
Mc Laren P1 yang dikemudikan Andrew sudah mencapai kecepatan maksimum, Chelsea terkejut sampai wajahnya pucat saat melihat pohon yang melesat cepat di luar mobil.
Kecepatan mobil balap Veneno mulai terlihat, di belokan yang tidak terekam pesawat Droid, kedua mobil sudah sangat dekat dan jaraknya tidak sampai 100 meter.
Petugas yang dekat dengan garis finish hampir terbang karena angin yang berhembus dari mobil balap ini, pada akhirnya, mobil balap Veneno meraih posisi pertama dengan jarak setengah mobil dari Andrew dan memenangkan lomba!
“Hahaha, akhirnya aku menang!” Katherine senang sekali dan meng-drift mobil balap Veneno agar berhenti.
“Kamu hanya beruntung saja, pengemudi mobil balap Mc Laren sebenarnya lebih hebat darimu dan lebih mengenali jalur balapan ini.” Marcel menilai dengan objektif.
Dia punya keahlian mengemudi dan lebih unggul dari pengemudi mobil balap yang paling hebat.
“Lalu kenapa, beruntung juga salah satu bagian dari kemampuan, bukankah aku yang menang pada akhirnya?” Katherine tersenyum dan berkata, “Akhirnya aku tidak perlu jadi pacar Andrew selama sebulan, yeah!”
“Pacar?” Marcel baru mengerti kalau mereka berdua punya taruhan.
“Aku yang gegabah dan mengiyakan tantangan dari temanku.” Katherine tersenyum, “Tapi, syukurlah aku menang!”
“Bukankah kamu akan celaka jika kalah?” Marcel menggeleng, tindakan gadis ini berbahaya sekali.
Andrew marah sekali karena kalah lomba, dia sudah berusaha yang terbaik dan sayanagnya kalah di saat mendekati garis finish.
Chelsea yang duduk di samping melihat wajahnya yang kesal dan tidak berani bicara, dia takut Andrew melampiaskan kekesalan padanya.
“Ada apa ini? Tuan Muda Andrew kalah?”
“Hanya bisa jadi juara selama setahun lebih, raja balap gunung Sahari tidak sepayah ini kan.”
“Aku lihat Tuan Muda Andrew sudah berusaha yang terbaik, dia hanya kalah dari tipe mobil.”
“Menyedihkan sekali kalah dari gadis cantik, ini mungkin akan jadi aib seumur hidup.”
Andrew tidak tahan saat mendengar gosip orang di sekitar dan turun dari mobil menuju mobil balap Veneno.
“Katherine, barusan kamu hanya menang dariku karena tipe mobil, beranikah kalau kita lomba lagi?”
“Tidak perlu, kan?” Katherine tidak yakin bisa menang darinya jika bertanding lagi.
“Jangan buru-buru menolak, dengarkan dulu penawaranku.” Andrew menyeringai dingin, “Kalau aku menang, taruhan lama kita masih berlaku, kamu jadi pacarku sebulan, kalau kamu menang, Mc Laren ini jadi milikmu!”
Mata Katherine langsung berbinar mendengar hal ini.
__ADS_1
Walaupun mobil balap Mc Laren milik Andrew tidak semahal Veneno, tapi harganya juga mencapai puluhan miliar, lebih hebat dari Ferrari 812 yang dipesannya.
Saat dia mau menyetujui tantangan Andrew, Marcel tiba-tiba berkata, “Tidak etis jika menyalahkan mobil karena sudah kalah, ini logika dari mana?”
“Hei, kamu berhak bicara?” Andrew merasa ditekan dan langsung emosi.
Marcel masih belum sempat bicarra dan Katherine sudah tidak sabar lagi. “Dia pacar baruku, mobil ini miliknya. Kenapa dia tidak berhak bicara?”
Marcel hampir pingsan saat mendengarnya, dia hanya bertemu Katherine 2 kali dan sudah dianggap pacar?
“Aku tidak peduli dia siapa, kamu jawab saja, kamu terima tantangan ini atau tidak?” Andrew menoleh pada Katherine, “Kalau kamu takut kalah, biarkan pacarmu yang terima tantangan ini!”
“Tentu terima, takut apa?” Marcel berkata datar, “Aku bisa menang darimu walaupun tidak mengendarai mobil balap Veneno.”
Semua orang tercengang mendengarnya!
“Anak ini idiot, ya? Sampai bisa bicara begitu!”
“Gadis cantik itu tidak akan menang dari Tuan Muda Andrew kalau tidak mengendarai mobil balap Veneno. Aku belum pernah melihat bocah ini balapan, apa dia lebih hebat dari tuan muda Andrew?”
“Walaupun dia profesional, kemungkinan kecil dia akan bisa menang dari tuan muda Andrew di gunung Sahari ini, mungkin dia hanya kesal saja.”
