SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF
S.2 Teror dari Via


__ADS_3

Setelah kejadian yang ada di pusat perbelanjaan, Andreas benar-benar yakin kalau dia tidak sedang berhalusinasi. dia benar-benar melihat Vivian berada di sebuah pusat perbelanjaan tempat dia melakukan kerjasama dengan para klien bisnisnya.


"Aku yakin kalau wanita itu adalah Vivian, Lalu kenapa dia tidak terluka sama sekali!!" seru Andreas yang benar-benar murka ketika dirinya melihat Vivian masih berada di tempat itu dalam kondisi baik-baik saja.


Sudah hampir 9 bulan lamanya Vivian sudah dikabarkan meninggal, bahkan seluruh perusahaan milik Haikal dan Vivian sekarang sudah berpindah tangan kepada Andreas.


"Dengar Tuan, kemungkinan besar anda hanya sedang menghayal. tidak mungkin Nona Vivian masih hidup."


Haikal sudah meninggal dan nona Vivian juga sudah meninggal,


"Anda harus segera melupakan wanita itu." ucap Toni.


"Kau kira aku ini sedang gila Toni, Kau kira aku ini tidak waras. aku benar-benar melihat Vivian berada di pusat perbelanjaan itu beberapa hari yang lalu." Andreas yang merasa tidak terima saat dirinya dikatakan menghayal.


"Apakah anda merasa bersalah karena membunuh Nona Vivian?" tanya Toni yang tiba-tiba. Hal itu membuat Andreas ketika marah kepada orang kepercayaannya itu, satu pukulan langsung melayang di tubuh Toni ketika pria itu menyinggung masalah Vivian.


"Aku tidak mencintainya dengan sungguh-sungguh, Toni. berbeda dengan via Wanita itu benar-benar telah merampas hatiku sepenuhnya." jawab Andreas.


"Lalu apa yang akan anda lakukan, begitu banyak para pembisnis yang telah meminang Nona Via kepada ada Tuan Hendrawan." ucap Toni.

__ADS_1


"Tidak akan ada pria yang bisa menikahi wanita itu, jika mereka sampai di terima oleh Tuan Hendrawan maka aku akan membunuhmu pria itu karena berani menyukai wanita yang aku cintai." jawab Andreas.


Sama halnya dengan Vivian, seorang pria yang mencintai dirinya dulu telah dibunuh oleh Andreas bahkan disiksa dengan begitu kejam nya.


"Malam ini Vivian sudah bersiap-siap, dia sudah berangkat bersama Samsul dan Jaka. Ketiga orang itu akan pergi ke suatu tempat karena rencana Via adalah menghancurkan salah satu pabrik obat terlarang milik Andreas.


"Seperti biasa Jaka, kau harus memantau seluruh tempat itu." pinta Via kepada Jaka.


"Tenang saja Mbak Via, semuanya pasti beres." jawab Jaka.


"Kali ini apa yang akan kau lakukan?" tanya Via.


"Aku telah membawa salah satu senjata andalan ku." jawab Jaka.


"Sebuah bom asap yang akan membuat orang-orang yang ada di pabrik itu pingsan untuk beberapa waktu." jawab Jaka.


"Ternyata kau itu pemuda licik juga." Jawab Via yang kemudian memulai aksinya. Ketiga orang itu pergi dengan dandanan yang benar-benar sangat mempesona, namun ketika mereka sudah sampai di suatu tempat.. tentu saja Ketiga orang itu langsung bersiap-siap dan mengganti pakaian mereka.


"Ayo, kita segera bermain. tentu saja kita akan bermain permainan anak TK." ucap Via yang kemudian menunggu Jaka memasukkan bom asap yang dia bawa.

__ADS_1


Sebuah senyum terukir indah di bibir Via ketika melihat Jaka melakukan hal itu, pemuda itu benar-benar sangat luar biasa padahal usianya masih sekitar 17 tahun. otaknya benar-benar sangat jenius,


Beberapa saat kemudian akhirnya para pekerja yang ada di pabrik obat terlarang itu terlihat pingsan tanpa ada yang tersisa satu pun, dengan segera Via menghancurkan obat-obatan itu. bahkan menghancurkan sistem yang ada di pabrik tersebut.


Tak berselang lama Via menunggu dari sebuah tempat yang agak jauh dari pabrik itu, terlihat di sana para pegawai pabrik obat terlarang milik Andreas tiba-tiba berhamburan keluar dari pabrik. karena melihat kepulan asap yang begitu banyak.


Duarrr...


Duarrr...


Suara ledakan yang keluar dari pabrik obat terlarang milik Andreas seketika membuat para pekerja langsung berhamburan. pabrik itu tidak terlalu besar pegawainya, mungkin hanya ada sekitar 20 orang namun pabrik itu adalah pabrik yang bisa membuat para generasi muda akan hancur karena obat terlarang.


"Lihatlah kembang api itu benar-benar sangat indah, Via." ucap Samsul yang melihat ledakan begitu besar.


"Ini tontonan yang sangat luar biasa, kalau kita abadikan tontonan ini, bisa-bisa kita akan viral." jawab Jaka.


"Jangan, kalau kita Abadikan momen ini kemungkinan besar jika salah satu dari kita tertangkap malah kita semuanya akan mati secara mengenaskan." jawab Via.


"Benar apa yang dikatakan oleh Via, jika ada kelalaian diantara salah satu orang yang ada di restoran. kemungkinan besar seluruh anggota Via akan dibunuh oleh Andreas, setelah ini apa yang akan kita lakukan lagi?" tanya Samsul kepada Via.

__ADS_1


"Kita harus mencari waktu yang tepat untuk menghancurkan beberapa bisnis pria itu, kita dian untuk beberapa bulan ini Setelah itu kita akan beraksi lagi, dengan begitu pria itu tidak akan bisa mencari celah keberadaan kita." jawab Via.


** bersambung **


__ADS_2