Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )

Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )
Di terbangkan kelangit ke 7 setelahnya di hempaskan ke dasar samudera


__ADS_3

Dalam hidup ada yang bilang " karma itu ada.." tapi balasan atas segala perbuatan itu tidak seperti saat Kita makan cabe atau makan es yang rasanya akan langsung terasa saat itu juga... ada yang di biarkan bahagia dulu baru di beri balasan ada juga yang tidak mendapatkan kebahagiaan sama sekali tapi yakinlah BALASAN itu ada hanya tinggal menunggu waktu.


Satu Minggu setelah regi dan Rara berbaikan, regi benar benar memboyong Rara untuk tinggal di kota A setelah Rara mendapat persetujuan pengunduran diri dari kantor nya. Rara dan regi baru saja sampai di rumah berbarengan dengan Bu Desi yang baru saja datang setelah semalam regi menelpon nya dan memberitahukan bahwa dirinya sudah berpisah dengan Kiran dan akan membawa Rara ke rumah nya di kota A.


Bu Desi datang bersama gadis cantik berusia dua puluh lima tahun yang sangat anggun meski hanya menggunakan gamis modern berwarna nila senada dengan hijabnya. Regi yang melihat itu begitu terpana, iya seperti melihat Kiran dalam diri wanita itu.


dan Rara melihat bagaimana regi melihat wanita itu.


" assalamualaikum... " .Bu Desi dan wanita itu mengucapkan salam dan itu sukses menyadarkan regi tentang lamunannya.


" waalaikum sallam " regi dan rara menjawab salam, regi menggapai tangan ibunya mencium dengan takzim dan di ikuti oleh Rara tapi hanya tangan regi yang di terima ibu sedangkan Rara hanya di biarkan.


" gi ... ini ayudia anaknya Bu kanti ... kamu masih ingat.... dia ini tetangga kita dulu sebelum dia pindah ke kota c ... " regi hanya menggeleng di benar benar lupa dengan wanita yang berada di hadapannya terlebih wanita ini hanya diam tanpa mengeluarkan suara.


" yudi..." wanita itu mengulurkan tangannya menjabat regi dan regi tersenyum sambil menyambut uluran tangan Ayudia.


" kamu ingat gi..." regi hanya mengangguk bagaimana tidak hanya satu orang yang iya panggil dengan sebutan " yudi " padahal namanya ayudia terlebih dia seorang wanita.


" hai di apa kabar...??? masih suka di panggil Yudi ??? masa Yudi cantik gini sih...??" sontak ucapan regi menimbulkan kecemburuan Rara..


" kenalkan Rara... istri regi.." seolah takut regi nya akan berpaling membuat Rara mengambil langkah maju memblok orang yang sekiranya mengancam hubungannya. sedang Bu Desi yang mendengar Rara mengenalkan diri sebagai istri regi hanya memutar matanya malas..


" iya yu... dia ini istri siri regi. tapi kmu tenang aja ya... yang jadi istri sah nya itu kamu... mau kan yu.... ibu mohon... mau ya...???" Rara melebarkan matanya bagaimana bisa ibu mertua nya berbicara seperti itu sedang regi hanya diam karena dia tau ibunya seperti apa...


" udah Bu nanti lagi ngobrol nya kita masuk dulu, malu di liatin orang..!!" karena memang benar ada sebagian tetangga yang melihat ke arah mereka...


akhirnya mereka semua masuk ke rumah regi yang dulu di tempati bersama kiran, regi yang hendak menuju dapur untuk mengambil minuman untuk ibu dan ayudia sempat di hentikan oleh Bu Desi...


" gi sekalian ajak ayu, ibu cuma mau di buatkan teh sama ayu " ayu yang mendengar permintaan Bu Desi langsung beranjak dari duduknya hendak mengikuti regi tapi di hentikan Rara.


" jangan Bu... ayu kan tamu di sini, biar Rara aja yang buat ya..." ucap Rara berusaha menghentikan ayu yang hendak menuju dapur.

__ADS_1


" siap bilang ayu tamu di rumah ini..!!! ayu itu calon istri regi..." Rara sontak berdiri dan membentak Bu Desi


" Bu...!!!!" regi yang masih didekat Rara, menatap Rara dengan sorot mata marah yang terlihat jelas... bagaimana tidak... dirinya saja yang anaknya tidak pernah membentak ibunya sedang Rara sudah berani beraninya membentak ibunya terlebih di depan nya


" maaf mas... bukan maksud ku membentak ibu... tapi ucapan ibu sangat ngga masuk akal..."


