
4 hari kemudian
Kehidupan ini benar-benar membuat Via begitu bahagia, sekarang Andreas sudah merasakan sedikit demi sedikit Bagaimana rasanya dikhianati dan dihancurkan
"Aku akan selalu menantimu, menanti semua tangismu ketika kau sudah mengetahui seluruh harta yang begitu kau cintai sekarang telah hilang." ucap Via yang tersenyum saat berada di restorannya
Andreas sudah mengetahui kalau barang-barang yang ada di tempat yang begitu dia rahasiakan telah hilang. pria itu benar-benar tidak akan bisa menahan kemarahannya, seluruh penjaga yang ada di bangunan kosong itu dibunuh oleh Andreas dengan sangat kejamnya, tidak akan ada yang tahu mengenai pembunuhan itu. karena Andreas adalah tipe seorang pria yang begitu licik dan begitu pandai menyimpan seluruh rahasia.
Andreas mencoba menenangkan dirinya, seluruh anggota yang dia miliki kini telah dikerahkan untuk mencari dalang Siapa yang telah berani mencuri darinya. berhari-hari lamanya pria itu mencari keberadaan orang yang telah mencuri darinya.
Brakk..
Aaaaaa!!!
Andreas terus berteriak-teriak, pria itu benar-benar seperti seorang pria yang sedang lari maraton. bagaimana Tidak sudah 3 hari ini dia terus mencari keberadaan dari pelaku pencurian yang ada di tempatnya, sudah 3 hari pula dia masih belum mendapatkan Siapa dalang dari pencurian itu.
"Kenapa kalian benar-benar bodoh, Kalian tidak bisa mendapatkan orang-orang itu!!" seru Andreas.
"Maaf Tuan, kami sudah melacak seluruh organisasi bawah tanah dan beberapa perampok terkenal. namun semuanya nihil." jawab anak buah Andreas.
"Benar Tuan, bahkan saya sudah menyusuri beberapa tempat untuk mencari dan melacak keberadaan barang-barang itu." ucap Toni.
Pria itu tidak ingin mendapatkan murka dari Andreas karena orang lain.
"Bagaimana mungkin dia tidak bisa kita dapatkan!!" teriak Andreas.
__ADS_1
Tidak ada yang berani menjawab perkataan pria itu, mereka hanya terdiam menunduk dengan raut wajah yang penuh ketakutan. sekitar 5 menit kemudian ponsel Andreas terlihat mendapatkan notifikasi dari seseorang. Andreas membuka notifikasi itu ternyata notifikasi itu dari Via, sebuah senyum terukir di bibir Andreas ketika dia mendapatkan sebuah notifikasi dari Via.
Sesaat kemudian keluh kesah dan kemarahannya langsung meredah.
"Kalian cari seluruh penjahat dan organisasi yang ada di tempat ini, aku tidak ingin kalian ceroboh karena aku ingin semua milikku tetap utuh padaku!!" seru Andreas.
Tatapan mata Toni menatap Andreas yang tiba-tiba sudah berubah,
"Siapa yang menelpon Tuan Andreas, tiba-tiba Kenapa dia emosinya langsung meredah." guman Toni dalam hati.
"Ayo Toni, Sekarang kau ikut aku untuk ketempat Via. karena dia mengundang kita untuk makan malam bersama di restorannya." ucap Andreas.
"Memangnya ada acara apa Tuan?" tanya Toni.
Tentu saja pria itu langsung tersenyum, sebuah senyum yang benar-benar sangat membahagiakan.
"Baiklah Tuan." jawab Tony.
Toni juga merasa sangat senang, ketika dirinya diajak oleh Andreas ke tempat Via. karena pria itu juga ingin menemui gadis muda yang telah membuat jantungnya berdebar tidak karuan.
1 jam kemudian
Andrea sudah berada di restoran milik Via, terlihat di restoran itu suasananya benar-benar sangat ramai.
"Lihat Tuan, di tempat ini benar-benar sangat ramai. kelihatannya wanita itu ingin membagi-bagi makanan secara gratis." jawab Toni.
__ADS_1
"Aku tidak peduli Toni, yang penting aku bertemu wanita itu." jawab Andreas.
Akhirnya Andreas dan Tony masuk ke restoran itu, di sana terlihat seorang gadis muda dengan wajah blasteran itu sedang melayani para tamu.
"Wow Wanita itu benar-benar sangat cantik, bahkan hatinya juga mulia." guman Toni dalam hati sembari menatap wajah Via dari tadi.
Langkah kaki Andrea sudah mendatangi Via, pria itu dengan segera tersenyum kepada Via yang sedang melayani para tamu yang mengambil makanan gratis tersebut.
"Kalian makanlah dengan kenyang, Nanti kalau sudah selesai ambillah sembako di luar. di tempat teman-temanku." ucap Via kepada para tamu. suaranya yang begitu lembut membuat tatapan mata Andreas terus menatap Via, walaupun wanita ini saat berbicara denganku sangat kasar.
"Ternyata hatinya sangat lembut juga." guman Andreas dalam hati Via menatap Andreas yang sudah datang.
"Andreas sini!!" seru Via. dengan sengaja Via melambaikan tangannya kepada Andreas dan meminta pertolongan padanya. saat Andreas berada di samping Via... tiba-tiba wanita itu langsung melepaskan jas yang dipakai oleh Andreas,
"Kamu mau apa?" tanya Andreas.
"Aku tadi meneleponmu untuk meminta bantuan padamu, kalau kau membantuku dengan memakai jas seperti ini bagaimana kau bisa membantuku." jawab Via sembari tersenyum kepada Andreas.
Deg..
Deg..
Jantung Andreas terus berdetak tidak karuan saat mendapatkan perlakuan seperti itu dari Via. sebuah senyum benar-benar terukir indah, Entahlah kalau pria itu tahu bahwa Via adalah pencuri yang telah mencuri barang berharga nya.. namun mungkin perlakuan Andreas akan berubah.
** bersambung **
__ADS_1