
Akhirnya Vivian kini telah menerima permintaan Tuan Bowo untuk pergi ke luar negeri, Wanita itu sudah memutuskan untuk membalas dendam kepada Andreas, membalaskan dendam semua orang yang telah dilukai oleh Andreas. dia akan mengambil semua miliknya, dia akan membuat suaminya kembali seperti semula.
Vivian kini sudah berada di sebuah rumah sakit yang ada di Amerika, wanita itu akan melakukan operasi plastik dan memulai kehidupan yang baru.
6 bulan kemudian..
Dari hari ke hari Vivian terus membuat dirinya kembali seperti semula, Wanita itu sudah berusaha untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. sekarang Vivian telah sehat total, wanita itu memutuskan akan kembali ke Indonesia untuk menghadapi Andreas. apalagi yang terdengar sekarang Andreas sudah mengambil alih kekuasaan perusahaan milik Vivian.
"Lihat saja aku pasti akan membalas semua sakit hati ini padamu." ucap Vivian dalam hati sembari menatap sebuah ponsel. media sosial yang ada di ponsel itu telah menunjukkan seorang pria kaya raya pengusaha, seorang pengusaha yang begitu tersohor.
Identitas Vivian kini sudah berubah, raut wajahnya, lekuk tubuhnya, bahkan Vivi yang kini sudah berubah hampir 80%. suara yang dimiliki Vivian sengaja di rubah agar dia benar-benar tidak dikenali oleh Andreas.
Identitas Vivian yang baru sekarang bernama Via Helena. seorang wanita muda yang berusia 21 tahun, sama seperti usia Haikal saat ini Haikal sekarang sudah berusia 22 tahun. hampir 2 tahun pernikahan Vivian dan Haikal, wanita itu terus menatap sebuah foto yang telah dia unggah dari media sosialnya sendiri.
"Tunggu lah Mas.. aku pasti akan menemuimu." ucap Vivian. wanita itu benar-benar akan membalaskan semua dendam yang telah menumpuk di hatinya.
"Apakah kau akan kembali ke Jakarta Via?" tanya Pak bowo kepada Vivian.
__ADS_1
"Tentu saja Ayah, aku pasti akan kembali ke Jakarta untuk menemui musuh kita itu." jawab Vivian.
Pak bowo juga ikut mengoperasi plastik wajahnya, pria yang berusia 50 tahun itu sekarang wajahnya sudah tidak sama lagi. identitas Pak Bowo juga sudah berubah, namanya bukan lagi pak Bowo melainkan Hendrawan seorang pengusaha sukses dari Singapura.
"Baiklah sayang, kita akan kembali ke Jakarta. kita akan membalaskan dendam kita kepada Andreas dan anak buahnya. Aku tidak akan melepaskannya." jawab Pak Hendrawan.
"Kau Tenanglah Ayah, aku pasti akan menghancurkan pria itu terlebih dahulu. Aku ingin meminta Ayah untuk menungguku disini, karena aku akan ke salah satu rumah sakit tempat suamiku berada." jawab Vivian.
"Apakah kau akan menemui suamimu?" tanya Pak Hendrawan kepada Via.
"Mengapa kau tidak ingin orang-orang yang ada di dekat suamimu mengetahui kalau kau masih hidup?" tanya Pak Hendrawan(p.Bowo).
"Aku tidak ingin mereka mengetahui kalau aku masih hidup, Ayah. jika hal itu terjadi aku takut jika salah satu dari orang-orang itu menghianati aku. berarti hal itu akan membuatku terjebak pada permainan kita sendiri." jawab Via.
"Kau benar sayang, ternyata pemikiranmu benar-benar sangat luar biasa." jawab Pak Hendrawan.
Akhirnya Via menggunakan sebuah kendaraan balap yang begitu dia gandrungi, sebenarnya saat menikah dengan Haikal wanita itu ingin sekali membeli beberapa motor besar. karena itu adalah kesukaan Vivian, karena Haikal tidak memperbolehkannya.. jadi Vivian mengurungkannya.
__ADS_1
Sekarang Wanita itu telah berubah, dia selalu menggunakan mobil sport dan motor gede.
Terlihat seorang gadis muda sudah memasuki area parkir Rumah Sakit, tatapan mata para pria yang ada di tempat parkiran terus menatap Vivian.
Seorang wanita muda yang begitu seksi memakai kacamata hitam berbalut jaket balap, terlihat Wanita itu sudah memasuki sebuah rumah sakit yang ada di Amerika. di setiap langkah kakinya para pria yang ada di rumah sakit itu terus menatap Via.
"Siapa wanita itu, kenapa dia memasuki area Rumah Sakit dengan memakai pakaian seperti itu." cibir salah satu perawat yang ada di ruangan rumah sakit. Via hanya tersenyum saat mendengar perkataan mereka, wanita itu tidak menghiraukannya.. langkah kakinya terus masuk ke dalam ruangan rumah sakit, beberapa saat kemudian langkah kakinya terhenti saat melihat ruangan yang telah menjadi tempat suaminya hampir 1 tahun ini.
Via memang tidak ingin masuk, wanita itu hanya menatap suaminya dari balik pintu kamar tersebut.
"Tunggulah Aku Mas, aku pasti akan kembali padamu. aku akan memberikan hukuman pada pria yang telah membuatmu seperti ini." ucap Vivian yang kemudian pergi dari kamar itu.
Air mata wanita itu tiba-tiba terjatuh saat melihat suaminya dalam kondisi yang benar-benar tidak dia inginkan.
** bersambung **
__ADS_1