
Setelah meneror Andreas selama beberapa hari, tentu saja Via benar-benar sangat bahagia. namun hari ini Via mendapatkan sebuah kabar dari salah satu Dokter yang telah dibayar dengan sangat mahal untuk memberikan semua informasi kepada dirinya mengenai Sang suami.
Ternyata dia adalah salah satu Dokter yang melakukan pemulihan kepada Via setelah operasi plastik.
"Iya ada apa Dok?" tanya Via kepada salah satu Dokter yang ikut merawat Haikal.
"Apakah kau tidak ingin melihat suamimu, dia sudah mulai bereaksi. jari-jemarinya juga mulai bisa dia gerakan ucap sang Dokter.
"Jantung terus berdebar ketika mendapatkan kabar mengenai Haikal.
"Benarkah, lalu Bagaimana keadaan Suamiku itu Dokter?" tanya Via.
"Aku tidak bisa menjelaskannya secara detail. namun kalau kau bisa segeralah kau datang kemari, kelihatannya dia sedang menunggu kedatangan mu." jawab sang Dokter.
"Baik Dokter, Aku akan segera ke tempat itu. karena aku juga sangat merindukan suamiku." jawab Via.
Setiap hari Dokter yang dulu merawat Via selalu memberikan video keadaan suaminya, tidak pernah seharipun Via tidak mendapatkan kabar dari Haikal.
"Ada apa Via?" tanya Tuan Hendrawan kepada Via.
"Ayah, aku harus segera ke Amerika." jawab Via yang secara tiba-tiba.
"Memangnya ada apa?" tanya Tuan Hendrawan yang terlihat begitu bingung. saat Putri angkatnya wajahnya terlihat ingin menangis.
"Suamiku sudah bisa menggerakkan tubuhnya Ayah." jawab Via.
"Benarkah?" tanya Tuan Hendrawan.
"Iya, Ayah aku sangat bahagia." jawab Via.
__ADS_1
"Tenanglah Sayang, kita akan mencari waktu untuk pergi dari tempat ini. kau tahu sendiri kan Bagaimana sifat dari Andreas itu, jika kita tiba-tiba pergi dari tempat ini, maka kita akan dalam masalah kemungkinan besar pria itu akan mencari keberadaan kita. apalagi jika dia tahu Kalau suamimu masih hidup." jawab Tuan Hendrawan.
"Baiklah ayah, aku besok akan mencoba untuk berbicara dengan pria itu, aku akan menggunakan 1000 cara agar dia tidak curiga padaku." jawab Via.
"Lalu, apa yang akan kau lakukan?" tanya kepada Via.
"Pokoknya aku akan melakukannya Ayah, Bisakah Ayah menolongku." ucap Via.
"Memangnya ada apa?" tanya Tuan Hendrawan.
"Kemasi barang-barang Ayah dan barang-barangku, kita pergi beberapa waktu saja. karena aku tidak ingin kita dalam masalah." jawab Via.
"Baiklah sayang, Ayah percaya padamu." jawab Tuan Hendrawan.
Hari-hari yang dilalui Tuan Hendrawan sekarang terasa berbeda, ada seorang wanita muda yang sekarang selalu memanggilnya Ayah ketika dia pulang dari perusahaan.
"Salam, tolong kau kemasi barang-barang kita. karena besok kita akan ke Amerika." pinta Tuan Hendrawan kepada Pak Salam.
"Suami dari Via sudah sedikit sadar." jawab Tuan Hendrawan.
Pak Salam sangat bahagia saat mendengar sebuah berita dari majikannya, tanpa bertanya lagi akhirnya Pak Salam membantu Tuan Hendrawan untuk mengemasi barangnya.
Terlihat Via sudah menelepon Andreas, Via meminta pria itu untuk menemuinya di restoran.
1 jam kemudian..
"Ada apa Via?" tanya Andreas kepada Via. pria itu menatap Via yang terlihat begitu pucat.
"Andre..." ucap Via sembari memegang salah satu tangan Andreas.
__ADS_1
"Ada apa Via?" tanya Andreas.
"Bisakah aku meminta tolong kepadamu?" pinta Via kepada Andreas.
"Ada apa, ada apa denganmu?" tanya Andreas yang begitu kebingungan. pria itu sangat ketakutan saat melihat perkataan Via.
Sesaat kemudian Via sudah mengatakan semua karangan bohong yang dia siapkan,
"Ada apa Via, Memangnya ada apa denganmu?" tanya Andreas.
"Akhirnya Via menceritakan semua cerita mengenai ayahnya yang sedang sakit, operasi jantungnya sedikit kacau karena begitu shock saat mendengar salah satu temannya telah berkhianat.
Tuan Bowo telah mengambil semua identitas mengenai Tuan Hendrawan dan Putri nya, jadi garis besarnya identitas yang dipakai oleh Tuan Hendrawan adalah identitas asli dari seorang pengusaha yang telah meninggal hampir satu tahun yang lalu bersama dengan putrinya. dengan segera pak Bowo mengambil semua identitas tersebut, bahkan mengambil alih seluruh aset yang dimiliki oleh pria itu, mungkin ada beberapa Dokter yang mengetahuinya namun Pak bowo mempertegas kalau Apa yang dia lakukan hanya untuk menyelamatkan orang-orang disekitar Pak Hendrawan dan putrinya.
Akhirnya salah satu orang kepercayaan Bapak Hendrawan mengizinkannya, bahkan salah satu kepercayaan Pak Hendrawan itu telah memegang salah satu perusahaan yang dimiliki oleh pria yang meninggal sekarang digantikan oleh pak Bowo.
"Apa yang harus aku lakukan, Via?" tanya Andreas kepada Via.
"Aku dan Ayah harus segera pergi ke Amerika, aku harus memeriksakan keadaan Ayah. setelah kecelakaan itu aku juga harus melakukan beberapa pengecekan pada tubuhku karena aku takut akibat dari kecelakaan itu sama seperti kecelakaan yang dirasakan oleh ayah sekarang." Jawab Via.
"Lalu kau meminta bantuan ku apa?" tanya Andreas.
"Aku minta tolong padamu untuk menjaga beberapa perusahaan milik ayah dan dua restoran yang aku miliki, tolong jagalah para anak buah aku. mereka adalah keluargaku.. Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada mereka." pinta Via kepada Andreas.
Hati Andreas benar-benar berbunga saat wanita pujaan hatinya mempercayakan seluruh apa yang dia miliki kepadanya, itu tandanya kalau Via juga mempunyai perasaan kepada Andreas. itu adalah pemikiran yang ada dipikiran Andreas,
"Apakah aku perlu mengantarmu ke Amerika?" tanya Andreas.
"Tidak usah, nanti perusahaanmu tidak ada yang menghandle. kalau keadaan ayahku sudah baikan Aku akan segera kembali." jawab Via.
__ADS_1
** bersambung **