Suami Pilihan Abang

Suami Pilihan Abang
Penyesalan vicky


__ADS_3

Terkadang disaat hati dan pikiran tidak sejalan, maka apapun yang kita lakukan takkan ada yang berjalan mulus dan benar. Karena jika fikiran dan hati telah di kuasai oleh emosi dan ego, maka semuanya pasti akan berantakan dan akan mengakibatkan datangnya penyesalan di kemudian hari.


Akan lebih baik bila sesuatu dapat di pikirkan dengan secara matang sebelum mengutarakan dan melakukan sesuatu. Karena sesuatu yang di lakukan secara gegabah dan terlalu terburu-buru, maka dapat dipastikan semuanya pasti akan berantakan dan akibatnya sangat fatal.


Hal demekian yang dirasakan oleh Alena dan juga vicky. Mereka sama sama salah dalam mengambil keputusan, namun dalam permasalahan yang berbeda.


"Alexsa maaf, ternyata selama ini aku yang bodoh hiks maafkan aku lexsa." Lirih vicky sedih.


Alexsa hanya menghela nafas dengan pelan, dan berjalan mendekati vicky yang sedang menunduk karena tidak berani menatap wajahnya.


"Bangun vic. Gimana ya kalau soal memaafkan sih gampang vic, cuma masalahnya sekarang yang terluka bukan fisik, tapi batin aku loh vic." Jelas alexsa dengan nada santai solah olahraga dirinya telah bosan mendengar kata maaf dari suaminya.


"Aku memang bodoh lexsa, aku bodoh sangat bodoh." Ucap vicky tidak tau harus berkata apa lagi.


"Baru tau kalau kamu memang bodoh, ck. Mau kamu apa sih sekarang." Tanya alexsa to the point.


"Aku mau kamu maafin aku, dan kita bisa memulai semuanya dari awal lagi. Hanya kita berdua lexsa enggak akan ada yang ketiga lagi." Vicky menatap alexsa dengan penuh harao.


Alexsa nampak berpikir sambil mondar-mandir. Sebenarnya dia juga masih mengharapkan vicky, namun di saat mengingat bahwa suaminya sudah pernah celup ke lubang yang lain. Membuatnya bergidik dan jijik, alexsa hanya mau vicky bisa membersihkan sisa Alena bagaimanapun caranya. Terlihat konyol🤣🤣.


"Emm caranya gampang gampang susah sih sebenarnya. Aku cuma mau kamu menguliti semua batang punyamu itu sampai bersih putih dan tak ada sisanya Alena, bisa." Jawab alexsa santai, vicky malah melotot tak percaya dengan jawaban alexsa.


Kemudian dia melirik ke bawah sana dimana ada tongkat kebanggaan nya disana.


'Menguliti, sadar enggak dia sama omongannya barusan. Bisa mati aku lexsa. ' Gumam vicky dalam hati sambil menelan ludahnya.


"Mati dong aku lexsa." Jawab vicky dengan bodohnya.


"Lebih baik. Biar sekalian bersih tak tersisa ahahahha." Alexsa terbahak-bahak.


Vicky merasa heran kenapa alexsa bisa tertawa begitu, dia pun jadi bergidik apakah istrinya sedang ketempelan atau gimana.


"Kenapa, kamu pikir aku kerasukan jin." Tanya alexsa seperti tau apa yang sedang di pikirkan oleh vicky.


Vicky menggeleng, alexsa mengambil sesuatu yang ada di nakas dan menyodorkan ke vicky.


"Apa ini lexsa." tanya vicky.


"Baca dulu baru tau." Ketus alexsa.

__ADS_1


Vicky menerima dan membaca semua isinya, ternyata alexsa menyuruh vicky untuk menandatangani surat perjanjian yang dia buat. Yang berisi tentang sebuah perjanjian yang sangat menguntungkan bagi alexsa, jika sampai vicky melanggarnya maka seluruh aset yang dimiliki vicky akan jatuh ke padanya.


"Enggak segini juga kali lexsa, perjanjian konyol apa ini." Ucap vicky tak Terima.


"Konyol kata kamu, konyolan kesalahan kamu apa aku hah." Ketus alexsa kesal.


"Yaudah deh iya." Vicky akhirnya mengalah.


Alexsa tersenyum senang, ternyata vicky lebih memilih untuk menandatangani suratnya. Dari itu semua sudah cukup untuk bukti yang alexsa perlukan, ternyata vicky beneran tulus meminta maaf padanya.


"Deal ya." Tanya alexsa.


