
Sudah 3 tahun berlalu kini Angel sudah berusia 8 tahun, anak perempuan ini sudah terlihat sangat cantik dan semakin menjadi anak yang manis serta ceria. Saat ini Angel sudah tidak kekurangan kasih sayang walaupun didalam 1 rumah dia tidak mempunyai orang tua yang lengkap.
Lian dan anaknya masih tinggal dirumah orang tuanya, mami Luci dan papi Bram yang meminta hal itu. Sedangkan Cyra masih tetap tinggal dirumah pemberian dari Lian. Kini Cyra telah membuka sebuah usaha kecil-kecilan dia berahli profesi menjadi seorang owner dari sebuah butik, ya dia menjual pakaian dengan model-model terkini.
Lian dan Cyra telah memutuskan untuk memberikan kasih sayang yang tidak kurang untuk Angel. Jadi selama 1 minggu Cyra bisa 3 hari bersama Cyra dirumahnya dan 3 hari bersama Lian dan keluarga sisa 1 harinya mereka sisakan untuk liburan atau jalan bersama bertiga, walau tidak sebagai suami istri lagi.
Kini Lian lebih menganggap jika Cyra itu adiknya, dia tidak ingin berharap banyak lagi kepada Cyra.
Bahkan hingga saat ini Cyra juga belum mempunyai kekasih, dia takut akan menyakiti hati laki-laki lain lagi dan dia menjadi orang yang jahat tidak perduli perasaan siapa saja.
__ADS_1
Sedangkan Lian, dia juga tidak mempunyai wanita untuk di sampingnya, selama ini ada beberapa wanita dekat dengannya tetapi semua Lian anggap teman biasa saja. Hanya lebih ke Vika, Lian lebih dekat tetapi mereka tidak punya hubungan yang jelas itu semua karena Lian ingin fokus kepada usaha dan anaknya.
Orang tua Cyra sudah lebih ikhlas dengan apa yang terjadi 3 tahun lalu karena perpisahan Cyra dan Lian. Cyra pun sekarang lebih bisa mendekatkan dirinya kembali kepada orang tuanya. Sedangkan Jihan, sang adik telah menikah dengan laki-laki pilihannya sendiri tentu dengan restu orang tuanya.
*****
"Mamaaaaa, papaaaa..." Teriak Angel dari arah jauh sambil mengendarai sepeda kecil yang berwarna pink tersebut disebuah taman.
Lian hanya terkekeh melihatnya. Jika orang-orang disekitar taman yang tidak mengenali Cyra dan Lian, mereka akan berpikir jika Lian dan Cyra adalah pasangan harmonis yang menemani anaknya bermain.
__ADS_1
"Hati-hati nak" teriak Cyra sambil melambaikan tangannya kepada Angel, Angel pun terlihat sangat bahagia.
"Lian, terima kasih ya dan maaf" ucap Cyra tiba-tiba.
"Terima kasih untuk apa Cy, kamu jika bersama ku dengan Angel saat seperti ini selalu berkata terima kasih dan maaf, sudah jangan ada perkataan itu lagi" jawab Lian sedikit sewot.
"Itu yang didalam hati ku, aku senang bisa berkumpul begini walau kita bukan suami istri tetapi bagi ku saat ini yang terpenting jika Angel bahagia" ucap Cyra dengan menatap lurus kedepan.
Lian pun hanya tersenyum kepada Cyra, dia bersyukur Cyra saat ini dapat menjadi mama yang baik untuk Angel. Dia pernah berpikir seandainya Cyra bisa seperti ini diwaktu mereka masih berumah tangga mungkin dia akan bahagia, tetapi semua harapan untuk kembali bersama telah Lian kubur dalam-dalam. Walau terkadang papi dan maminya meminta Lian untuk kembali bersama Cyra, tetapi hati dia saat ini lebih tenang seperti ini. Setidaknya tidak ada permusuhan setelah perpisahan mereka.
__ADS_1
Bagi Lian berpisah bukan berarti harus bermusuhan atau menjadi tidak saling mengenal. Disini lah kedewasaan yang mereka miliki.