Suami Rahasia

Suami Rahasia
gagal nonton


__ADS_3

Mira masih terlihat sangat kesal ia membenamkan wajah nya ke dalam bantal tidur miliknya tak lama ponselnya pun berdering, tanpa mengubah posisi wajahnya ia mulai meraba raba tempat tidur m ncari keberadaan suara deringan itu berasal namun tak kunjung ia temukan mira pun semakin kesal dan memblik kan tubuhnya rupanya ponsel ituada di atas meja. Dengan terpaksa ia mengambil ponsel tersebut .


“ Halo mas” suara mira terdengar sangat cuek


“Lagi ngapain mira”


“Tiduran” suaranya masih terdengar sama, sangat berbeda dengan biasanya yang ceria.


“ kok suaranya bete gitu sih, gak suka ya mas telfon?”


“Enggak papa kok mas, suka”


“oh kalau tidak mau cerita ya gak apa apa, berati mas sudah ganggu”


“Ih mas rehan nih.. ini loh tadi mira mau pergi lihat konser suju tapi gak di kasih ijin sama ibu”


“Konser suju ?”


“ Suju boyband yang dari korea itu loh mas”


“Owh.. kenapa memang nya tidak boleh mir”


“ Katanya kalo perginya gak sama mas rehan gak boleh” mira sudah mulai sedikit merengek.


“Hahaha...mas setuju sama ibu” rehan terdengar tertawa dari balik ponselnya


“ Ih...malah di ketawain.. udah ah mira lagi males ngomong” mira kemudian menutup panggilan di ponselnya.


Rehan terbaring di sofa ruang kerjanya sambil memutarmutar ponselnya


Ah ternyata mira menyukai hal hal yang seperti itu.. tapi itu wajar saja untuk gadis seusianya.


Rehan lalu kembali duduk dan menghubungi bayu


“Ada apa bang.. eh pak”


“ Apa jadwal kita sekarang”


“ Kosong pak..besok pagi jam 7 kita ada meeting” bayu mengecek tab yang selalu ia bawa kemana mana.


“ Ok. Kamu mau nonton konser ngak?”


“Konser apa bang” bayu langsung mengambil posisi duduk di sebelah rehan..


“Konser suju”


“ sumpah lu bang” bayu keceplosan seperti biasanya. Kemudian rehan menutup mulut bayu dengan tangan nya.


Bayu lalu memeluk rehan dengan antusias walaupun rehan tetap mencoba menghindarinya.


Hal tak terduga pun datang rupanya sudah ada beberapa karyawan yang sudah berdiri di depan pintu mengintip dari celah pintu yang masih terbuka.. sontak saja rehan langsung bangkit dan membenarkan pakayan nya yang sedikit kusut.


Dan semua karyawan yang tadi sedang menguping dan mengintip mereka langsung bubar.


“Ah mereka semua benar benar” Rehan lalu berjalan keluar ruangan dan di ikuti oleh bayu di belakang nya.


Sementara mira memilih untuk mendengarkan musik dengan handsfree.


Beberapa jam kemudian ibu membangunkan mira yang sedang terlelap.


“mira bangun ada rehan datang” Ibu menguncang Tubuh mira


“ Ngantuk bu”mira belum mau bangun


“Ada rehan lo di depan” suara ibu semakin keras dan berhasil membuat mata mira terbuka lebar.


“mas rehan buk?” mira langsung terbangun dan bergegas keluar.


Mira tidak sadar dengan matanya yang masih merah itudan rambutnya yang sangat berantakan ia keluar menemui rehan.


Rehan yang melihat penampilan mira langsung tertawa.

__ADS_1


“katanya mau lihat konser” rehan membuka pintu mobilnya.


Mira yang masih belum percaya dengan apa yang dilihat nya berkali kali mengusap usap kedua matanya.. lalu rehan menghampiri mira dan mencubit pipi nya


“Aw sakit” mira menepis tangan milik rehan yang sedang mencubit pipinya.


“ sakit kan..berati ini bukan mimpi.. ayo kita berangkat.


“tapi ini kan udah jam 9 lewat” mira tampak sangat kebingungan.


Lalu bayu yang sedari tadi duduk di kemudi menurunkan kaca jendela mobilnyadan berteriak..


“ ayo berangkat.. nanti bubar..”


Mira bergegas masuk kedalam kamar dan hanya mengambil tiket yang ia letak kan dimeja.


Di perjalanan mira sedikit merapihkan rambutnya yang masih acak acakan ia melihat rehan sedari tadi tertawa melihat dirinya sangat kacau malam itu.


“udah ah mira ga mau pergi nonton” mira membuang wajah ke arah luar .


Rehan menarik tangan mira dan mencubit lembut pipinya.


“Udah cantik loh.. gausah dandan dandan lagi nanti banyak yang naksir” rehan mengakan nya dengan suara yang gemas.


Bayu sesekali mencuri pandang dari balik kaca mobil ia tersenyum


Ah gak nyangka bang rehan bisa seperti itu juga..beda banget sama yang biasanya


Rehan menyadari bahwa bayu sedang memperhatikan dan menertawakan sikap nya sedari tadi


“ Udah nyetirnya yang fokus” suaranya pun sudah kembali cool.


“Eh .. dia siapa mas..” mira baru menyadari ada manusia lain di dalam mobil tersebut.


“Oh perkenalkan kak saya bayu.. sekertaris nya pak rehan” bayu tersm manis..


“owh sekertaris mas rehan”


Bukan nya biasanya sekertaris itu perempuan ya.. dan apa apaan gaya nya itu kenapa bisa lebih manis dari aku..hmm.. jadi inget david. Ah iya ponsel ku tertinggal padahal ingin nonton sama sama mereka juga.. eh tapi enggak deng.. kalo mereka tanya tentang mas rehan nanti aku jawab apa.


