Sistem Kekayaan: Bos Pengantar Makanan

Sistem Kekayaan: Bos Pengantar Makanan
Harus Bersyukur


__ADS_3

Arya berbisik, “Cel, kamu sudah mabuk, ya? Walaupun 2 pengiring ini cantik, tapi lebih berat dari si gendut ini!”


Marcel menggerakkan pundaknya, “Terserahlah, asalkan tidak ditimpa tank saja.”


Arya tak berdaya dan membiarkan dia maju.


Marcel berlutut di lantai, kedua pengiring melepaskan sepatu hak tinggi, kaki jenjang mereka indah sekali dalam balutan stoking yang licin, para pengantin pria iri sekali melihatnya.


Pengiring pengantin pria yang barusan kalah itu kesal sekali, dia memarahi diri sendiri dalam hati.


Pokoknya akan kalah tertimpa, kenapa dirinya tidak memilih wanita cantik daripada si gendut yang seperti tank ini?


Salah seorang pengiring berkata pelan, “Kakak tampan, kami sudah mau naik, ya?”


Marcel mengangguk, “Ayo naik, aku sanggup menahannya.”


Kedua wanita itu naik ke punggung Marcel perlahan-lahan, Marcel menegakkan punggung agar mereka bisa duduk dengan stabil.


“Pegang yang erat, aku sudah mau mulai push-up.”


“Oke!”


Marcel mulai push-up, gerakannya stabil seperti dalam game saja, dia push-up seperti tidak ada beban di atas punggungnya, semua orang tercengang melihat hal ini!


……17, 18, 19, 20!


Dalam sekejap, Marcel menyelesaikan 20 push-up, lalu berdiri tanpa bernapas terengah-engah, dia santai seperti baru jalan santai.


Para pengiring tidak bisa berkata apa-apa dan hanya bisa membiarkan mereka masuk.


Saat Arya menggendong Vonny turun dengan meriah, ada iringan mobil pengantin yang memasuki komplek.


9 mobil itu merek Mercedez Benz, mobil utamanya tipe S-300, iringan mobil begini sudah termasuk mewah di kota Malang, jika dibandingkan, iringan mobil Arya terlihat menyedihkan sekali.


Vonny, sang pengantin wanita tidak peduli akan hal itu, tapi Fenita dan lainnya kesal melihat hal ini, mereka semakin protes pada Arya dalam hati lalu jadi bergosip.


“Hei, teman-teman, kita semua ini pengiring, kenapa mereka bisa naik Mercedes Benz, tapi kita hanya naik mobil buatan lokal?”

__ADS_1


“Benar nih, aku tidak sanggup menahan malu ini, lebih baik aku naik taksi saja.”


“Aku juga tidak mau naik mobil mereka, padahal aku sudah berdandan secantik ini……”


Pendengaran Marcel sangat tajam dan bisa mendengar gosip ini dengan jelas, tapi dia hanya melihat mereka dengan raut wajah datar dalam diam.


Pintu mobil Mercedez Benz S-300 dibuka, pengantin pria yang muda turun dengan membawa buket mawar yang besar, dia Jackson, pria yang merebut mantan pacar Arya!


“Ah, bukankah ini Arya, kawan lamaku, rupanya hari ini kamu juga menikah, ya?” Jackson sengaja berdiri di hadapan mobil Toyota Crown sambil meledeknya, “Kenapa? Kamu menggunakan mobil Toyota Crown ini di hari pernikahan untuk menjemput pengantin wanita? Sedikit menyedihkan, kan? Hahahaha!”


Jackson semakin menjadi-jadi saat melihat Arya terdiam karena kesal, “Syukurlah Lenny meninggalkanmu, kalau tidak, dialah pengantin wanita yang akan naik mobil Toyota Crown ini! Ck ck ck, memalukan sekali!”


“Hei, kawan. Hari ini juga hari pernikahan kalian, jangan banyak omong.” Marcel berkata datar, “menjemput pengantin hanya sebuah formalitas saja, tidak ada yang perlu dipamerkan walaupun naik mobil Mercedes Benz, apa perlu meledek orang?”


“Aku senang meledeknya, kamu bisa apa?” Jackson menyeringai dingin, “Aku suka melihatnya yang miskin dan menyedihkan, miskin dan ingin menikah? Tunggu saja kamu dipermalukan!”


Melihat situasinya yang memanas, pengiring pria dari kedua belah pihak mengelilingi mereka, Arya lalu melihat orang yang dikenalnya dari grup Jackson.


“Manajer Ghani? Kenapa kamu bisa ada di sini?”


