SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA

SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA
BAB 28. Menginap di Mansion Watson


__ADS_3

SYDNEY


***Ruang kerja Chris di Perusahaan Christian***


Chris termenung sebentar setelah mematikan sambungan telepon dengan Jack. Perkataan Jack masing terngiang-ngiang di pikiran Chris.


"Pacar Jack temannya Emma? Pengacara wanita?" batin Chris.


Chris mengingat jelas beberapa teman baik Emma, yang diperkenalkan Emma kepadanya saat resepsi pernikahan di Bali.


Salah satunya adalah Alana, pengacara wanita. Alana merupakan salah satu pengacara pribadi Keluarga Watson.


Penampilan Alana sangat dingin dengan wajah tanpa ekspresi dan rambut pendek. Sangat cocok dengan profesinya yang serius.


Chris tidak bisa membayangkan bagaimana Jack yang dingin bisa mencari pasangan dengan tipe yang sama. Bagaimana mungkin dua gunung es bisa pacaran?


"Mungkin pacar Jack bukan Alana," batin Chris.


Chris menggunakan telepon di ruang kantor untuk menelepon Rio, yang duduk di dekat pintu kerjanya.


"Halo Tuan Chris!" sapa Rio saat mengangkat telepon.


"Rio! Tolong buatkan surat kontrak akuisisi Perusahaan Nicholas!" perintah Chris.


"Baik, Tuan Chris!" jawab Rio.


***


Tanpa terasa hari berganti hari dengan cepat. Dylan sudah pulang ke Bali setelah tinggal tiga hari di Sydney untuk menemui rekan bisnis dan Emma.


Dylan menyambut baik keputusan Chris untuk memindahkan Perusahaan Christian ke Bali. Dari tindakan Chris ini, Dylan yakin rasa cinta Chris terhadap Emma sangat besar dan dalam.


Sementara Owen sangat gembira dengan kabar yang disampaikan Emma kepadanya. Owen sudah tidak sabar menunggu hari kepindahan mereka ke Bali.


Setiap malam Owen akan tidur di kamar Chris dan Emma. Chris tidak melarang Owen dan membiarkannya, tetapi Chris sudah mempunyai rencana lain untuk menghadapi Owen setelah mereka tiba di Bali nanti.


Sesuai janji Chris ke Emma, masalah-masalah yang ditimbulkan William di proyek-proyek kerja bisa diatasi oleh Chris.


Hal itu menyebabkan William mengamuk karena usahanya untuk menjatuhkan Perusahaan Chris gagal total.


Apa lagi Hans menegurnya untuk tidak mengganggu Perusahaan Christian di Sydney sehingga membuat William menghentikan aksinya dan memutuskan menunggu Emma pulang dari Sydney untuk membujuk gadis muda itu kembali bersamanya lagi.


William tidak tahu Tom Watson lah yang menghubungi Hans dan memberitahukan semua perbuatan William menghancurkan perusahaan menantunya di Sydney sehingga Hans menegur William.


***


Akhirnya hari besar yang ditunggu Chris, Emma, dan Owen tiba. Mereka bertiga berada di dalam mobil Toyota Land Cruiser menuju Bandar Udara Kingsford-Smith.


Rocky dan Rio berada di dalam mobil Toyota Camry dan mengikuti mobil Toyota Land Cruiser dari belakang.

__ADS_1


Chris tidak menjual rumah besarnya di Sydney karena bisa dijadikan tempat peristirahatan keluarga kecilnya ketika mereka mengunjungi Sydney lagi.


Pak Panca dan kelima pelayan bertugas menjaga dan merawat rumah besar, sedangkan mobil-mobil mewah Chris akan dirawat oleh Pak Endy.


Chris tidak membawa serta kedua pelayan kepercayaannya ke Bali karena kedua pria paruh baya itu sudah memiliki keluarga kecil sendiri di Sydney. Hanya Rio yang mengikuti Chris pindah ke Bali.


Rio akan tinggal di salah satu rumah kontrakan yang dipersiapkan oleh Chris untuknya. Rumah kontrakan Rio dekat dengan Perusahaan Nicholas, yang akan berganti nama menjadi Perusahaan Christian dalam waktu dekat.


Sementara pengasuh dan bodyguard Owen juga tidak ikut pindah ke Bali, dengan alasan yang sama seperti Pak Panca dan Pak Endy.


Chris berencana mencari pengasuh yang baru untuk Owen di Bali nanti. Sementara mengenai bodyguard, Chris bisa meminta bantuan Jack untuk memilih orang yang tepat dari para bawahan Jack.


***Di dalam pesawat Qantas menuju Bali***


Owen duduk di antara Emma dan Chris. Chris memeriksa ulang safety belt untuk memastikan terpasang sempurna di tubuh Emma dan Owen.


"Owen! perjalanan pesawat enam jam. Kamu bisa tidur kalau mengantuk," kata Chris.


"Oke daddy," jawab Owen.


