
Marcel barusan menutup pintu dan ada aroma harum yang tercium seiring lengannya dipeluk seseorang.
Dia tahu orang itu pasti Katherine tanpa perlu melihat.
Walaupun Donny dan Benard sudah punya pacar, tapi mereka masih iri pada Marcel.
Mereka sangat ingin jadi berondong simpanan tante kaya secantik ini......
Antonius menggeram saat melihat hal ini sampai lupa memungut buket bunga yang terjatuh.
Tak disangka trik menggodanya yang pertama kali gagal begitu saja, dirinya termasuk sial karena bertemu dengan Marcel.
“Jangan begini di depan umum, kamu ini bos dan harus menjaga sikapmu!” Marcel memperingatinya dengan datar, “Tetua sering berkata wanita dan pria harus menjaga jarak, ucapan itu beralasan.”
“Siapa yang suruh kamu ingkar janji karena menunda beberapa hari baru mencariku!” Katherine cemberut dan tidak mau melepaskan tangan, Marcel tak berdata dan hanya bisa ikut dengannya.
Marcel tiba-tiba bertanya saat melewati sisi Antonius, “Eh, kenapa ada buket bunga di jalan?”
“Tidak tahu, mungkin dibuang seseorang.” Katherine sama sekali tidak ingat jika dia sendiri yang menjatuhkannya.
“Bunganya lumayan bagus, mungkin harganya jutaan, sayang sekali.” Marcel menunduk dan merapikan kembali bunga mawarnya lalu menepuk debu, dia memberikannya pada Katherine di hadapan Antonius, “Ini bagus, aku hadiahkan untukmu saja!”
“Terima kasih!” Katherine sama sekali tidak keberatan dan menerima buket bunga dengan wajah bahagia.
Antonius melotot melihatnya sampai hampir muntah darah.
Brengsek......
Mengendarai mobil puluhan miliar dan menghadiahkan bunga yang dibuang orang untuk pacarnya? Sungguh tidak tahu malu!
Bisakah lebih bersikap seperti orang kaya?
Dia meludah kesal saat melihat mereka berempat masuk ke warnet.
“Tunggu saja, cepat atau lambat aku akan membuatmu putus dengannya dan sakit hati parah!”
Setelah keempat orang itu duduk di ruangan nomor 1, manajer warnet yang cantik segera menghidangkan berbagai buah mahal, minuman dan snack. Mereka diberi pelayanan bintang 5.
Permainan dimulai, gambar pertama diacak dan mendapat map hutan.
Saat pesawat baru dikemudikan, Katherine yang memeluk kakinya langsung tersenyum licik, dia langsung memberi kode di tempat tujuan sebagai kota tertutup. Dia lalu membuka mode speaker sindiran.
__ADS_1
“Apa ada kakak hebat di atas pesawat? Kalau ada, ayo terjun ke kota tertutup untuk adu tembak. Tim yang menang boleh mendapat kontak Whatsappku dan bermain bersama!”
Di atas pesawat langsung heboh saat mendengar suara Katherine yang indah.
“Suara adik ini sangat enak didengar, bukan alat pengubah suara, kan?”
“Dari pengalamanku, sepertinya bukan!”
“Yang di atas kelihatannya ada orang yang menarik, aku percaya padamu!”
“Aku tidak perduli adik itu memakai alat pengubah suara atau tidak, ayo hajar!”
“Sudah lama tidak begitu bersemangat, ayo berangkat!”
Saat pesawat berada di atas kota tertutup, para pemain di atas pesawat berbondong-bondong melompat dengan parasut.
Mungkin ada lebih dari 10 tim saat melihat parasut yang terbang dengan banyak di udara, Donny dan Benard jadi kesal.
Sial, ini ronde pertama dan bisakan slow sedikit? Nanti mungkin akan kalah dan bukan menang!
“Gedung utama!”
Marcel hanya mengucapkan 2 kata lalu memimpin untuk mendarat di gedung utama, Katherine mengikuti dari belakang, Donny dan Benard berada agak jauh di belakang mereka.
“Dia hanya punya senjata, bunuh dia!”
Jelas sekali keempat pemain ini 1 tim dan meninju Marcel dengan bersamaan.
