
Pernahkan kalian bermimpi menangkap ikan atau burung katanya kita akan mendapatkan rezeki, tapi ada sebagian orang yang mengartikan bahwa kita akan mendapatkan anak. tapi itu semua hanya lah gambaran dari sebagian orang yang pernah bermimpi seperti itu dan kebetulan setelah itu istrinya di nyatakan hamil. Tapi yakin lah semua yang kita lalui baik masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang sudah tertulis bahkan sebelum kita dilahirkan baik itu sesuatu yang baik atau pun yang buruk.
Haki yang sedang menunggu Kiran di periksa oleh dokter jaga pun harap harap cemas.. kalo haki boleh berharap iya ingin Kiran hamil jangan sampai penyakit yang pernah di alami Kiran kembali lagi.
" keluarga nyonya Kiran.." akhirnya dokter yang memeriksa Kiran keluar dari ruang pemeriksaan.
" ya dok saya suaminya.." ucap haki sambil melangkah maju mendekati dokter jaga.
" bagaimana keadaan istri saya dok...?? " masih terlihat jelas raut wajah khawatir haki akan kondisi istrinya.
" Alhamdulillah nyonya Kiran baik baik saja... dan menurut analisa saya nyonya Kiran saat ini sedang mengandung... tapi untuk lebih jelasnya nanti saya langsung rujuk ke poli kandungan agar bisa langsung di periksa oleh dokter kandungan... sekali lagi selamat ya..pak.." haki sangat lega saat dengar Kiran sudah baik baik saja tapi dirinya baru sadar setelah beberapa menit.
" kiran hamil !!! hah....ya Allah... kiran Hamill... Alhamdulillah ya Allah " dokter yang masih berada di sana pun sampai tersenyum melihat haki yang baru sadar setelah beberapa menit.
" dok saya sudah boleh melihat istrinya saya kan...??" dokter pun hanya mengangguk.
haki langsung memasuki ruang perawatan Kiran dimana Kiran masih tergolek lemah dengan selang infus di tangan kirinya...
" sayang..." haki langsung memanggil kiran saat tiba di samping tempat Kiran.
" mas... " kiran mengulurkan tangannya dan di sambut oleh haki...
" aku hamil mas..." haki hanya mengangguk dan memeluk Kiran yang masih dalam posisi rebahan.
" iya sayang Mash bahagia banget akhirnya perjuangan kita untuk menambah anak akhirnya berhasil..tapi sayang .. kira kira kamu tau sekarang usia kandungan kamu berapa bulan..?? karena seingat haki semenjak menikah kiran memang belum belum pernah datang bulan
" seingat ku satu Minggu sebelum kita nikah aku baru selesai datang bulan...jadi mungkin sekarang usianya masuk tiga bulan mungkin.."
__ADS_1
" ya sudah nanti kita ke poli kandungan aja ya memastikan berapa usia anak kita.. " cup haki mengecup kening Kiran setelah menyelesaikan ucapannya. kiran memejamkan matanya karena kepalanya masih pening.
kini haki dan Kiran sudah di depan poli kandungan menunggu panggilan antrian, tak lama panggilan untuk Kiran pun terdengar.
" bu kiran " suster mempersilahkan Kiran dan haki untuk masuk ke ruangan dokter kandungan.
" selamat pagi Bu Kiran... bagaimana apa yang bisa di bantu..." ucap sang dokter sambil membaca rekap medis Kiran.
" pagi dok... " ucap haki dan Kiran
" ok... menurut dokter jaga kemungkinan ibu Kiran hamil ya... baiklah mari kita pastikan .. kita langsung USG aja ya biar pasti karena Bu Kiran sempat sakit keras ya... " kiran hanya mengikuti instruksi dokter, kini Kiran di bantu haki berbaring di atas tempat tidur rumah sakit. suster yang membantu dokter pun menuangkan gel di perut Kiran yang sudah di buka sedikit agar alat USG bisa bergerak bebas..
