SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF
S.2 Rencana merampok Andreas


__ADS_3

Hari ini Via dan Samsul beserta beberapa anggota mereka telah merencanakan untuk mengambil beberapa barang dari tempat Andreas.


"Apakah kau yakin kalau kau sendiri yang akan terjun Via?" tanya Samsul kepada Via.


"Tentu aku sendiri yang akan melakukannya, Aku ingin memberikan balasan kepada Andreas. aku ingin pria itu merasakan apa yang namanya kehilangan." jawab Via.


"Kalau seperti itu.. Aku senang berarti kau adalah Vivian yang kami kenal sebelumnya." jawab Samsul.


Hari ini Via dan kelompoknya sudah bersiap-siap untuk menyusup ke salah satu gudang milik Andreas, sebuah gudang yang biasa diapakai untuk menyelundupkan barang-barang ilegal bahkan obat-obat terlarang.


"Kita akan kemana dulu?" tanya Samsul.


"Kita akan ke tempat pria itu, kelihatannya dia menyelundupkan beberapa barang ilegal." jawab Via.


"Barang apa itu?" tanya Samsul.


"Berlian, yang aku dengar pria itu telah menyelundupkan berlian dengan harga yang sangat fantastis ke negara ini agar tidak mengenai pajak yang banyak." jawab Via.


"Lalu?" tanya Samsul.


"Tentu saja kita akan mengambil barang itu, jika dia kehilangan barang itu kemungkinan besar pria itu akan gila mendadak." jawab Via.


Samsul tersenyum sembari mengacungkan dua jempolnya.


"Kau hebat." ucap Samsul.


"Tentu." jawab Via.


Hari ini Via dan teman-temannya sudah bersiap-siap untuk menyusup ke tempat Andreas,


"Kita berangkat sekarang Via?" tanya Samsul.

__ADS_1


"Tentu." jawab Via.


Akhirnya Via dan anggotanya telah pergi ke tempat Andreas, mereka harus berpencar karena tidak ingin tercium rencananya oleh orang lain. dengan sengaja Via memakai sebuah topeng yang begitu mirip dengan kulit manusia, Bia memakai topeng dirinya yang dahulu, karena pria itu wanita itu ingin sedikit memberi teror kepada Andreas.


Saat berada ditempat Andreas, Para anggota Via melakukan aksinya pada posisi masing-masing. keempat orang yang bersama Via selain Samsul..mereka memantau keadaan Bahkan mereka menaruh beberapa CCTV yang begitu kecil di tempat tersebut.


Salah satu peretas yang bersama Via, pria itu dengan sangat lihai nya mematikan CCTV dari tempat dia berada.


"Baik, semuanya sudah berjalan!" seru seorang pria yang bernama Jaka. pria itu begitu mahir meliukkan jari-jemarinya di atas laptop. Via masuk dengan begitu mudahnya, wanita itu melihat beberapa pria yang sedang menjaga sebuah ruangan yang berada di sebuah tempat kosong.


"Apakah kau pernah berfikir kalau di dalam tempat kosong ini akan ada barang berharga?" tanya Via kepada Samsul.


"Tentu tidak." jawab Samsul.


"Itulah kelicikan dari Andreas, kau harus belajar mengenal pria itu sedikit demi sedikit." ucap Via yang kemudian mengeluarkan sebuah senjata yang sudah dia beli dari sebuah negara.


Terlihat Via seperti mempunyai pistol namun pistol itu bukan berisi peluru melainkan berisi jarum.


"Apa yang akan kulakukan?" tanya Samsul.


"Lalu?" tanya Samsul kembali.


"Tentu saja kita harus melumpuhkan para penjaga itu, jika para penjaga masih sadar tentu saja kita tidak akan bisa masuk ke sana." jawab Via.


"Kenapa kita tidak langsung menghajar mereka saja?" tanya Samsul.


"Kita ini sedang bermain cantik, jadi kita tidak boleh meninggalkan barang bukti sedikitpun." jawab Via.


"Kau semakin hari semakin pandai saja, Apakah kau juga mengoperasi otakmu itu?" tanya Samsul.


"Kalau di luar negeri ada operasi otak agar otak menjadi pandai..Mungkin aku akan membawa kelompok kita ke sana semua agar menjadi pria dengan kemampuan yang luar biasa." jawab Via.

__ADS_1


Samsul tertawa, saat kemudian ternyata Via sudah mengeluarkan senjatanya. dia menembak satu persatu orang yang menjaga sebuah ruangan di bangunan kosong tersebut.


Zlepp..


Zlepp..


Sebuah jarum sudah menancap di beberapa tubuh para anak buah Andreas, Via harus menunggu sekitar 5 menit agar obat itu bereaksi.


5 menit kemudian


Ternyata obat itu sudah bereaksi sekitar 7 orang yang sedang berjaga tersebut langsung pingsan seketika.


"Ayo kita masuk!!" seru Via.


"Akhirnya Via dan Samsul sudah masuk ke dalam ruangan tersebut,


"Apa yang akan kita lakukan?" tanya Samsul.


"Tentu saja kita akan mencari lemari besi dari pria itu." jawab Via. Samsul terus meraba tembok yang ada di tempat itu. mereka berdua yakin kalau ada sebuah tempat rahasia untuk menaruh berlian-berlian itu.


Sekitar 10 menit kemudian akhirnya Via dan Samsul sudah menemukan sebuah tembok yang sedikit mencurigakan, Via menggunakan sebuah alat di telinganya untuk berhubungan dengan Jaka.


"Jaka aku telah menemukan lemari besi itu, Coba kau sambungkan ke komputer." ucap Via.


"Apakah kau tahu tanggal lahir pria itu?" tanya Jaka.


"Mana aku tahu, kau kira dia itu suamiku" jawab Via.


"Bagaimana kau coba dengan tanggal lahirnya." jawab Jaka.


"Aku kan sudah bilang kalau aku tidak tahu tanggal lahir pria itu." jawab Via.

__ADS_1


Akhirnya Samsul menyingkirkan tubuh pria dari depan alat itu.


** bersambung **


__ADS_2