“Baik, kamu pilihlah mobil yang ada di sini, terserah yang mana!” Andrew menyeringai sinis, “Kalau kamu yang balapan, aku akan tambahkan taruhan 10 miliar!”
“Sebenarnya kemampuanmu oke atau tidak? Jangan membuatku kalah!” Katherine merasa cemas, walaupun Marcel punya mobil balap Veneno, tapi belum tentu dia pandai mengendarainya!
Marcel menenangkan Katherine. “Jangan khawatir, aku bisa menang darinya dengan mengendalikan setir dengan 1 tangan.”
Katherine tidak percaya. “Kenapa aku merasa kamu membual?”
“Tenanglah, nanti kamu juga akan tahu kalau aku tidak pernah membual!”
Setelah berkeliling sebentar, Marcel akhirnya memilih sebuah mobil untuk balapan.
“Yang ini saja!”
Katherine langsung ingin pingsan, orang-orang di sekeliling langsung tertawa terbahak-bahak saat melihat mobil yang dipilih Marcel, pemilik mobil itu lebih heboh. Mobil Wuling Chevrolet tahun 2010, mesinnya 1,2......
“Marcel, kamu ini baru puas kalau membuatku emosi, ya?” Katherine marah, “Kamu tidak memilih berbagai mobil balap dan malah memilih mobil minibus untuk balapan?”
Andrew juga emosi, kalau Marcel menang darinya dengan mobil ini, dia akan malu sekali dan mungkin akan jadi bahan tertawaan semua orang.
__ADS_1
“Kawan, jangan mengulur waktu, cepat pilih mobilnya!”
“Tidak pilih lagi, yang ini saja!” Marcel tersenyum, “Kenapa, kamu takut kalah darinya? Begini saja, kalau aku kalah, Katherine dan mobil balap Veneno milikku akan kuhadiahkan untukmu!”
“Sepakat!” Andrew tidak menolak tawaran ini karena dia mengagumi mobil balap edisi terbatas milik Marcel ini. Marcel yang menawarkan tanpa dipaksa.
“Marcel, kamu ini bodoh, ya?” Katherine langsung mencengkram Marcel saat mendengar itu, “Kamu bukan hanya menghadiahkan aku padanya, dan juga mobil balap Veneno?”
“Lomba masih belum dimulai, kenapa kamu tahu aku pasti kalah?” Marcel berkata datar, “Kalau kamu terus cerewet, aku tidak akan biarkan kamu duduk di samping kursi pengemudi.”
Katherine emosi dan juga ingin tertawa saat melihat ekspresi Marcel yang serius, “Aku tidak ingin duduk di minibus!”
“Ya sudah, aku akan lebih fokus kalau begitu.” Marcel membuka pintu mobil dan duduk di kursi pengemudi, dia mengatur posisi kursi.
Pemilik mobil tersenyum pahit. “Kawan, kamu sungguh mau mengendarai mobilku untuk balapan di gunung Sahari?”
“Apa aku terlihat bohong?” Marcel tersenyum pelan, “Aku beri uang jaminan 100 juta dulu untukmu.”
“Tidak perlu, aku akan bisa pamer jika kamu bisa menang dari mobil balap Mc Laren dengan mobilku!”
“Masalah sepele saja!” Beberapa menit kemudian, Wuling Chevrolet S dan Mc Laren P1 berhenti di garis start, perbedaan kedua mobil itu mencolok sekali, ini membuat wanita pengibar bendera itu tidak tahan dan terkekeh.
“Bukankah tadi kamu bilang tidak mau duduk di sini?” Marcel melihat Katherine yang duduk di sampingnya dengan bingung.
“Bukan urusanmu, kalau nanti tidak ada harapan untuk menang, aku akan merebut setir darimu dan kita mati bersama!” Katherine emosi dan mengancam Marcel.
“Kamu akan kecewa karena aku tidak akan kalah.” Marcel tersenyum, “Kamu terus bilang mau mati denganku, kamu sungguh menyukaiku?”
“Kamu bercanda, ya? Aku ini wanita cantik dan popular, kenapa bisa menyukai pengantar makanan sepertimu? Kamu terlalu percaya diri!”
“Aku akan tenang kalau begitu, nanti setelah pulang, aku akan hapus kontakmu dan kita jangan bertemu lagi.”
“Kamu berani?” Katherine marah, “Kalau kamu berani hapus, aku akan pesan 100 pesanan setiap hari lalu memberi bintang 1!”
“Anggap saja kamu kejam!”
Saat keduanya berdebat, wanita pengibar bendera yang seksi sudah melambaikan bendera, lomba balapan segera dimulai!
“Mobil balap Veneno dan Katherine akan jadi milikku!” Andrew yang duduk di dalam mobil terlihat santai, dia sudah yakin akan menang.
Setelah bendera diturunkan, Mc Laren langsung melaju pesat, sedangkan Wuling Chevrolet yang dikendarai Marcel mengikuti dari belakang dengan pelan......
__ADS_1