
Terkadang seorang wanita bisa menutup rapat rasa yang iya rasakan hanya untuk menciptakan ketenangan rumah tangganya. itu juga yang Kiran lakukan dan semua itu demi anak anaknya. iya akan menunggu regi sendiri yang jujur padanya berapa pun lamanya iya hanya ingin melihat apakah regi mau mengakui pernikahan keduanya karena iya yakin kedudukan iya sah Dimata hukum dan agama meski mungkin iya akan kalah jika di tanya kedudukannya di hari regi.
Acara makan malam pun berjalan seperti sebelumnya hanya saja Raka yang diam. setelah semua ya selesai Raka langsung pamit pada ayah ibunya.
" Bu Raka ke kamar dulu mau belajar ayo ran..." tanpa menunggu jawaban dari ayah ibunya Raka melangkah kan kakinya menuju kamar bersiap untuk belajar.
" Bu bobo yu ngantuk " Ara menarik ibunya menuju kamar karena Ara sudang sangat mengantuk dan Kiran hanya mengikuti Ara setelah melihat regi terlebih dahulu.
Regi mulai menyadari bahwa Raka sedang marah padanya karena dua kali iya tidak ada saat Ara dan ibunya sakit.. tapi regi tidak tau bahwa Raka marah akan hal lain.tak lama handphone regi pun berdering dan regi langsung mengangkatnya saat melihat siapa yang menelpon ya siapa lagi kalo buka Rara
__ADS_1
Sambil berjalan menuju teras rumah regi mengangkat telepon nya
π" halo assalamualaikum sayang... regi berbicara sepelan mungkin karena ini masih sore dan Kiran masih terjaga meski Kiran sedang menemani Ara tidur tapi iya masih belum siap jika harus jujur sekarang pada Kiran.
π" halo mas... waalaikum sallam.. mas udah di rumah... gimana Kiran sama anak anak... mereka sehat..!!" tanya Rara di sebrang sana.
Sebenarnya Rara wanita yang baik tapi karena cintanya yang tidak pernah pudar pada regi sehingga menimbulkan penyesalan di hati ibunya Rara yang tidak sempat merestui Rara dan regi membuat ibunya Rara sedikit memaksa pada regi di akhir hayat nya.
Saat Rara dan regi tengah asik bercengkrama di telepon tanpa regi sadari ada Kiran yang berdiri di belakang regi dan hanya terhalang tembok ruang tamu. tanpa bisa di bendung air mata Kiran luruh menganak sungai, sungguh iya berusaha kuat tapi hatinya tetap sakit saat regi memanggil wanita lai dengan sebutan sayang sedang pada dirinya regi bisa di hitung jari mengucapkan kata sayang.
__ADS_1
Kiran mencoba menarik nafasnya berusaha menenangkan hatinya yang rapuh karena tadinya iya hanya sedang mencari regi, saat regi tidak ada di dalam rumah namun apa yang dia dengar malah melukai hati dan perasaan nya lagi...
Saat Kiran larut berusaha menenangkan diri dan hati di depan pintu kamar Raka melihat ibunya yang hanya diam dengan air mata yang tidak berhenti mengalir. meski iya tidak tau apa yang ibunya dengar tapi Raka yakin ayahnya lah yang telah membuat ibu ya menangis.
" Bu...." Raka sengaja menghampiri ibunya dengan suara yang sedikit kencang agar regi yang masih menelpon pun mendengarnya, dan itu berhasil membuat ibunya berhenti menangi. Kiran mencoba memasang senyum pada Raka dan pergi dari hadapan Raka saat regi memasuki rumahnya.
" kenapa Raka.." regi heran karena Raka memanggil ibunya yang berada di depannya tapi dengan suara yang kencang.
Tapi bukannya menjawab Raka malah berlalu meninggalkan regi seolah tidak menganggap regi ada disana.
__ADS_1
" Raka.." bentak regi...
βοΈβοΈβοΈβοΈIni yang salah Rara apa regi ya... pantengin terus ya biar tau kelanjutannya kisah Kiran regi Rara sama hakiki... love you moreeeee πππΉ