
Sebuah pemandangan yang begitu cantik, mempesona dan benar-benar membuat mata Andreas terus menatap seorang tamu yang baru datang bersama dengan suaminya.
Siapa lagi kalau bukan Vivian, pria itu benar-benar begitu terpesona dengan kehadiran Vivian bersama dengan suaminya. tatapan mata Andreas seolah tidak berkedip sama sekali saat melihat kedatangan wanita yang dari tadi dia cari keberadaannya.
"Hai, Haikal!" seru Andreas.
"Tuan Andreas." jawab Haikal.
"Ayo silakan kau nikmati pesta ini, karena para tamu yang lain sudah datang!" seru Andreas. Haikal mendatangi pria itu, menjabat tangannya tanpa mempunyai pemikiran negatif sama sekali.
Tatapan mata Andreas terus menatap Vivian.
"Cantik.." ucapan Andreas dalam hati saat melihat penampilan Vivian yang begitu cantik luar biasa.
Sedangkan Amrita terlihat Wanita itu sudah datang bersama dengan orang tuanya, penampilannya bak seperti model kelas atas yang akan menghadiri acara pemotretan.
"Ternyata Tuan Andreas mengundang wanita itu juga ya." ucap Vivian.
Haikal menatap kemana arah pembicaraan istrinya tersebut, ternyata yang dimaksud adalah Vivian Amrita.
__ADS_1
"Sudahlah sayang, Jangan hiraukan wanita itu lagian ngapain juga kita harus menghiraukannya. kita tidak ada urusan dengan wanita itu." ucap Haikal yang kemudian memeluk istrinya untuk berbaur dengan tamu yang lain.
"Kau benar sayang, namun terkadang otakku ini selalu sepaneng saat melihat dia, bahkan dengan terang-terangan dia menghinaku untuk merebutmu." jawab Vivian.
"Ngapain juga kau harus menghiraukan wanita seperti dia, kau itu istriku dan akan selalu jadi istriku untuk selamanya." ucap Haikal. Vivian yang mendapatkan perkataan seperti itu dari suaminya wanita itu tersipu malu.
"Dari hari ke hari ternyata brondong kesayanganku ini semakin pandai memuji istrinya ya." ucap Vivian.
"Tentu saja aku harus pandai menggoda Istriku, kalau tidak malah istriku nanti digoda orang lain." jawab Haikal.
"Memangnya kau belajar dari mana cara berkata romantis seperti itu?" tanya Vivian.
"Nanti kalau kamu sudah menjadi Ayah, jangan sampai kata-katamu itu selalu kau gombalkan pada banyak wanita, Awas ya." bisik Vivian ditelinga sang suami.
"Memangnya kamu sudah hamil ya?" tanya Haikal.
"Aku tadi kan bilang...kalau kau sudah menjadi seorang ayah, Awas ya kalau kau berani menggoda para wanita yang ada di sana." ucap Vivian yang membuat Haikal tersenyum.
"Aku tidak akan pernah melakukan hal itu, karena cintaku itu hanyalah untukmu." jawab Haikal.
__ADS_1
Tatapan mata Andreas dan Amrita terus menatap Vivian dan Haikal yang dari tadi terus bercanda gurau. bahkan sepasang suami istri itu benar-benar merupakan pasangan yang begitu berbahagia, Tak ada kata yang bisa diucapkan oleh orang lain saat melihat kebahagiaan yang benar-benar telah terpancar.
"Lihatlah, ternyata Tuan Haikal dan nyonya Vivian benar-benar pasangan yang sangat serasi!" seru beberapa teman bisnis Haikal.
"Terima kasih Tuan, karena memang saya benar-benar mencintai istri saya." jawab Haikal.
"Kalau begitu Bagaimana kalau sekarang kita melakukan dansa bersama, istrimu pasti akan sangat bahagia!" seru para pembisnis.
Akhirnya di pesta itu musik telah dimainkan, sebuah senyum terukir indah di bibir Andreas karena rencananya akan berjalan sesuai dengan keinginannya. sebuah lagu romantis yang begitu mengalun indah saat para tamu sudah mulai menggerakkan tubuh mereka. suara musik jazz yang benar-benar membuat suasana romantis.
"Kau tahu sayang, lagu ini benar-benar membuatku ingin tertidur." ucap Vivian.
"Kok mendengar suara jazz malah kau ingin tidur?" tanya Haikal.
"Karena suara semerdu ini membuatku ingin selalu tertidur di pundak kokoh mu itu." jawab Vivian yang membuat Haikal tersenyum. tentu saja senyum yang ditunjukkan oleh Haikal adalah senyum kebahagiaan, rasa malu dan benar-benar sangat menyukai kata-kata istrinya.
"Lihat saja ya.. kalau sudah pulang akan kubuat kau tidak bisa bangun seperti beberapa hari yang lalu.." bisik Haikal di telinga sang istri. tentu saja hal itu membuat wajah Vivian langsung bersemu merah dengan kata-kata yang diucapkan oleh suami.
** bersambung **
__ADS_1