" baik mari kita lihat... " dokter terus memutar mutar alat yang di atas perut Kiran sambil tersenyum setelah menemukan apa yang di cari..
" ok... lihat ini dia... yang menyebabkan ibu muntah muntah sampai pingsan... dan ternyata ada ... satu.... dua... Alhamdulillah ada dua janin dengan dua kantung yang terpisah.. jadi kalo istilah kedokteran kembar tidak identik...." haki dan Kiran hanya bisa saling pandang dengan mata yang sama sama berkaca kaca..
haki dan Kiran hanya bisa mengangguk dengan hati yang bahagia.
" ada keluhan lain selain mual dan pusing..??" kiran hanya menggeleng..
" baik saya resep kan beberapa obat dan vitamin ya.. jika ada keluhan yang di rasa tidak nyaman segera periksa ya Bu... pak..." kiran hanya mengangguk sembari di bantu haki turun dari tempat tidur..
Dalam perjalanan pulang dari rumah sakit haki begitu protektif pada Kiran bahkan haki melajukan mobil nya dengan hati hati.
" sayang kamu mau apa... atau mau sesuatu... bilang sama aku ya... aku pasti mau cariin buat kamu..." ucap haki saat menunggu lampu merah yang berubah menjadi hijau.
" ngga mas... lagi ngga mau apa apa... nanti aja klo emang mau aku pasti bilang.. ":ucap Kiran sambil mengelus punggung tangan haki berusaha menenangkan.
__ADS_1
mobil pun melaju menuju rumah dimana di rumah hanya tinggal bik Jum karena anak anak semuanya sekolah.
" sayang... mas ke kantor dulu ya... ad yang harus di urus... ok iya Caca sama Ara pulang jam berapa ya... biar nanti mas jemput.." haki mengantarkan Kiran sampai di kamar mereka agar kirannya bisa beristirahat, ya haki memang begitu perhatian pada Kiran bahkan saat Kiran sehat pun dirinya begitu perhatian apa lagi sekarang Kiran sedang hamil buah cinta mereka bahkan bukan hanya satu tapi dua..
" satu jam lagi mas..." saat Kiran sudah melihat jam yang ada di atas dinding.
" mas... makasih.... untuk semua yang udah lakuin sama aku selama ini... aku cinta kamu mas... !!"
" heii kok ngomongnya gitu... aku bahagia ngelakuin semuanya buat kamu sayang .. bahkan aku jauh mencintai mu..." cup HKI mengecup seluruh muka Kiran dan di akhiri dengan lumayan lembut di bibir Kiran..
Mungkin karena efek dari kehamilannya Kiran menjadi lebih berani. saat haki ******* bibir nya Kiran membalas ******* haki bahkan kiran yang menerobos masuk menjelajah dengan Indra perasa nya membelit lidah tak bertulang milik haki. haki hanya menikmati ke agresif an dan haki menebak jika ini pengaruh hormon kehamilan bayi kembarnya.
haki melepaskan tautan di bibir Kiran karena jika tidak maka mereka akan berakhir di bawah selimut dengan tubuh yang sama Sam polos...
" sayang... kamu baru saja sehat.. nanti malam aja ok... mas juga mau ke kantor dulu terus jemput Ara sama Caca kan !!!" tapi Kiran diam dengan raut wajah yang sangat sedih...
" hei.. sayang... maafin Mas ok... bukannya mas nolak kamu... tapi kamu harus inget sekarang kamu sedang hamil dengan dua janin di dalam nya dan juga kamu baru saja pulang dari rumah sakit... nanti malam ok.. mas janji.." bukannya bahagia Kiran malah menangis sesenggukan sambil memeluk pinggang haki.
" maafin aku mas .. mungkin hormon kehamilan ini yang membuat aku terlalu agresif... maaf..padahal jika aku hamil tidak pernah sampai se agresif ini.." ucap Kiran sembari menunduk kan wajahnya karena malu pada haki...
✍️✍️✍️ada ngg yang kalo hamil seperti itu...🤔🤔🤔 kalo aku jujur pernah🤭😜
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1