Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )

Setelah 15 Tahun Pernikahan ( Dia Yang Telah Kembali )
Pergi .....


__ADS_3

Kalau sudah tiada...


Baru terasa....


Bahwa kehadiran nya....


Sungguh berharga.....


lah subuh subuh malah nyanyi lagu eyang Rhoma Irama... tapi sepenggal lirik ini memang sangat pas saat kita sudah kehilangan seseorang kita baru menyadari arti orang tersebut dalam hidup kita. Jadi "jagalah orang yang selalu ada di samping kita karena belum tentu kita bisa mendapatkan yang LEBIH dari dia..." ( hadeh kayak yang so Iyah aja jadi so bijak gini ).


Regi yang baru saja tiba di rumah Kiran karena mendapat izin langsung dari atasannya langsung menuju ke rumah Kiran.


" assalamualaikum ...


" Bu Kiran dimana... ada yang harus regi bicarakan serius..


" Kiran pergi ... " ucap ibu ketus...


" pergi kemana Bu??? ke sekolah Ara..." regi berpikir mungkin Kiran masih mengantarkan Ara ke sekolah.


" dia pergi setelah menerima telepon... ibu ngga tau itu telepon dari siapa karena Kiran menjawab panggilannya di dalam kamar.


flashback on


Setelah kepergian regi dari rumah Rara pagi tadi... Rara sudah membulatkan tekadnya bahwa iya akan pastikan regi hanya milik nya apapun caranya. Rara mengambil handphone yang ada di atas tempat tidur lalu melakukan panggilan telepon kepada seseorang..


📞📞📞 kringggg


📞📞📞 kringggg


📞📞📞 kringggg


📞📞📞 kringggg


Setelah dering kelima baru seseorang yang di hubungi Rara menganggap telepon darinya..

__ADS_1


📞" halo assalamualaikum ... siapa ini..."


📞" halo perkenalkan aku Rara wanita yang semalam ke rumah mu bersama suamimu eh salah suami kita tapi aku pastikan setelah ini dia akan menjadi suamiku seutuhnya.


📞" apa yang kamu inginkan sebenarnya... dan dari mana kamu tau nomor handphone ku..


📞" tak penting aku tau nomor handphone mu dari mana, tapi satu yang aku inginkan.. tinggal regi... kamu sudah tau kan kalo regi tidak mencintai kamu, dia sangat mencintaiku meski kami tidak pernah bertemu selama lebih dari lima belas tahun tapi kamu lihat kan sekali ketemu dia langsung menikahi ku...


📞" kamu bohong... regi bercerita dia menikahi mu karena ibu mu yang mengemis ngemis agar regi menikahi mu dengan menekan sisi iba pada diri regi, ibu mu berdalih bahwa ini permintaan terakhir nya."


Rara yang mendengar itu semua menjadi sangat murka dengan wajah yang memerah menahan amarahnya, tapi iya berusaha tenang karena iya harus bisa meyakinkan Kiran untuk mundur sesuai ucapannya semalam.


📞" dan kamu percaya apa yang di ucapkan regi... kamu sangat naif Kiran..." Rara tertawa keras di ujung telepon sana.


📞"jika dia sudah tidak mencintaiku dia tidak akan mau menikahi ku, tapi apa... iya dengan sukarela menikahi ku di depan ibuku bahkan setelah ibuku menikah dia langsung menerkam ku habis habisan sampai aku tak berdaya... dia sangat buas seolah tak pernah merasakan hal itu.. apa memang kamu tidak bisa memuaskan dia..." Rara semakin tertawa kencang setelah mengucapkan hal itu tanpa rasa malu


sedangkan Kiran hanya diam tidak menjawab tanpa sadar ingatannya kembali pada lima belas tahun yang lalu saat iya baru saja menikah dengan regi.dengan berbagai alasan regi selalu mengundur malam pertama kami dan setelah enam bulan baru lah kami melakukan nya untuk pertama kali dan setelah itu mungkin regi menganggapnya sebagai kebutuhan di tambah regi yang bisa di kategorikan lelaki dengan hasrat tinggi.


📞" halo kamu masih mendengar ku..


Rara semakin menekan Kiran dan dia yakin tak lama lagi Kiran akan kalah.


📞" intinya pa sekarang..?