Pesawat Qantas diperkirakan akan mendarat di Bali pukul enam sore sehingga keluarga kecil Chris bisa makan malam bersama di Mansion Watson.


Pada saat pesawat terbang di udara, Owen sangat antusias untuk melihat gumpalan awan putih melalui jendela pesawat.


Emma yang duduk dekat jendela, bertukar tempat duduk dengan Owen. Owen semakin antusias dan bersemangat menatap pemandangan di luar sana.


"I'm coming Bali!" ucap Owen.


"Tidurlah honey! Perjalanan masih jauh dan lama," kata Chris sambil membelai wajah Emma.


"Baiklah," jawab Emma.


Chris menyelimuti tubuh Emma dengan selimut. Kedua tangan mereka masih saling menggenggam erat di bawah selimut yang menutupi tubuh Emma.


Beberapa saat kemudian, Emma sudah tertidur pulas. Sementara Owen yang sudah puas melihat pemandangan melalui jendela pesawat dan bermaksud bertukar tempat duduk lagi dengan Emma, mengurungkan niatnya karena Emma sudah tertidur pulas dengan cepat.


"Daddy! Kenapa Emma cepat sekali tidur?" protes Owen dengan suara kecil.


"Karena Emma menyukai aroma tubuh daddy," jawab Chris dengan santai.


"Benarkah? Aku juga memakai sabun mandi yang sama dengan daddy," ucap Owen dengan tatapan tidak percaya.


Belakangan ini selain Owen monopoli tempat tidur Chris, Owen juga mandi di kamar mandi yang berada di kamar Chris.


"Daddy gak pernah bohong. Setiap malam kamu yang tidur duluan daripada Emma kan? Itu membuktikan Emma hanya bisa tertidur pulas karena berada di dalam pelukanku," jelas Chris panjang lebar.


"Lain kali aku akan menunggu Emma tidur duluan," tekad Owen.


"Tidak ada lain kali lagi, Owen!" batin Chris.

__ADS_1


"Owen. Kamu juga tidurlah. Nanti daddy bangunin," kata Chris.


"Oke daddy," jawab Owen patuh.


Dua puluh menit kemudian, Chris menatap wajah Emma dan Owen yang tertidur pulas bergantian.


"Mulai hari ini keluarga kecil kita akan hidup bahagia di Bali. Aku tidak akan membiarkan siapa pun merusak kebahagiaanku!" tekad hati Chris.


Pada saat pesawat Qantas mendarat di Airport Ngurah Rai, Rocky dan Rio yang bertugas mengambil koper mereka.


Sebagian besar barang pribadi dari Sydney sudah dikirim secara bertahap dan berada di rumah baru Chris, tetapi malam ini mereka tidak pulang ke sana melainkan ke Mansion Watson.


Dylan sudah mengutus sopir pribadi mansion untuk menjemput rombongan Chris di airport Ngurah Rai.


***Mansion Watson***


Tom Watson menyambut kepulangan rombongan Emma dengan gembira. Dylan dan Liam juga berada di mansion untuk makan malam bersama.


Kecerdikan, sikap patuh, dan mulut manis Owen membuat Tom menyukainya. Tom sudah membayangkan kehadiran cucu yang menggemaskan seperti Owen.


Suasana makan malam berlangsung meriah. Semua makanan kesukaan Emma dihidangkan di atas meja makan.


Chris, Emma, dan Owen akan menginap di Mansion Watson selama seminggu sebelum mereka tinggal di rumah baru Chris yang sudah selesai direnovasi.


Chris mengambil keputusan itu karena Chris tahu kepergian Emma selama satu bulan lebih membuat Keluarga Watson merindukan gadis muda itu. Begitupun juga sebaliknya. Emma pun merindukan Tom, Dylan, dan Liam.


Tentu saja Tom menerima keluarga kecil Chris menginap di Mansion Watson dengan gembira. Chris tidur di kamar Emma, sedangkan Owen tidur di kamar tamu dengan patuh.


Emma tidak tahu saat mereka selesai makan malam dan Emma sendiri sibuk mengobrol dengan anggota Keluarga Watson, Chris sengaja berbicara secara pribadi dengan Owen.


Chris dan Owen telah membuat kesepakatan bersama yaitu Owen tidak boleh tidur bersama Emma dan dirinya lagi saat tinggal di Bali.


Jika tidak, Chris akan mencarikan sekolah dengan asrama sehingga Owen hanya bisa pulang di hari libur sekolah saja.


Padahal itu hanya gertakan semata dari Chris agar Owen tidak mengganggu we time nya bersama Emma.


Owen terpaksa menerima kesepakatan itu karena dirinya tidak mau berpisah jauh dari Emma.


***


Selamat malam readers. Terima kasih Vote dan dukungan lainnya yang berupa like, hadiah, tips iklan, maupun komentar positif.


Yippi...pengganggu kecil sudah tidak ada. Apakah Emma dan Chris jadi melakukan petualangan fantasi malam pertama?


Jawabannya di bab besok ya 🥰


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2