
"Bagaimana bisa!!" seru Andreas.
ternyata Andrea sudah mengetahui kalau rencananya gagal, bahkan dengan sekuat tenaga Vivian terus membantu suaminya.
"Aku tidak pernah mengira kalau Vivian akan membantu suaminya seperti itu, Aku sudah berusaha untuk melakukan segala cara namun Kenapa semua rencana yang aku buat rasanya tidak pernah berjalan mulus sama sekali!!" seru Andreas.
Pria itu benar-benar harus mencari cara untuk membuat Haikal dan Vivian berpisah, namun yang terjadi saat rencana itu dibuat selalu saja membuat Haikal dan Vivian semakin kompak.
"Lihat saja, aku pasti akan mencari cara untuk membuat pria itu hancur di tanganku!!" seru Haikal.
Sebuah rencana yang benar-benar akan membuat Haikal menjadi pria yang mungkin akan melepaskan istrinya.
Dua hari kemudian
Akhirnya perhiasan yang di rencanakan oleh Vivian dan Haikal benar-benar sukses di pasaran. sepasang suami istri itu membuat gebrakan yang sungguh luar biasa, hari ini Vivian dan Haikal berencana untuk jalan-jalan keluar kota. Namun ternyata pak Atmaja tidak memperbolehkan Vivian untuk ikut jadi Pak Atmaja Bunda Irma serta Haikal Pergi untuk melakukan perjalanan bisnis tersebut.
Sedangkan Vivian terpaksa berada di rumah karena kondisi tubuhnya yang sedang tidak fit.
Vivian terus mengomel di rumahnya karena dia harus berada dirumah dan tidak bisa ikut suaminya untuk berjalan-jalan ke luar kota.
Sedangkan Haikal pria itu terus menelepon istrinya hingga membuat Vivian mengomel tidak karuan karena dia tinggalkan sendiri di rumah.
"Lihat saja, Kalau keadaanku sudah fit aku pasti akan jalan-jalan sendiri. berondong itu tidak akan ku ajak, lihat saja aku pasti akan membalas dia!!" seru Vivian yang dari tadi marah tidak karuan.
Sedangkan di tempat lain Haikal dan orang tuanya sedang berbelanja untuk membeli oleh-oleh.
__ADS_1
Saat mereka berada di Sebuah jalan raya yang akan menuju ke Jakarta, Entah mengapa tiba-tiba mobil yang yang di dikendarai oleh Haikal dan orang tuanya tidak bisa di rem. tiba-tiba kendaraan itu mengalami rem blong hingga membuat Haikal dan orang tuanya sangat ketakutan.
"Hati-hati Haikal!" seru Pak wiraguna yang terlihat begitu kebingungan. Bagaimana tidak laju mobil yang begitu kencang namun tidak bisa direm, hingga Hal itu membuat Haikal dan orang tuanya sangat ketakutan.
"Awas!!!"Seru bunda Irma.
Brakkk
Brakkk.
Suara tabrakan itu benar-benar tidak Bisa dihindarkan, mobil yang dikendarai oleh Haikal menabrak beberapa mobil yang ada di depannya. bahkan mobil Haikal juga ditabrak sebuah truk karena rem yang tidak bisa digunakan.
Prankk..
Sebuah gelas yang dipegang oleh Vivian tiba-tiba saja pecah, Hal itu membuat Vivian begitu kebingungan.
"Apa yang terjadi, Ada apa ini.." ucap Vivian. tubuh Vivian yang tiba-tiba bergetar, entah pikiran apa yang ada namun wanita itu tiba-tiba memikirkan suami dan kedua mertuanya.
Jantung Vivian terus berdebat tidak menentu, wanita itu terus memikirkan suami dan kedua mertuanya. hingga malam sampai larut suami dan mertuanya tidak kunjung menelpon bahkan ponsel yang dimiliki oleh Haikal tidak bisa dihubungi oleh Vivian sama sekali.
"Ada apa ini, mengapa ponselnya tidak bisa dihubungi.." ucap Vivian dalam hati sembari terus menelpon suami dan mertua nya.
4 jam kemudian
Setelah 4 jam kemudian, sebuah telepon masuk ke ponsel Vivian. dengan segera wanita itu mengangkat ponselnya, terlihat di sana nomor itu adalah nomor yang tidak dia kenal.
__ADS_1
"Halo ini siapa!!" seru Vivian.
"Maaf apakah benar ini keluarga dari Haikal Atmaja!" seru si penelepon.
"Iya benar ada apa, itu adalah nama suami saya?!" seru Vivian.
"Maaf mbak, Bisakah Anda ke rumah sakit kasih sejati yang ada di Jakarta. karena suami dan keluarga anda mengalami kecelakaan!!" seru penelepon.
Tentu saja Vivian yang mendapat kabar itu dengan segera wanita itu langsung berlari, berlari ke sebuah tempat yang mungkin akan memberikannya penjelasan.
"Pak antarkan aku ke rumah sakit kasih sejati!!" seru Vivian yang meminta tolong kepada sekutu pribadinya untuk mengantar dirinya.
Sekitar beberapa jam kemudian akhirnya di salah satu rumah sakit itu Vivian terus mencari keberadaan suaminya, sebuah kabar yang tidak pernah dipikirkan oleh Vivian saat itu. sebuah kabar yang mungkin akan membuat Andreas tertawa terbahak-bahak karena begitu bahagia.
"Di mana suami saya!!" seru Vivian.
"Apakah Anda keluarga Atmaja?!" tanya di perawat.
"Benar!" seru Vivian.
Tak berselang lama, akhirnya Vivian di bawah kesebuah tempat. disana terlihat seorang pria muda dengan kondisi yang sangat buruk.
"Di mana orang tua saya?" tanya Vivian.
"Maafkan kami Nona, karena kami tidak bisa menolong orang tua Anda." jawab si Dokter.
__ADS_1
** bersambung **