“ Ah enggak kok mas hehe..”


.


“Dan bayu jangan pangil mira kakak.. pangil dia ibu mira.. “


“Oh iya maaf bu mira” Bayu melihat ke arah wajah mira angsung di halau oleh rehan.


“ah panggil mira saja” mira tersenyum dan rehan membalas sedikit membulatkan matanya.


Calon istri bang rehan kelihatan nya masih sangat muda.. apa dia masih seorang siswa..tapi bang rehan memang tidak salah pilih.. bu mira benar benar imut..


Sesampai nya di tempat konser benar benar sangat padat dan mereka pun tidak bisa masuk dan ahirnya memutuskan untuk kembali pulang. Waktu sudah menunjukan pukul 22.20 malam mereka memutuskan untuk berhenti di sebuah restoran.


Mira dan rehan mengambil posisi tempat duduk mereka, sedangkan bayu langsung menuju ke toilet yang ada di sana.


“Mas kita pulang saja yuk.. mira gak pernah keluar sampai selarut ini.. bagai mana kalo ayah dan ibu marah”


“Barusan mas sudah menelefon ibu dan ayah”


“ yang bener”


“iya loh masa mas bohong” Rehan sedikit melonggarkan dasi yang ia kenakan.


Mas rehan pasti lelah dia rela jauh jauh kesini Cuma mau nganterin aku nonton konser.. beruntung sekali aku disukai oleh nya.


“ Oh iya mas.. sekertaris mas itu masih muda muda ya..”


“Iya.. kamu gak boleh suka ya sama dia” Tatapan Rehan langsung membuat mira salah tingkah.


“Ya enggak lah mas, kan sudah ada mas rehan..Ups..” Mira mengatupkan bibir nya,kemudian 4ehan mendekat dan mengusap usap rambut milik mira..

__ADS_1


“Anak pintar..”


Bayu yang sedang berjalan menuju ke arah rehan dan mira melihat mereka dari kejauhan..


Kalo memang mau bermesraan kenapa mereka mengajak ku..


Makanan pun sudah tersaji.. mira tampak begitu senang karna makanan yang ia makan malam itu terbilang cukup mahal.


“Pak sekertaris sudah lama ya menjadi sekertarisnya mas rehan” pertanyaan spontan mira langsung saja membuat kedua pria yang tengah beraama nya itu tersedak bersamaan.


“Sudah 2 tahun bu” bayu meminum air yang di sodorkan oleh rehan kemudian ia mengambilkan tissu untuk rehan ,mereka tengah asik membersihkan makanan yang ada di sekitar mulut masing masing lalu tersadar bahwa mira sedang memperhatikan mereka rehan dan bayu pu saling bertatan kemudian dengan canggung kembali melanjut kan makan malam mereka.


“Syukurlah mas rehan tidak suka sekertaris perempuan” mira pun kembali menyendokkan makanan kedalam mulut kecilnya.


“Pak rehan memang tidak pernah dekat dengan perempuan bu sebelumnya”


“seriusan??”


“Iya.. sampe sampe ibu dan ayahnya khawatir dan beberapa kali mengenalkan nya dengan beberapa wanita”


Bughh...


Rehan menedang kaki milik bayu dan matanya sudah melotot..


“Kan sudah saya bilang kosongkan dulu mulut nya baru bicara”


Bayu hanya mengerutu pelan sambil mengusap usap kakinya yang baru saja di hadiahi sentuhan manja dari rehan.


Setelah percakapan itu mira mulai sedikit tenang.. ia tak lagi banyak bicara, di dalam mobil pun selama perjalanan ia diam dan melihat ke arah luar jendela. Hanya suara rehan dan bayuan sedang entah membahas urusan kantor.


Rekan memegang kepala mira dan menyandarkan di bahunya.


“Ngantuk ya..” Suara hangat nya benar benar membuat nyaman.


“Hmm..” Mira hanya mengangguk.


“Maaf ya untuk hari ini..” Rehan merangkul bahu mira dan mengusap usap kening nya lembut.


Tanpa menunggu lama mira pun langsung tertidur.. mira memang tidak biasa masih terjaga di jam selarut itu.


“Bang kita sudah mau sampai.. apa tidak sebaik nya di bangunkan”


“ssttttt...!! Fokus saja kedepan”


Bayu lalu membalik kan kaca yang ada di depan nya.. hingga ia tidak lagi bisa melihat rehan dan mira.


Setelah mereka sampai di kediaman milik mira..Rehan pun turun sambil mengendong tubuh mira yang sedang terlelap itu dan membaringkan nya di tempat tidur


Kemudian rehan memotret wajah imut mira sebelum ahirnya ia keluar dan berpamitan kepada kedua orang tua mira.


“Bu, pak.. maaf rehan membawa mira sampai selarut ini”


“Iya ngak apa apa sekali kali ..bapak percaya sama kamu”


Kemudian bayu pun ikut pamit juga,.


“Oh ia bu, pak ini bayu sekertaris saya di kantor”


“malam om, tante saya bayu” Bayu mencium tangan kedua orang tua mira.


“Iya malam juga”


“kalo begitu rehan pamit dulu”


“Tunggu dulu.. kenapa tidak menginap saja han.. ini sudah sangat larut” Ibu menahan lengan calon menantunya itu.


“mungkin lain waktu saja bu..besok pagi rehan harus sudah kembali ke kantor”


“maaf ya mira sudah merepotkan rehan”


“ Sama sekali tidak bu.. malahan rehan senang kalau ibu mau menceritakan keluhan mira..”

__ADS_1


Mereka pun ahirnya pulang dan sampai kerumah pukul 3 pagi.


Bersambung.


__ADS_2