
Jatuh cinta adalah moment yang sangat indah yang bisa kita rasakan di saat mencintai dan di cintai seseorang. Kadang makan pun jadi lupa jika sedang bertukar kabar melalui ponsel, apalagi jika bisa melihat secara langsung rasa lapar pun berganti menjadi kenyang π . Memang aneh perasaan cinta yang menggumpal di dalam hati manusia.
Namun hanya cinta tulus ikhlas yang bisa merasakan perasaan seperti itu. Tidak untuk cinta yang nafsu yang hanya menganggap sebuah cinta sebagai sebuah pelampiasan hasrat saja. Walaupun umur sudah berkepala tiga, namun yang namanya manusia tetap sama ya!! hanya umur yang bisa membedakan namun pola pikir dan gaya dalam memikat perempuan tetaplah sama.
Contohnya bram, dia masih sangat ketinggalan jika mengenai cara merayu ataupun membujuk perempuan.
Tak berselang lama hubungannya bersama perempuan yang waktu itu di bengkel, kini mereka semakin dekat walaupun tidak dekat sebagai seorang kekasih namun bisa dekat sebagai seorang sahabat itu udah sangat cukup bagi bram.
"Mas, adek kamu di Paris bulan madunya masih lama ya? " .
"Sebenarnya sih bukan cuma bulan madu ya, arga cuma punya pekerjaan di sana".
" Cuma dara mungkin belum tau, hotel penginapan mereka jugak termasuk punyanya arga sebenarnya ".
Jelas bram.
" Wihhh keren dong suaminya dara, jadi pengen punya suami tajir".
"Jadi gak perlu capek capek lagi kerja cari uang, hehe" nayla cengengesan.
"Dasar Matre kamu nay".
Bram menoyor keningnya nayla.
" Matre itu gak papa mas, asal gak morotin sampek ke akarnya ".
" Capek tau harus selalu kerja, kapan istirahatnya belom lagi buat makan dan segala kebutuhan aku sendiri yang carik, lelah tau mas".
Bram begitu terenyuh mendengar keluh kesahnya nayla. Ternyata dia gak setegar luarnya karena selama dekat dengan nayla Bram belum pernah mendengar kata kata nyerah di mulutnya. Yang ada hanya bawaannya yang selalu ceria dan pantang menyerah.
"Emm nayla, kamu udah kepikiran gak sih buat nikah".
" Kenapa nanyak gitu? ".
" Ya mau tau aja nayla, ya kali nantik ada yang mau sama kamu tinggal aku combkangin".
Nayla tersenyum mendengar perkataan bram, selama dekat dengannya bram memang selalu baik padanya.
Bahkan dia bisa membuatnya merasa nyama, hanya nayla tidak bisa berharap lebih. Karena dia sadar dengan posisinya.
"Gimana ya! pengen sih cepetan nikah mas cuma takut juga ntar salah pilih hehe".
"Senyum mulu, selain sama mas kamu dekat gak sama laki laki lain? ".
Nayla menggeleng.
" Masak??". Tanya bram tidak percaya.
"Iya mas, gak ada dan gak punya waktu".
__ADS_1
" Aku tulang punggung keluarga loh mas, mana sempat mikir yang begituan".
Bram tersenyum ternyata perempuan ini memang benar benar apa adanya. Bahkan dia tidak memikirkan dirinya sendiri, bram semakin kagum dengan nayla hati kecilnya ingin sekali membawa nayla ke kehidupannya. Namun bram juga harus bisa membuat nayla merasa nyaman dulu bersamanya, biar tidak salah jalan.
"Yaudah carik uang dulu yang banyak, ntar kalok udah siap buat nikah jangan lupa kabarin mas ya". Ucap bram sambil memainkan alis matanya.
" Ihh ngapain laporan ke mas? udah ah aku balik kantor dulu ". Nayla menyudahi obrolan mereka dan ingin kembali ke kantor.
" Buru buru amat sih neng! ".
" Kantor orang mas, bukan punya bonyok".
"Hahahahahahaha iyaiya balik gih".
Bram benar-benar terhibur dengan adanya nayla, karena sedikit bisa mengobati rasa rindunya kepada sang adik.
πππππππβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈππ
Tepat di negara tetangga, arga dan dara sibuk mengemasi barang barang mereka. Cuaca begitu dingin karena sekarang disana lagi musim dingin, sangat cocok untuk bercocok tanamπ .