" kenapa ngga masuk akal .. status regi duda di mata hukum... kalian belum nikah resmi kan??? terus apa kamu yakin regi dia mengandung anak kamu??


" Bu... kenapa ibu ngomong kaya gitu... ini anaknya mas regi Bu... " Bu Desi hanya diam setelah ayu menggeleng kan wajahnya meminta Bu Desi menghentikan ucapannya.


Regi sungguh pusing mendengar perdebatan ibu nya dengan Rara, dan memilih melanjutkan langkahnya di ikuti ayu di belakangnya.


" yu bagaimana kabarmu .. kemana aja selama ini..???" ucap regi memecah kesunyian karena mereka hanya diam sembari menyiapkan minuman.


" Alhamdulillah sehat a... ayu ikut ayah ibu di kota c.. aa tau ayah dan ibu sudah meninggal sebulan lalu... saat baru saja kembali ke rumah kita yang lama.


" innailaihi wa innailaihi rojiun... maaf aa ngga tau... " ayu hanya menunduk sambil menghapus air mata yang tiba tiba menetes di pipinya.


" aa tanya aja sama Bu Desi..takutnya ayu salah bicara .." karena dirasa sudah siap ayu pun melangkah ke ruang tamu dengan minuman hangat di nampan yang dia bawa.


Disaat regi mendadak bingung dengan situasi rumah yang tiba-tiba saja memanas setelah dirinya membawa Rara ditambah Bu Desi yang membawa ayu teman kecil regi. Hakiki yang saat seminggu lalu berjanji akan menemani Kiran cek up terpaksa di batalkan karena sang mantan istri yang tiba tiba saja menghubungi nya


flashback on seminggu lalu saat hakiki menerima telepon dari sang mantan istri


📞" halo.... assalamualaikum.." hakiki mengangkat telepon saat melihat siapa yang menelpon nya.


📞" waalaikum sallam.. mas..." sasa menghentikan ucapannya karena tidak yakin dengan apa yang akan di ucapkannya.


📞" ada apa... Aya dan Caca sehat kan??? sa kamu kenapa...??" hakiki yang memang jarang bertemu langsung dengan anak anaknya tapi jika melalui sambungan telepon hampir setiap hari hakiki menghubungi anak anaknya.


📞" mas .. aku akan menikah lagi..."

__ADS_1


📞" bagus dong... terus masalahnya apa??? hakiki bingung kenapa Sasa seperti nya ragu mengungkapkan apa yang ingin di sampaikan.


📞" mas... calon suami ku keberatan jika Aya dan Caca ikut dengan kami setelah menikah..." hakiki hanya tersenyum meski Sasa tidak bisa melihatnya.


📞" terus kamu udah ngomong sama anak anak???" Sasa hanya menggeleng padahal hakiki tidak bisa melihat nya tapi hakiki tau dari diamnya Sasa.


📞" ok aku ke sana nanti pulang kerja biar aku yang jelasin ke mereka ok..."


📞" makasih mas... ya udah assalamualaikum.."


hakiki menutup sambungan telepon setelah menjawab salam Sasa.. iya langsung mengirim pesan pada Raka


📱" assalamualaikum... Raka maaf om ngga jadi nemenin ibumu cek up, om ada keperluan mendesak... kamu ngga marah kan... om masih boleh kan jadi ayah sambung kalian...


Raka yang masih online langsung membalas pesan dari om hakiki.


📱" iya om... mudah mudahan urusan om cepet selesai dan kita lanjutkan misi kita om..ok


hakiki begitu lega Raka mau mengerti dengan penjelasannya


✍️✍️✍️ sabar ya... buat yang masih setia membaca cerita Kiran regi hakiki dan Rara..


kalian tau ada sebuah peribahasa " di lambungkan setinggi langit di hempaskan ke dasar samudera.." kita biarkan Rara bahagia dulu kan kemarin kita buat Rara seperti ja Lang yang hanya di pakai tanpa di perhatikan trus kita buat dia terbang ke langit ke tujuh...


tinggal kita lihat bagaimana Rara yang akan terhempas jauh ke dasar samudera.. sabar ya...


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2