"Deal. Macam kerja kontrak aja aku." Gumam vicky namun masih dapat di dengar oleh alexsa.


"Iya, di kontrak istri sendiri biar enggak asal main serong. " Jawab alexsa cepat.


Vicky hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


*


*


*


Dan hal yang sama juga di rasakan oleh celine, dia juga sudah melahirkan seorang baby cewek yang sangat imut dan cantik. Rencananya celine dan nayla akan mengajak suami mereka untuk mengunjungi dara sebelum dia lahiran.


Karena dara pasti sangat membutuhkan kehadiran mereka disana.


Arga sangat antusias menunggu kelahiran baby baby mereka🤗. Ya prediksi dokter jika dara mengandung sepasang baby kembar, masya Allah ternyata rencana Tuhan memang sangat indah. Di balik musibah yang menimpanya dulu, kini Allah gantikan dengan kebahagiaan yang berlipat ganda.


"Surprise." Teriak nayla dan celine berbarengan.


Ternyata setelah mendapatkan persetujuan dari para suami, mereka langsung on the way ke paris untuk mengunjungi dara.


"Aaa ya ampun mbak, celine, ini seriusan kalian." Tanya dara dengan rasa tidak percayanya.


"Iya lah, kamu pikir bayangan hehe. Peluk dong kangen tau." Ucap celine cemberut, mereka bertiga pun berpelukan untuk melepaskan rasa kangen yang sudah berbulan bulan tidak bertemu.


Arga dan kedua suami mereka juga saling berpelukan ala laki-laki. Arga mengajak para lelaki untuk meninggalkan kaum perempuan yang sedang lebay lebaynya melepaskan kerinduan mereka.

__ADS_1


Para laki-laki memilih untuk mengopi di taman belakang rumah,


"Akhirnya ya ga, kalian akan menjadi orang tua." Ucap bram dengan menepuk bahunya arga.


"Iya bang. Alhamdulillah dara bisa melewati itu semua." jawab arga tersenyum.


"Semoga dara dan bayinya sehat sampai hari lahiran ya pak." Ucap Dirga agak sungkan.


Arga tersenyum mendengar panggilan Dirga untuknya.


"Jangan panggil pak, jangan terlalu formal. Ini bukan kantor cukup panggil arga saja." Ujar arga dengan tersenyum.


"Hehe udah terbiasa pak eh arga hahaha." Dirga tertawa untuk menghilangkan rasa canggung nya.


Mereka kembali melanjutkan obrolan, baik di sekitaran bisnis maupun keseharian mereka. Karena kodrat laki-laki memang begitu, tidak seperti perempuan yang setiap berkumpul pasti ada saja yang di bahasnya untuk di jadikan bahan rumpi 🤭.


Awalnya Dirga merasa canggung saat berhadapan dengan arga yang notabenya adalah CEO besar di perusahaan nya. Tapi sekarang dia bisa melihat sisi lain dari seorang CEO yang terkenal tegas dan berwibawa itu. Nyatanya arga adalah orang yang sangat welcome dan humoris dan enak di ajak ngobrol.


Dirga merasa laguk dengan kepribadian arga yang begitu respect kepada siapapun.


"Ngomong ngomong thanks ya buat kalian, yang udah mau nganterin ibuk ibuk rumpi itu kemari." Brak dan Dirga saling pandang kemudian kembali bertanya pada arga.


"Ibuk rumpi." Tanya bram bingung.


Arga tersenyum dan mengkode dengan alisnya, yang dimana nampak dara dan kedua istri mereka yang asik membahas hal yang tidak penting. Dan kemudian saling tertawa, ternyata perempuan memang tidak pernah jauh dari kata gosip disaat sedang berkumpul.


"Eh tau enggak dia juga udah pernah loh mau ngincar mas arga." Ujar dara dengan serius.


"Masak sih." Tanya celine antusias.


"Iya, tapi enggak jadi soalnya kan mas arga setia hehe." jelas dara cengengesan.


"Yeee dasar kamu hahah." Celine ikutan ketawa dengan kekonyolan dara.


" Mbak ceritain dong awak ketemu mbak sama bang bram." Ucap dara kepo.


Nayla yang di tanyak pun jadi malu sendiri, dia bingung harus menjawab apa.


"Emm ceritanya panjang dek, mbak bingung mau jelasin gimana." Ujar nayla tersipu.

__ADS_1


"Ciee ekhem khem, ada yang ngebayangin flashback nya kayaknya ni yee hahahahahah." Ledek celine yang membuat mereka bertiga jadi ketawa bersama.


...#Bersambung...


__ADS_2