Cuma arga tidak lagi memikirkan kesana, karena hari ini dia akan membawa dara ke rumah mereka yang ada di sini, arga juga sudah memberi tahu tentang semua aset dan segala jenis usahanya kepada dara.
Makanya sekarang mereka check out dari hotel dan pindah ke rumah. Apalagi hotel ini udah gak nyaman mereka tempati, karena kehadiran vicky kemarin malam.
" Bby kenapa gak suruh mereka aja sih yang ngemasin barang kita, pegel tau".
Kening arga berkerut, tumbenan dara bersikap manja begini.
" Ya kan kemaren bby, sekarang beda lagi ceritanya lelah loh akunya".
Dara berjalan lesu ke tempat tidur dan menjatuhkanmu dirinya di kasur, arga hanya mengembangkan senyumnya melihat kelakuan sang istri.
"Kamu capek, yaudah istirahat aja biar aku yang beresin".
Arga membiarkan dara untuk istirahat mungkin istrinya benar-benar lelah dan kecapean, apalagi semalam cocok tanamnya hampir 3 jam lamanya.
Arga senyum senyum sendiri membayangkan aksinya semalam. Dara bahkan sampai terkapar lemas, hatinya sangat bahagia sekarang karena sudah bisa memiliki dara sepenuhnya. Mungkin kalau cinta dara baru bisa mencintai setengahnya, namun itu bukan masalah buat Arga dia yakin, semua akan indah pada waktunya.
Skip cerita. . .
Kini Arga dan juga istrinya telah sampai di mansion nya milik Arga.
" Bby ini serius punya kamu? ".
Arga tersenyum lembut dan menganggukkan kepalanya. Dia mengenggam jemarinya dara dan membawanya memasuki mansion megah miliknya.
" Apa kamu sukak sama interiornya sayang?".
"Suka banget bby, ini desainnya sesuai dengan kemauan aku". Dara melihat semua sudut ruangan dengan terkagum kagum, desainnya sangat indah dan elegan.
__ADS_1
" Aku tau itu, makanya semua isinya aku renov dulu sebelum ngajak kamu kesini".
"Jadi alasan kita tinggal di hotel karena ini?? ".
" Yes honey, are you happy? ".
" Iam so happy, thanks you so much π".
Dara berhambur ke pelukannya Arga, bahkan dia sampai menangis haru karena saking bahagianya.
"Hei kenapa nangis". Arga menghapus sisa air mata di pipinya dara.
" Aku terharu bby, ternyata kamu laki laki yang baik aku jadi merasa bersalah hiks".
"Cup, jangan nangis lagi semuanya sudah berakhir sekarang kita mulai dari nol oke".
Dara mengangguk dan tersenyum haru.
" Maafin aku yang telat menyadari kebaikan hati kamu bby".
"Tidak masalah sayang semuanya sudah ada yang mengatur".
" Malahan aku yang harusnya bersyukur karena bisa memiliki istri original seperti kamu".
"Kok original!! emang aku apaan".
" Jangan ngambek dong, kamu suci tanpa tersentuh sayang". Arga memeluk dan menciumi kening istrinya dengan penuh kasih sayang.
Semua art yang bekerja di rumah ini sibuk memasuki semua barang majikannya. Sedangkan Arga membawa istrinya mengelilingi setiap sudut mansion nya.
"Dan ruang itu adalah ruangan yang sering aku gunain buat melukis". tunjuk Arga pada salah satu kamar yang terdapat di paling ujung.
" Apa itu ruangan khusus? " .
"Dulu iya, cuma sekarang udah enggak kok".
Dara tersenyum namun dia juga tidak egois, dia paham kemana arah pembicaraan suaminya.
" Di jaga aja bby, itu juga sebuah kenangan dari almarhumah mantan kamu".
"Aku ngerti kok yang penting kan sekarang kita udah sama-sama, dia juga pasti paham sama keadaan kamu yang sekarang begitupun aku".
Arga menatap teduh wajah istrinya.
Ternyata istrinya bukanlah perempuan yang egois. Mungkin jika perempuan lain pasti sudah menyuruhnya untuk membuang semua isi yang bersangkutan dengan masa lalunya.
Namun dara malah menyuruhnya untuk menyimpan.
Terkadang isi hati memang susah di tebak tidak semua yang terlihat baik akan benar-benar baik. Dan tidak semua yang terlihat buruk akan benar-benar buruk.
__ADS_1
Intinya harus pandai menilai sesuatu dengan pikiran jernih, dan mengesampingkan ego untuk hal yang paling penting.
#Bersambung