ini.


" Ra..... " meski regi ragu apa Rara mau menerima usulannya atau tidak tapi sungguh regi tidak bisa melihat wanita yang pernah dia cintai rapuh seperti ini, dia ingin selalu menjaga melindungi dan menjadi tempat bersandar untuk Rara.


" Ra.... kamu tau apa sebenarnya yang ibumu inginkan?? "


" ya .. aku tau... karena sebelum ibu bertemu denganmu ibu terus menyuruhku menikah tapi selalu aku tolak karena aku ingin menikah dengan orang yang aku cintai.... mungkin ini yang menjadi penyesalan ibu selama ini... " malu itulah yang Rara rasakan kala mengungkapkan apa yang sebenarnya ibunya inginkan...

__ADS_1


✍️✍️✍️ happy reading 💪💪😘


__ADS_2