SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF
Awal rencana Andreas


__ADS_3

1 Minggu kemudian


"Bagaimana mungkin perhiasan itu hilang!" seru Haikal.


"Perhiasan itu bukan saja hilang, tapi sebelum hilang perhiasan itu sudah dirusak Tuan!" seru salah satu anak buah Haikal.


Tatapan mata Vivian menatap salah satu pekerjanya yang kebingungan.


"Ada apa Sayang?" tanya Vivian kepada suaminya.


"Ada salah satu orang yang telah menyabotase perhiasan yang kita rancang, sayang. bahkan perhiasan itu telah Dia rusak sebelum mereka membuangnya." jawab Haikal.


"Bagaimana bisa seperti itu?" tanya Vivian.


"Entahlah, kemungkinan besar ada beberapa pesaing dari perusahaan ini yang ingin menghancurkan kita." jawab Haikal.


"Lalu bagaimana dengan pemilik perhiasan itu?" tanya Vivian.


"Dia tidak mau tahu, dia ingin mendapatkan ganti rugi 10 kali lipat dari uang yang telah dia berikan pada kita." jawab Haikal.


Vivian tentu saja terkejut, nominal perhiasan itu memang sangat luar biasa harganya namun jika 10 kali lipat itu berarti bisa-bisa pria itu memeras Haikal dengan seluruh uang yang dia miliki.

__ADS_1


"Sepuluh kali lipat?" tanya Vivian.


"Benar sayang.." jawab Haikal.


"Kalau seperti ini kemungkinan besar bukan hanya sabotase, ada seseorang yang ingin menghancurkan kita. Aku yakin dia adalah orang terdekat kita.." ucap Vivian yang membuat Haikal juga ikut berpikir seperti itu.


"Lalu apa yang akan kita lakukan sayang?" tanya Haikal kepada istrinya.


"Mintalah perpanjangan waktu dan bilang pada pria itu, kita akan memberikan bonus sepasang cincin Jika dia mau menunggu selama satu minggu." ucap Vivian.


"Apakah kau yakin dia mau mau menerima tawaran kita?" tanya Haikal.


"Aku akan memberikan desain itu secepat mungkin, dengan begitu kita berdoa semoga dia mau menerima perundingan ini." jawab Vivian.


"Saya akan memberikan sepasang cincin pernikahan yang tidak akan dimiliki oleh orang lain, Tuan. saya minta Anda tunggulah satu minggu, semua model dari perhiasan itu akan saya perbaiki dan Saya jamin Anda tidak akan kecewa dengan permintaan kami." ucap Vivian kepada kolektor perhiasan.


Mau tidak mau Akhirnya kolektor perhiasan itu menyetujui permintaan Haikal dan Vivian, dalam waktu 1 minggu Haikal dan Vivian harus mencari sebuah ide untuk menyenangkan kolektor perhiasan itu, jika mereka tidak berhasil kemungkinan besar perusahaan yang dimiliki Haikal bisa-bisa terancam gulung tikar.


Dari hari kehari Vivian terus memakai kemampuannya untuk membuat model perhiasan itu. Andreas yang mendengar kabar mengenai Vivian yang terus berusaha untuk menolong suaminya itu.. terlihat pria itu menyunggingkan bibirnya, dia benar-benar tidak yakin kalau Vivian bisa membantu suaminya. jika Haikal hancur Andreas yakin Vivian akan meninggalkannya.


"Aku tidak akan pernah yakin kalau kau bisa menemukan model perhiasan yang cocok untuk sang kolektor." ucap Andreas.

__ADS_1


"Bagaimana Tuan Andres, Apakah rencana kita sudah berhasil?" tanya Amrita kepada Andreas.


"Tenang saja, semua rencana kita akan berjalan dengan sangat bagus. kau jangan khawatir kau akan mendapatkan Haikal dan aku akan mendapatkan Vivian!" terlihat sekali kalau Amrita dan Andreas benar-benar ingin memiliki sesuatu yang bukan milik mereka.


Sedangkan di tempat lain terlihat Haikal dan Vivian sudah berhasil menyelesaikan pesanan dari sang kolektor. 5 hari telah mereka lalui.


Hari keenam akhirnya Vivian memberikan perhiasan kepada kolektor, tentu saja kolektor itu benar-benar sangat menyukai hasil dari rancangan yang diberikan oleh Vivian.


"Bagaimana Tuan, apakah Anda menyukainya?" tanya Haikal dan Vivian kepada si kolektor.


"Bagus, Tentu saja aku sangat menyukai perhiasan yang kalian buat. bahkan istriku benar-benar sangat menyukainya!" seru si kolektor.


Vivian dan Haikal bisa bernafas lega karena kolektor tersebut benar-benar menyukai perhiasan yang diberikan oleh Vivian dan Haikal. apalagi sepasang cincin dengan ornamen yang benar-benar tidak akan dimiliki oleh orang lain.


"Aku tidak pernah mengira istrimu sangat hebat Tuan Haikal!!" seru si kolektor.


Istri dari kolektor itu benar-benar membanggakan hasil karya yang diberikan oleh Vivian dan Haikal, bahkan wanita tua itu terus memamerkan satu set perhiasan yang dilapisi batu berlian.


"Kau tahu nona Vivian, perhiasan yang kau buat ini benar-benar sangat luar biasa. aku tidak akan pernah melirik toko perhiasan lain selain yang kau buatkan untukku!!" seru istri kolektor perhiasan.


Tentu saja hal itu membuat Vivian dan Haikal begitu bahagia, berbeda di tempat lain kebahagiaan yang ditunjukkan oleh Haikal dan Vivian belum terdengar oleh Andreas dan Amrita. karena mereka berdua masih mengira kalau sebentar lagi Vivian dan Haikal akan hancur.

__ADS_1


** bersambung **


__ADS_2