Sorry, I Already Love You

Sorry, I Already Love You
Cerita singkat


__ADS_3

Sabtu malam di tepi pantai mereka mengadakan camping kecil-kecilan. Api tampak merah membara pada malam yang dingin itu, masing-masing dari mereka sibuk dengan aktivitasnya. Ada yang membakar jagung,main kartu dan juga satu orang yang sedang galau merana karena sang kekasih tidak dapat ikut serta dalam camping kali ini.


Natta memandang sekitarnya, ia menghembuskan napas kasar. Sungguh saat ini ia sangat ingin menghancurkan dunia ketika melihat pemandangan menyakitkan matanya. Bagaimana tidak? Pemandangan Michael Vira yang bernyanyi bersama,Fany Janu yang baru saja tiba tadi siang yang sedang bermain kartu kemudian Nawan dan Bening yang tampak membakar jagung, mereka memang terlihat biasa-biasa saja tapi entah kenapa Natta melihat Nawan terus memperhatikan Bening seperti ada yang spesial dari mereka berdua. Jujur Ia merasa terkucilkan saat ini.


"Oohh Tuhan ku cinta Vira ku sayang Vira, cinta lagi sayang lagi ingin kan Vira....


Bagaimana.... aku bisa memilikinya untuk kamu"lagu yang di nyanyikan Michael itu sanggup membuat wanita di hadapannya terbang melayang menembus awan. Pria itu sudah berani menunjukkan sisi hangatnya seperti dulu saat pertama kali mengenal Intan.


Vira hampir tak percaya Michael bisa seromantis ini, Michael yang awalnya dingin bagai kutub es bisa seromantis ini? Bahkan kalau ini mimpi ia akan berdoa tidak akan bangun lagi"love you more..."ucapnya dengan senyum manis itu "aku juga mau nyanyi untuk kamu, sini gitarnya"Vira mengambil alih gitar di tangan Michael.


Dengan petikan yang terdengar mengalun dan teratur ternyata Vira juga pandai bermain gitar "aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta.... Kepada ku"itu bait terakhir lagu yang dia nyanyikan.


"Seperti yang kamu katakan waktu itu, banyak wanita yang aku temui tapi tidak ada yang mengambil hatiku secepat dirimu"

__ADS_1


**


Bening tengah membakar jagung sambil mengipas-ngipas api dengan tutup toples, sementara Nawan mengoles buah kuning itu dengan mentega. Keduanya sangat menikmati hal tersebut, apalagi Bening yang terlihat serius sekali melihat api hingga tanpa sadar tangan sebelah kanannya terkena bara api yang paling pinggir.


"Awww!!! Panas"alhasil tangannya luka akibat terkena kayu bakar itu membuatnya menjerit kesakitan.


Tak ayal, Nawan yang mendengar itupun segera melihat tangan Bening. Dengan wajah panik, pria itu langsung mengambil air dingin untuk mengompres luka bakar itu.


"Cuman luka kecil, biar aku aja"gadis keras kepala itu tetap membangkang, ia mengambil alih kompres itu dari tangan Nawan dan mengompresnya sendiri.


"Ngeyel banget sih di bilangin!! Aku tadi udah bilang aku aja yang bakar, kamu yang ngoles! kan gini jadinya!!"ucap Nawan sambil menyiram api dengan air penuh kekesalan.


"Nawan itu belum matang jagungnya!"merasa usahanya sia-sia menjaga kestabilan api membuat gadis itu ikut kesal dengan tingkah Nawan yang berlebihan.

__ADS_1


"Biarkan"


*


*


*


*


*


Note : disini hanya karangan Author semata, maaf jika ada kata yang tidak mengenakkan.Untuk panggilan yang di sebut Intan ke paman dan Bibinya, Author tau dari Google bahwa orang-orang Bali memanggil Paman dan Bibi dengan sebutan "Uwa" maaf kalau keliru.

__ADS_1


__ADS_2