Manajer Ghani tersenyum sinis, “Teman lamaku menikah, kenapa aku tidak bisa ada di sini?”


“Akhirnya kamu sadar juga.” Manajer Ghani tertawa, “Jackson bilang mau menyewa beberapa Mercedez Benz untuk tim iringan pengantinnya, jadi aku segera pinjamkan untuknya.”


Arya emosi sampai hampir muntah darah, tak disangka jerih payahnya ke Jakarta untuk memesan mobil akhirnya direbut oleh Jackson!


Iringan pengantin dari kedua belah pihak yang ramai jadi pusat perhatian para tetangga, mereka mulai menggosip.


“Laksmo mendapat menantu yang hebat, sampai ada begitu banyak mobil mewah.”


“Tentu saja, aku tidak pernah melihat begitu banyak mobil Mercedez Benz. Pria ini hebat sekali, berapa harga sewanya untuk sehari?”


“Setidaknya juga mau 2 juta lebih!”


“Aku rasa lebih mahal dari itu, ini mobil Mercedez Benz impor……”


Arya dan para pengiring pengantin pria miliknya merasa terpuruk, orang tua Vonny terlihat marah sekali.

__ADS_1


“Suamiku, benar ‘kan perkataanku dulu? Arya ini tidak bisa diandalkan, kemari masih bilang kalau mobil pengantin sudah oke dan memesan mobil mewah, tapi akhirnya apa?” Ibu Vonny marah-marah.


“Mungkin terjadi sesuatu, kamu jangan menyalahkan dia lagi.”


“Apa? Menyalahkan dia? Aku sudah malu sekali dibuatnya!” Ibu Vonny menyemprot suaminya, “Kedepannya bagaimana aku sanggup bertemu para tetangga?”


“Siapa yang suruh putrimu menyukainya? Kita terima nasib saja……”


Mobil Mercedez terus berdatangan ke kompleks, jalan langsung jadi macet.


Saat ini Arya hanya ingin segera pergi dari sini, Arya melihat mobil Toyota Crownnya dihalangi dan berkata, “Jackson, tolong minta mereka pindahkan mobilnya ke samping, jangan menghalangi jalan.”


Jackson mendengus sinis, “Untuk apa buru-buru, aku masih belum menjemput pengantin, kalian tunggu saja di sini dengan santai!”


Arya membentak, “Tidak boleh parkir di tengah jalan! Kamu tidak tahu, ya?”


“Memangnya kenapa kalau aku mau parkir? Kamu bisa apa?” Jackson meninggikan suaranya, “kalau hebat, panggil saja polantas untuk menderek mobilku. Kamu hanya naik mobil Toyota Crown dan ingin aku pindahkan mobilku? Dasar miskin! Minggir sana!”


“Kenapa kamu memarahi orang?” Vonny tidak tahan lagi saat melihat suaminya dimarahi Jackson, “Jangan sok hebat walaupun kaya, kamu tidak bisa menghormati aturan lalu lintas?”


“Maaf, kaya itu bisa melakukan segalanya.” Jackson melirik Vonny dan menyadari dia lebih cantik dari Lenny, dia langsung kesal, “aku sarankan kamu jangan menikah dengan pria miskin sepertinya atau nanti kamu akan hidup menderita. Mantan pacarnya yang sudah 7 tahun bersamanya pun pergi, kamu tidak sadar apa alasannya?”


“Ja…… jangan keterlaluan!”


Amarah Arya langsung memuncak saat melihat Jackson membuka aibnya.


“Kenapa? Semua orang sudah tahu kamu dicampakkan dari dulu, kenapa aku tidak boleh membicarakannya?” Jackson tersenyum licik, “tenanglah, kedepannya aku akan menjaga Lenny dengan baik dan akan membahagiakannya!”


“Kamu bangga sekali karena sudah merebut mantan pacar orang, ya?” Marcel tiba-tiba tertawa dingin.


“Aku punya kemampuan baru bisa merebutnya, kalian bisa apa?”


“Baguslah, aku biarkan kamu bangga sebentar.” Marcel membalikkan badan untuk menepuk pundak Arya, “Ar, kamu jangan emosian, bukan hal buruk karena mantan pacarmu direbutnya.”


Arya jadi bingung mendengarnya, memangnya harus senang pacarnya direbut orang?


“Cel, apa maksudmu?”

__ADS_1


“Maksudku, coba pikirkan kembali, istri orang ini sudah menemanimu selama 7 tahun. Kamu harus bersyukur!”


__ADS_2