
"Aku benar-benar tidak akan pernah mengira kalau ada orang lain yang datang ke tempat ini dan mengatakan kalau dia ingin menemui kami." ucap Samsul.
"Kenapa aku tidak boleh mengatakan hal itu?" tanya Via.
"Karena kami tidak pernah bertemu denganmu." ucap Samsul dan yang lain.
"Ternyata kalian tidak bisa melihat seseorang dari jati dirinya, kalian hanya melihatnya dari rupa saja." ucap Via yang membuat orang-orang yang ada di restoran itu semuanya langsung tersentak.
"Siapa kau sebenarnya?!" seru Samsul.
"Tadi kau menelponku dan meminta Aku kesini, lalu Mengapa sekarang kau bertanya padaku?" tanya Maria.
Samsul kembali tersentak dengan kata-kata wanita muda yang ada di depannya itu,
"Tidak mungkin.. tidak mungkin kalau kau adalah Vivian." jawab Samsul.
"Kenapa tidak?" tanya Via.
"Karena Vivian yang aku kenal Bukan dirimu." jawab Samsul.
Akhirnya Vivian menceritakan segalanya kepada Samsul.
sekitar 30 menit kemudian
"Aku benar-benar tidak percaya kalau pria itu aku akan melakukan hal ini, bahkan pria itu terlihat seperti seorang pria yang mempunyai moral yang begitu baik." ucap Ani.
"Terkadang kita tidak bisa melihat Apa isi hati seseorang yang sebenarnya." jawab Via.
__ADS_1
"Lalu apakah Ayah angkat mu tahu kalau kau kesini?" tanya Ria.
"Tentu saja Ayah angkat ku tahu kalau ke sini, aku sudah menceritakan segalanya kepada ayah angkatku itu. bahkan pria tua itu juga adalah korban dari Andreas." jawab Via.
Orang-orang yang ada di restoran benar-benar tidak habis pikir, memangnya Andreas itu terlahir dari apa.. mengapa Dia benar-benar kejam, seorang psiko seperti Andreas tidak akan pernah menghentikan semua kejahatannya.
Samsul benar-benar sangat shock, seorang wanita muda yang terkenal begitu tomboy kini telah berubah wajahnya sedikit kebulean.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan. kami harus memanggilmu Vivian atau Via?" tanya Ani kepada Via.
"Tentu saja kalian harus memanggilku Via, kalau kalian memanggilku Vivian rencana kita pasti akan hancur." jawab Via.
"Saat kau tidak ada di sini aku dan teman-teman sudah menyelidiki pria itu, kami sudah mengetahui dimana beberapa tempat yang menjadi gudang penyelundupan barang-barang terlarang itu." ucap Samsul.
"Selama 6 bulan ini aku benar-benar sangat tersiksa, aku terus memikirkan suamiku yang masih koma dan Belum sadar. aku seperti seorang wanita yang tidak mempunyai keluarga sama sekali, aku dan Pak Hendrawan saling menguatkan satu sama lain, hal itu membuat kami menjadi seperti ini." jawab Via.
"Apakah kau tidak suka dengan diriku yang sekarang?" tanya Via.
Samsul hanya diam, pria itu tidak menjawab perkataan dari Via.
"Aku tahu kalian merasa asing dengan wajahku ini, namun Kalian juga tidak akan tahu bagaimana kondisi ku ketika pria itu meletakkan bom di mobilku. kondisi ku benar-benar sangat mengenaskan bahkan wajahku tidak bisa di kenali, aku harus berusaha bertahan hidup, mengembalikan kondisi ku dan melakukan operasi berkali-kali. 6 bulan lamanya aku harus memulihkan tubuhku setelah operasi, aku seperti seorang wanita yang berbeda kala itu, namun sekarang aku sangat yakin dengan diriku yang baru. aku akan bisa menjebak Andreas." ucap Vivian. .
Ria dan Ani nampak memberikan pelukan kepada Via.
"Mengapa hidupmu selalu dipenuhi dengan cobaan Via, Mengapa kau harus selalu menderita seperti ini.." ucap Ani yang kemudian memeluk sahabatnya itu.
"Pasti ada kebaikan di setiap cobaan yang diberikan oleh Tuhan." jawab Via.
__ADS_1
"Kau benar." jawab Ria yang ikut memeluk Via.
"Aku akan membawa kalian semua pindah ke Jakarta, Sedangkan para pegawai yang lain akan memegang restoran ini." ucap Via.
Samsul, Ani dan Ria menganggukkan kepalanya. Sedangkan para anggota yang lain Mereka tampak bersemangat ingin membantu Vivian untuk membalaskan dendamnya. kami akan selalu membantumu Apapun yang terjadi!!" seru orang-orang yang ada di restoran tersebut.
1 minggu kemudian
Terlihat Via sudah berada di Jakarta, dengan pekerjaan barunya wanita itu membuka sebuah restoran dan meminta Ria, Ani dan Samsul merubah penampilannya.. anggap saja mereka sedang menyamar.
Dengan sengaja Via mengundang para rekan bisnis ayahnya untuk datang di pembukaan restoran sekaligus tempat untuk berkumpulnya para anggota Via.
"Selamat Nona Via." ucap salah satu teman Tuan Hendrawan.
"Terima kasih, Tuan." jawab Via.
Andreas juga datang ke pembukaan restoran Via, pria itu benar-benar sangat senang saat berada di tempat wanita yang begitu membuatnya jatuh cinta.
"Selamat datang, tuan Andreas." ucap Via.
"Aku senang karena kau mengundang ku." jawab Andreas.
"Kau akan terjerat pada permainanku." guman Via dalam hati sembari tersenyum kepada Andreas.
"Restoran ini sangat besar." ucap Andreas.
"Iya, tuan. karena ini adalah tempat yang sedikit terbengkalai karena bangkrut." Jawa Via.
__ADS_1
** bersambung **