SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF
Amrita si lintah


__ADS_3

Sebuah senyum terukir di wajah Amrita, saat Andreas mendatanginya, wanita itu benar-benar sangat terkejut saat seorang pria tampan dan kaya raya mendatangi nya.


"Tentu saja saya bersedia berkerja sama dengan Anda tuan," ucap Amrita.


"Kalau kau bersedia, maka kau harus melakukan semua yang aku perintahkan." ucap Andreas.


"Asalkan aku mendapatkan Haikal. aku akan berkerja sama dengan mu." jawab Amrita.


"Aku senang dengan wanita sepertimu..." ucap Andreas.


"Tentu saja akan sangat menyenangkan jika kerjasama dengan anda tuan." ucap Amrita.


"Baiklah kalau begitu, lebih baik kita segera memulai rencana kita Untuk memisahkan Vivian dan Haikal. aku akan mendapatkan Vivian kau mendapatkan Haikal, jadi impas kan." ucap Andreas.


"Tentu saja Tuan, karena aku benar-benar ingin memisahkan pria yang sangat kucinta itu dari wanita tua yang selalu menempel tidak bisa dipisahkan dari Haikal ku tersayang." Amrita dengan segala tidak tahu malu dan semua sikap mereka berdua, Amrita dan Andreas benar-benar melakukan 1000 cara cara agar mereka berdua bisa memisahkan Titian dan Haikal.


"Nanti sore di rumahku akan ada acara, kau datanglah ke pesta ku nanti malam Setelah itu kita akan lihat Bagaimana cara kita untuk memisahkan Haikal dan Vivian." ucap Andreas yang kemudian mengajak Amrita untuk datang ke Pesta nya.


Siang telah menjelang malam,


Hari ini Amrita berdandan begitu cantik, wanita itu ingin sekali membuat Haikal benar-benar terpesona kepadanya.

__ADS_1


"Perfect, aku yakin. kalau wanita tua itu pasti tidak akan dapat menandingi kecantikanku." ucap Amrita.


Di tempat lain Haikal dan Vivian sudah bersiap-siap untuk datang ke rumah Andreas, sepasang suami-istri itu tidak akan pernah mempunyai pemikiran kalau mereka diundang hanya untuk memisahkan mereka berdua.


"Kenapa perasaanku tidak enak ya.." ucap Vivian.


"Memangnya ada apa?" tanya Haikal.


"Entahlah." jawab Vivian.


"Apakah sebaiknya kita tidak usah ke sana?" tanya Haikal. karena pria itu melihat istrinya sedikit ketakutan karena melihat kekhawatiran istrinya akan sesuatu.


"Jangan sayang, kita kan sudah berjanji akan datang ke sana. kita tidak enak kalau kita harus mengingkari janji kita." jawab Vivian.


"Iya tapi akan lebih baik jika kita datang ke sana karena kita sudah berjanji untuk bertemu dengan Tuan Andreas di pestanya." ucap Vivian yang kemudian mengajak suaminya untuk segera pergi ke rumah Andreas. sepasang suami istri itu berangkat ke rumah Andreas, seorang pengusaha yang berusia 30 tahun.


Perjalanan dari rumah Haikal ke rumah Andreas membutuhkan waktu sekitar 1 jam.


sebuah rumah yang begitu luar biasa, rumah yang begitu luas dengan arsitek rumah seperti rumah Eropa.


"Ternyata rumah tuan Andreas benar-benar sangat besar ya.." ucap Haikal kepada istrinya.

__ADS_1


"Kebahagiaan itu tidak dilihat dari besar rumah dan kekayaan sayang, kebahagiaan itu diukur dari segi kebahagiaan bukan materi." jawab Vivian yang membuat Haikal tersenyum.


"Aku selalu suka dengan semua jawabanmu, karena kau benar kebahagiaan tidak selalu bisa diukur dengan materi." ucap Haikal yang kemudian mengajak istrinya untuk masuk di dalam rumah yang begitu besar itu. ternyata para tamu sudah datang di sana, begitu banyak tamu undangan yang menghadiri pesta tersebut. bahkan beberapa di antaranya adalah teman bisnis dari Haikal.


"Haikal!" seru salah satu teman Haikal.


"Halo.." jawab Haikal yang menjabat tangannya.


"Ternyata Tuan Andreas mengundang tamu begitu banyak ya.." ucap teman Haikal.


"Iya kelihatannya pesta ini benar-benar sangat meriah." jawab Haikal. Vivian tersenyum sembari menjabat tangan teman Haikal.


"Perkenalkan Haikal, Vivian dia adalah istriku!" seru teman Haikal.


"Salam kenal.." ucap Vivian dengan begitu ramahnya.


"Aku tidak akan pernah menyerah, walaupun kalian berbeda umur tapi kalian begitu kompak. lihat saja kalian benar-benar sangat luar biasa." seru istri dari teman Haikal.


"Dia adalah wanita yang sangat aku cintai dan aku sangat tergila-gila padanya." jawab Haikal.


Tatapan mata Andreas menatap Vivian dan Haikal yang baru datang, pria itu terus-menerus menatap Vivian yang memakai gaun sederhana. namun terlihat sangat cantik luar biasa.

__ADS_1


** bersambung**


__ADS_2