Tinjuan mengakibatkan luka yang parah, walaupun tidak punya senjata, mereka berempat bisa membunuh musuh dalam waktu singkat karena menyerang ramai-ramai.
Lagipula Marcel hanya punya 1 senjata P1911, walaupun peluru 45 bisa menyebabkan luka parah, tapi hanya ada 7 peluru. Sudah termasuk pintar menembak jika bisa mematikan 1 pemain dengan 1 peluru, mereka tentu tidak sebodoh itu.
Dan situasi sangat sulit ditebak, keahlian Marcel bermain PUBG termasuk lumayan. Setelah memiliki peningkatan kekuatan fisik total, dia jadi semakin hebat!
E-sport juga termasuk salah satu pertandingan olahraga......
Dor! Dor! Dor! Dor! Dor! Dor! Dor!
Mulut senjata P1911 berputar 360 derajat dan 7 butir peluru langsung habis ditembakkan, setiap 2 peluru mengenai kepala setiap pemain dengan tepat!
3 musuh jatuh di tempat dan yang beruntung itu hanya tertembak 1 peluru, tapi level darahnya sudah hampir habis!
__ADS_1
Sebelum pemain yang beruntung itu menyadari apa yang terjadi, Marcel menyimpan senjatanya dan meninjunya sampai mati. Keempat pemain itu mati semua.
Berhasil membunuh 4 orang begitu mendarat!
“Sial! Sungguh sial bertemu dengan bos hebat begitu mendarat!”
“Brengsek, gembok ini tergantung dengan lumayan hebat, sudah kulaporkan!”
“Kawan-kawan, berapa harganya kalau membelinya? Rekomendasi dong!”
“Jangan menghabiskan waktu lagi, cepat kejar pesawatnya setelah dilaporkan, biaya internet di kampung itu mahal dan tidak sanggup berhura-hura......”
Saat ini, Katherine baru mendarat dan pasti akan digantung lawan jika Marcel tidak duduk di sampingnya!
Dalam sekejap, dia membidik dan menembak kepala 4 pemain dengan tepat, reaksi dan kecepatan yang luar biasa sekali. Tidak perlu membunuh dengan sehebat ini untuk beberapa benda tambahan, kan?
Apakah ini kemampuannya yang sebenarnya?
Mungkin saja bisa masuk babak final pertandingan Chicken Dinner piala Cumi-Cumi kalau dia ikut bergabung!
Atau bahkan mungkin bisa jadi pemenangnya!
Katherine memungut senjata sambil mengingat, ekspresinya perlahan-lahan jadi senang.
Dor! Dor! Dor! Dor! Dor!
Terdengar suara tembakan di seluruh penjuru kota tertutup saat Donny dan Benard mendarat.
Walaupun dalam bahaya, keduanya malah tenang-tenang saja karena Marcel sudah membunuh semua musuh di gedung utama dan totalnya 15 orang yang sudah mati!
Katherine masih mengagakan mulutnya sambil terus mengikuti Marcel dari belakang, dia melihatnya berlari kemana-mana sambil membunuh. Di sudut kanan atas layar akan terpampang “Marcel berhasil membunuh!” atau informasi musuh yang terbunuh begitu ada api tembakan.
Setelah Donny dan Benard selesai memungut peralatan dan keluar dari gedung utama, hanya tersisa 1 tim di kota terlarang ini. Marcel mendapat rekor membunuh 35 orang!
Keduanya terkejut sampai tidak bisa mengatupkan mulut, “Cel, malam ini kamu salah minum obat, ya? Kenapa ganas begini?”
Dulunya, walaupun Marcel juga sangat hebat, tapi dia paling banyak juga membunuh belasan orang saja dalam sekali ronde. Membunuh 35 orang sekaligus itu level atas dunia yang baru bisa dicapai jika sangat beruntung.
Tentu saja tidak termasuk pria sejati.
“Kamu yang salah makan obat, dulu aku itu menyembunyikan kemampuanku yang sebenarnya.” Marcel cemberut dan berkata, “Lagipula kemampuanku terus menguat setiap saat, kini sudah tidak dapat kubendung lagi!”
__ADS_1
“Cih!”
Donny dan Benard mengacungkan jari tengah dengan bersamaan......