📞" intinya aku minta kamu mundur... kami saling mencintai dan sudah cukup bagi kami terpisah selama ini.


📞" tapi kenapa regi semalam tidak mau saat aku bilang ingin mundur..."


📞" karena ada anakmu di sana...sudah lah aku capek... saat ini aku sedang mengandung... aku hamil buah cinta ku bersama regi dan ingat anak ku membutuh kan ayahnya, soal anak anakmu mereka kan sudah menguasai regi selama ini jadi biarkan anak ku memiliki ayahnya utuh .. kamu ngerti kan maksud nya..


Tanpa pamit Rara langsung menutup sambungan telepon nya pada Kiran.


Sedang di tempat Kiran, dia terduduk di sisi tempat tidur... memikirkan jalan apa yang akan dia ambil yang pastinya jalan terbaik khusus nya untuk kesehatan mental anak anaknya.setelah dirasa yakin dengan keputusan yang akan di ambil Kiran menyiapkan barang barang berharga yang iya punya yang iya miliki dari hasilnya berjualan online.


Kiran juga membereskan berkas berkas anaknya yang akan dia bawa termasuk berkas sekolah.setelah semuanya siap Kiran keluar dari kamar dengan membawa sebuah koper karena Kiran hanya membawa dua stel pakaian untuk masing masing anaknya dan dirinya.

__ADS_1


" Bu... " Kiran memanggil Bu Desi yang sedang menonton televisi.bu Desi yang mendengar sang menantu memanggil Langsung mengarahkan pandangan nya pada Kiran tapi yang membuatnya bingung kenapa ada koper di samping Kiran.


" Kiran kamu mau kemana nak..." bingung itu yang di rasakan Kiran bagaimana iya harus bercerita pada ibu mertua yang telah iya anggap ibunya sendiri yang tidak pernah menganggap Kiran sebagai menantu tapi sebagai anak.


" Kiran pamit Bu...dan anak anak akan Kiran ajak... kebetulan hari ini anak anak sedang bagi raport di sekolah.."


" tapi kamu mau kemana... ibu ikut kamu ya..."


" maaf Bu... biarkan Kiran pergi.... mungkin ini yang terbaik buat semuanya terlebih untuk anak anak.. Kiran harap ibu ngerti dan ibu ridho Kiran pergi.. karena keridhoan ibu meringankan langkah Kiran dan anak anak.. Kiran titip ini kalau ayah pulang... " setelah itu Kiran berpamitan dengan ibu mertua yang sangat iya sayang dan hormati.. memeluknya erat seolah tak ingin terlepas.


Kiran melangkah keluar rumah dengan membawa koper yang berada di genggaman nya, di ikuti oleh Bu desi. Sampai datang lah taksi online yang sudah Kiran pesan sebelumnya.


Bu Desi memeluk Kiran erat seolah tak rela anak menantunya pergi tapi iya ingin Kiran bahagia walau mungkin tidak bersama dengan regi lagi.


Jika kalian berpikir Kiran lemah mau saja di tekan oleh Rara untuk meninggalkan regi kalian salah... Kiran tidak meninggalkan regi... tapi regi yang telah melepaskannya saat regi menggenggam tangan Rara...


Jika kalian pikir kenapa Kiran tidak mau memperjuangkan rumah tangganya ... kalian salah karena Kiran sudah memperjuangkan nya sebelum kejadian tadi malam...baik dalam pengertian perhatian bahkan urusan ranjang pun Kiran sudah berusaha yang terbaik selama tiga bulan ini namun semuanya sia sia karena regi sedang terlena dengan keindahan yang baru iya dapat.


Kiran mengambil langkah ini bukan tanpa alasan... Kiran ingin fokus mengobati sakitnya dan untuk menjaga mental anaknya karena Kiran tau karakter Rara yang terobsesi pada regi bisa saja menyakiti anak-anak nya.


Mungkin akan berat di awal namun iya yakin dirinya dan anak anaknya pasti akan mampu melalui semuanya.


THE END....😘😘😘😘


✍️✍️✍️ yah tamat.... engga dong masak kita biarkan si Rara bahagia begitu saja .... tidak semudah itu Ferguso.....


Makanya pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


sambil nunggu up mampir juga ke cerita receh R-kha 😘😘


Memendam Rasa (andai aku bisa memiliki mu ).


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak klik favorit nya juga...


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2