
cup... raka mencuri kecupan pertamanya di bi bir aya, sedangkan aya hanya membulatkan matanya saat Raka mencuri kecupannya.
" kakak ih .. nanti ada yang liat...!!" aya melihat ke kanan dan ke kiri memastikan bahwa tidak ada yang melihat Raka melakukan itu.
" tenang ayah ibu sama adek adek udah masuk semua bareng sama Randi tadi.." ucap Raka sambil menarik aya agar bisa duduk di hadapannya sedangkan dirinya di belakang aya.
" kak... " aya tiba tiba saja meremang saat Raka memeluk tubuhnya dari belakang melingkarkan tangannya di perut aya dan meletakkannya dagunya di pundak aya.
" hanya lima menit biarkan kakak seperti ini " Aya pun diam membiarkan Raka bersandar padanya.
" kak nanti kalo udah lulus sekolah Kakak Kuliah dimana.." aya yang mulai nyaman di pelukan kakaknya pun memejamkan matanya. menikmati setiap detik yang mereka lewati yang mungkin entah kapan terulang lagi..
" rencana nya Kaka mau kuliah di Bandung... sekarang udah mulai masukin pendaftaran biar bisa masuk jalur prestasi setidaknya mengeringkan beban ayah haki sama ayah regi." ucap Raka bijak masih dalam posisi yang sama.
__ADS_1
tanpa Raka sadari ayu menetes kan air matanya, tapi aya salah Raka melihat saat aya menetes kan air matanya.
" kamu percaya sama kakak..?? " ucap Raka sambil memutar tubuh aya agar menghadapnya.
" hei... jadi kamu ngga percaya sama kakak??" ayu hanya menggeleng..
" terus kenapa nangis.. nanti kan kakak bisa pulang kalo libur kuliah... atau kamu yang ke Bandung nemuin kakak.. lagian kita masih bisa sama sama lima bulan lagi... " aya hanya mengangguk karena bagaimana pun aya tau cita cita Raka seperti apa dan iya akan berusaha mendukung Raka agar bisa menjadi orang yang sukses.
" masuk ay udah malam nanti kamu sakit kena angin pantai... " Raka bangun dari duduknya mengulurkan tangannya dan di sambut oleh aya.. namun Raka memeluk aya sejenak
aya berlari meninggalkan kakak sekaligus pacarnya menuju kamar yang telah iya pilih atas ijin ayah dan ibunya aya tidur sendiri seperti di rumahnya.
Raka yang melihat aya pergi meninggalkan kannya pun mengikuti langkah aya menuju villa memasuki kamar nya dengan Randi tapi belum juga sampai di kamarnya Raka malah berbelok menuju kamar aya. Raka menyelinap masuk menuju kamar aya hanya sekedar melihat aya nya sudah tidur belum.
__ADS_1
" kak..." aya kaget saat melihat kakaknya memasuki kamar nya.
" kakak cuma pastiin kamu tidur dengan nyaman." ucap Raka sembari berjalan menuju tempat tidur aya dan duduk di pinggirnya.
" sini ... kakak ngga bakalan ngapa ngapain kamu " Raka melambaikan tangan nya agar aya mendekati nya, setelah aya mendekati nya Raka menuntun aya untuk tidur di hadapannya dengan paha Raka. aya mengikuti keinginan dari sang Kaka sekaligus pacarnya itu.
" ay... mungkin saat di rumah nanti kita ngga akan bisa sedekat ini, di tambah kesibukan Kaka nanti karena mulai bulan ini kakak sudah mulai les untuk persiapan ujian... " ucap Raka sambil membelai rambut aya yang rebahan di hadapannya.
" jadi aya jangan berfikir macam macam, jika kakak tidak seperti saat di sini... kakak akan mulai fokus pada pendidikan untuk bisa mengejar cita cita dan untuk bisa memantaskan diri agar bisa meyakinkan ayah haki bahwa anaknya akan bahagia bersama kakak... " aya hanya diam menikmati setiap moments dan waktu yang mungkin entah kapan bisa terulang lagi...
✍️✍️✍️ hai.... ketemu lagi...
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
__ADS_1
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
love you moreeeee 😍😍🌹