
Hari ini adalah hari libur untuk Lian dan Cyra.
Kebetulan dirumah mereka juga kedatangan mami Luci dan papi Bram.
"Nak, hari ini kalian apa tidak jalan-jalan bersama Angel?" tanya mami Luci kepada Lian dan Cyra.
Mereka semua saat ini berada dimeja makan.
Angel terlihat senang mendengar apa yang barusan diucapkan sang oma. Dia sendiri tidak berani mengungkapkan langsung kepada orang tuanya jika dia ingin jalan-jalan, terutama dengan mamanya.
"Belum ada rencana ma?" jawab Lian.
"Iya kalian berdua jalan sama-sama buat anak kalian senang" timpal papi Bram.
"Cyra hari ini ada kerjaan mi, pi!" jawab Cyra menatap kedua mertuanya.
Lian dan Angel pun terdiam melihat ke arah Cyra, karena mereka berdua juga sudah tahu jika Cyra atau mamanya ini akan mencari alasan untuk tidak bersama mereka.
"Loh Cyra, ini kan hari minggu jangan kamu gunakan waktu untuk terus bekerja itu tidak baik" ucap mami Luci.
"Iya Cyra, lihat papi juga selalu meliburkan diri jika memang waktunya hari libur" papi Bram ikut bicara.
"Iya mi, Cyra besok ada kerjaan banyak" jawab Cyra dengan muka lusuhnya yang dibuat-buat olehnya.
__ADS_1
"Sudah, jangan dilanjutkan kerjaan itu, besok juga masih ada waktu mu, jangan terlalu menyia-yia kan waktu mu dengan suami dan anak mu, apalagi untuk pekerjaan" ucap mami Luci.
"Mami, Lian, keluarga ini tidak pernah sekali pun melarang kamu bekerja, hanya mami minta kamu jangan sampai lupa tanggung jawab sebagai seorang istri" ucap mami Luci.
"Apanya mi, dia sudah meminta ku berhenti bekerja" batin Cyra sambil menatap Lian.
"Dulu mami juga bekerja kog, waktu baru nikah, habis melahirkan, hingga Lian besar, tanya papi! Papi mu tidak pernah melarang mami bekerja, malahan mendukung mami" kenang mami Luci.
"Iya kah itu pi?" tanya Lian untuk mencari kebenarannya.
"Iya" jawab papi tersenyum.
"Lalu mami berhenti kerja kapan?" tanya Cyra penasaran.
Sedangkan Angel hanya diam mendengarkan pembicaraan orang dewasa.
"Tetapi mami mu ini selalu membagi waktu dengan sangat baik" ucap papi Bram memuji istrinya ini.
"Papi bisa saja" jawab mami Luci tersipu malu.
"Maaf ya Cyra, mami tidak bermaksud menyinggung mu berbicara begini" ucap mami Luci yang merasa sedikit tidak enak dengan menantunya ini.
"Tidak mi, Cyra mengerti maksud mami kog, bisa jadi pelajaran untuk Cyra" jawab Cyra tersenyum.
__ADS_1
"Cucu opa mau jalan-jalan kan?" tanya papi Bram kepada Angel.
"Mau opa?" jawab Angel dengan riangnya.
"Lihat Lian, Angel, anak kalian sangat bahagia tahu jika kalian akan mengajaknya jalan bersama" ucap papi Bram sambil mengelus kepala Angel yang kini Angel mendekap kepada opa nya.
"Iya pa, Lian dan Cyra akan membawa Angel jalan-jalan" tentu ini sangat membuat Lian senang karena bisa melihat anaknya bahagia karena jalan dengan mama dan papanya.
"Bagaimana Cyra, kamu mau kemana?" tanya Lian.
"Terserah kamu" jawab Cyra sambil meneguk air minumnya hingga habis.
"Kalau tidak, Angel yang mau kemana?" tanya Lian kepada anaknya.
"Cucu oma mau kemana?" tanya mami Luci sambil menatap Angel yang terlihat seperti sedang berpikir.
"Angel mau ke taman kota saja oma" jawab Angel.
"Ketempat kecil itu, apa enggak ada tempat lain?" tanya Cyra menatap anaknya.
"Iya ma, yang penting Angel bisa jalan-jalan dengan mama dan papa" jawab Angel dengan tersenyum manis.
"Baik lah, kita kesana habis ini ya" ucap Lian mengambil kesimpulan akhir.
__ADS_1
"Ok pa!" jawab Angel.
Tentu tidak dengan Cyra, dia terlihat malas karena harus ketempat seperti itu.