SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF

SUAMI BRONDONGKU YANG SANGAT POSESIF
Pria tua masa lalu Andreas


__ADS_3

"Aku tidak pernah mengira kalau ada seseorang yang bisa menghancurkan Andreas, aku yakin orang itu orang dengan kehebatan yang luar biasa." ucap Seorang Pria tua yang terlihat begitu bahagia Saat mendengar salah satu perusahaan Andreas telah hancur oleh seseorang.


Pak bowo adalah seorang pengusaha yang sangat disegani pada masanya, pria itu begitu baik dan selalu suka membantu orang-orang yang ada di sekelilingnya. Andreas adalah salah satu anak buah Pak bowo, pria itu sudah menganggap Andreas sebagai anak angkatnya. namun yang terjadi saat pria tua itu memberikan kepercayaan penuh kepada Andreas, karena pria itu tidak memiliki satu keturunan pun.


Hal itu membuat Andreas gelap mata dan menguasai sedikit demi sedikit seluruh harta milik Pak bowo. bahkan Andreas juga membuat istri Pak bowo meninggal dunia saat insiden kecelakaan Pak bowo dan sang istri.


"Aku masih ingat Bagaimana kau berusaha membunuhku, wanita yang ku cintai telah meregang nyawa karena ulahmu. aku selalu berdoa kepada Tuhan agar suatu saat kau mendapatkan balasan, Lihatlah salah satu perusahaan mu telah hancur..Aku yakin sedikit demi sedikit orang itu akan menghancurkan dirimu Hingga tidak tersisa, dasar kau pria psikopat tidak tahu diri." guman Pak bowo.


Pria itu benar-benar merasa senang karena dia telah mendapat kabar Kalau Andreas mengalami kehancuran sedikit demi sedikit.


"Aku berdoa kepada Tuhan agar siapapun itu yang telah membantuku untuk membalaskan dendam yang ada pada hatiku ini. semoga dia selalu dilindungi." ucap pak Bowo.


Salah satu orang kepercayaan Pak Bowo mendatangi pria tua itu.


"Bagaimana, Apa Yang Kau dapatkan lagi selain kabar itu?" tanya Pak bowo kepada orang kepercayaannya.


"Kelihatannya orang itu akan menghancurkan Andreas sedikit demi sedikit Tuan, bahkan pria psikopat itu Kelihatannya sudah mendapatkan musuh yang sebanding dengannya. kemungkinan besar orang itu memiliki dendam yang sama seperti anda." jawab orang kepercayaan pak Bowo.


"Dengarkan Aku Salam, Aku tidak ingin apapun..Aku hanya ingin mendengar kabar kehancuran pria itu, seorang pria busuk yang telah aku ambil dari jalanan. kuberikan dia tempat tinggal Kurawat dia, aku berikan kepercayaan.. namun yang terjadi Dia malah menusukku dari belakang." ucap pak Bowo.


"Anda harus selalu menjaga kesehatan anda Tuan, jika anda ingin melihat kehancuran pria itu.." jawab Pak salam.

__ADS_1


"Tentu saja Salam, aku pasti akan menjaga kesehatan ku, aku tidak mau mati karena aku ingin melihat kematian Andreas terlebih dahulu." jawab Pak Bowo.


Terlihat Pak Salam tersenyum saat mendengar kata-kata majikannya itu, Seorang Pria tua yang seumuran dengan pak Bowo. bahkan pria itu telah bekerja pada Pak bowo semenjak usia Pak bowo masih muda, hingga Pak Bowo mengalami kebangkrutan, Pak salam selalu menjaga pak Bowo.


"Apakah anda ingin ke makam Nyonya,Tuan?" tanya Pak salam.


"Iya Salam, Aku ingin ke makam istriku. aku ingin memberitahukan istriku mengenai kabar Ini, aku tahu pasti dia sangat bahagia di alam sana." jawab Pak Bowo.


Akhirnya Pak Salam mengantar Pak Bowo ke makam sang istri, pria itu benar-benar bahagia bahkan mendoakan orang yang telah menghancurkan Andreas agar dia selalu dilindungi oleh Tuhan.


Berbeda di tempat lain terlihat sekali kalau Vivian sekarang mempersiapkan rencana-rencana yang sangat matang untuk menyeret Andreas ke penjara. karena Andreas adalah seorang pria yang sangat sulit untuk disentuh oleh siapapun.


"Halo Vivian.." ucap Feri.


"Halo Mas." jawab Vivian.


"Bagaimana kondisimu?" tanya Feri kepada Vivian


"Mas lihat sendiri kan kalau aku baik-baik saja."Jawab Vivian.


"Aku senang kalau kau baik-baik saja." ucap Feri.

__ADS_1


"Lalu Bagaimana kondisinya, Apakah dia baik-baik saja?" tanya Vivian kepada Feri.


"Tentu saja dia baik-baik saja, kondisinya sedikit membaik walaupun dia masih belum sadar dari koma yang dia alami." jawab Feri.


"Aku titip suamiku padamu ya, Mas. jaga dia baik-baik, aku akan terus mencari bukti-bukti mengenai kejahatan Andreas, karena pria itu sangat sulit untuk disentuh." ucap Vivian.


"Terkadang Mas sangat khawatir dengan semua yang kau lakukan Vivian, Apakah tidak lebih baik kau menyerahkan semua itu pada pihak kepolisian?" tanya Feri.


"Tenang lah Mas, aku akan baik-baik saja." Jawab Vivian.


Ferry masih belum mengetahui siapa Vivian yang sebenarnya, Bagaimana masa lalu Vivian bersama para pekerja yang ada di restoran tersebut.


"Kau harus berhati-hati, Karena Mas ingin saat suamimu sudah sadar dari koma kau dalam kondisi sehat-sehat saja." pinta Feri.


"Mas Tenang saja, aku akan baik-baik saja jadi jangan khawatir." jawab Vivian.


"Apakah kau akan terus menyelidiki Andreas?" tanya Ferry.


"Tentu saja Mas, aku akan terus mengejarnya sampai aku mendapatkan bukti kecelakaan dari keluargaku." jawab Vivian.


** bersambung **

__ADS_1


__ADS_2