
...༻✫༺...
Tiga tahun kemudian...
Vino dan Elena sudah berkuliah sekarang. Keduanya masih tinggal di Sydney, Australia. Sudah memiliki seorang anak lelaki bernama Elvin.
Ketika mentari baru saja terbit dari timur, Elena menjadi orang pertama yang bangun. Wajah tampan Vino langsung menyambut. Itu selalu terjadi di setiap hari.
Diam-diam Elena turun dari ranjang. Vino yang ternyata sudah bangun, tak membiarkan. Dia menghentikan pergerakan Elena dengan cara memberi pelukan dari belakang.
"Main yuk! Mumpung Elvin masih tidur," ajak Vino.
"Aku lagi datang bulan. Baru aja tadi malam," sahut Elena dengan raut wajah merasa bersalah.
"Ah! Bilang dari tadi dong." Vino langsung melepas pelukannya dan kembali telentang.
"Gitu ya sama istri. Kalau ada maunya aja baru manja-manjain," tukas Elena. Dia dan Vino memang seringkali bertengkar kecil.
Ponsel Elena bergetar. Dia menerima pesan dari ibunya. Rika mendesak Elena dan Vino kembali sebentar ke Indonesia. Mengingat Elena dan Vino berniat kembali ke Indonesia setelah tiga tahun tidak pulang.
"Mamah terus tanya kapan kita kembali?" imbuh Elena.
Mata Vino yang tadinya terpejam, segera terbuka. Dia menatap Elena yang masih duduk di tepi ranjang.
"Memangnya kamu sudah siap mendengar banyak omongan orang tentang kita?" tanya Vino. Dia dan Elena tidak pulang karena malu dengan hal yang menimpa mereka. Hamil diluar nikah, merupakan aib yang sangat buruk untuk reputasi keduanya.
__ADS_1
"Siap nggak siap, pada akhirnya kita harus tetap menghadapi semuanya kan?" tanggap Elena. "Kita juga nggak bisa sembunyi terus selamanya," sambungnya.
Vino mengangguk. Dia dan Elena lantas sepakat untuk kembali ke Indonesia. Tentu saja dengan membawa Elvin bersama mereka.
...***...
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, Elena dan Vino menjejakkan kaki kembali ke Indonesia. Arya dan Lina menyuruh mereka datang ke rumah.
Memang awalnya kedua orang tua Vino tidak menyetujui pertanggung jawaban putra mereka. Tetapi lama-kelamaan mereka akhirnya menerima. Apalagi saat melihat betapa tampannya cucu mereka.
Karena itulah biaya hidup Vino dan Elena berjalan lancar. Mereka tidak kesulitan ekonomi karena orang tua keduanya juga ikut bertanggung jawab.
Sesampainya di tempat tujuan, Elena, Vino dan Elvin segera melangkah masuk ke rumah. Mereka membiarkan Elvin berjalan di tengah. Memegang kedua tangan ayah dan ibunya dengan erat.
Kedatangan Elena dan Vino disambut dengan heboh oleh keluarga mereka. Semua orang bahkan menyiapkan pesta penyambutan untuk keduanya.
Sambutan hangat dari keluarga tentu membuat Vino dan Elena bahagia. Setelah selesai, keduanya beristirahat ke kamar.
"Pah, kamu penasaran nggak sama kabar teman-teman kita?" tanya Elena.
"Penasaran lah. Tapi kalau ketemu lagi, pasti rasanya canggung banget. Semuanya udah berubah..." jawab Vino.
Elena memeluk Vino dari samping. "Semoga kita terus bersama..." harapnya.
Vino mengangguk. Dia membalas pelukan Elena. Tak lama kemudian keduanya tertidur.
__ADS_1
Di sisi lain, Andi tengah berdiri di depan sebuah kuburan. Dari belakang, seseorang datang. Dia tidak lain adalah Iyan.
"Aku masih nggak menyangka ini sudah dua tahun berlalu," celetuk Iyan.
"Ya, selama itu juga aku masih belum move on," sahut Andi. Dia menatap nanar batu nisan yang bertuliskan Ranti Ramadhani. Perempuan yang telah menjadi cinta pertamanya itu meninggal dua tahun lalu karena bunuh diri.
Iyan menepuk pundak Andi. Mencoba menenangkan lelaki itu.
Puas meratap di depan kuburan, Andi dan Iyan pulang. Sekarang mereka melangkah bersama menuju mobil.
"Kira-kira gimana kabar Vino dan Elena sekarang?" tanya Iyan.
"Mereka pasti bahagia. Wajar, mereka sama-sama dari keluarga kaya raya," tanggap Andi.
"Benar juga. Coba kalau mereka bukan berasal dari keluarga kaya, aku jamin Vino pasti demen sama narkoba," sahut Iyan. Dia dan Andi segera masuk ke dalam mobil.
..._____...
Catatan Author :
Aku pastikan ini bab terakhir novel ini ya guys. Makasih buat yang udah setia baca sampai sini. Semoga ceritanya bisa jadi pembelajaran buat kita. Maaf juga kalau ada salah dari author. 😘
Jangan lupa mampir novel teen terbaruku ya. Kalian bakalan ketemu vibe Raffi dan Gamal di sana. Sampai ketemu di sana!
Btw kalau novelnya sepi mau aku pindah ke pf lain aja. Makanya ramaikan ya guys 😆
__ADS_1