
***Butik Athena***
Sisi dan Mimi sedang berada di dalam Butik Athena. Kedua model seksi itu menjalankan misi penting dari William. Mereka berdua memakai wig model rambut yang berbeda dan juga riasan make up tebal sehingga penampilan hari ini berbeda jauh daripada penampilan di Mansion Watson semalam.
Karyawan Butik Athena menyambut kedatangan Sisi dan Mimi dengan ramah. Sisi dan Mimi mengelilingi setiap bagian butik. Berbagai jenis pakaian maupun aksesoris wanita tersedia lengkap di Butik Athena.
Tanpa terasa Sisi dan Mimi sudah berada di dalam Butik Athena selama tiga puluh menit. Mereka berdua mengingat jelas letak setiap barang yang dijual di sana.
Karyawan Butik Athena memberikan kebebasan penuh kepada pelanggannya untuk memilih sehingga Sisi dan Mimi bisa berada di sana berapa lama pun.
Tentu saja tujuan utama Sisi dan Mimi adalah menunggu kedatangan Emma dan Alana. William sengaja memilih kedua model itu sebagai mata-mata untuk mengintai Emma karena mereka berdua bisa leluasa berada di sekitar Emma, tanpa menarik perhatian orang lain.
"Si! Sudah datang!" ucap Mimi dengan suara kecil.
Mereka berdua melirik sekilas ke arah pintu masuk. Emma dan Alana berjalan berdampingan sambil mengobrol, sedangkan Rocky mengikuti dari belakang.
Dua bodyguard yang lain juga berjaga di depan pintu masuk Butik Athena. Hari ini Emma tidak mengajak Owen, sesuai janjinya ke Alana untuk menghabiskan waktu berdua saja.
Sementara Owen tinggal di Mansion Watson dan menemani Tom memancing ikan di kolam mansion.
Besok Owen akan mulai bersekolah di sekolah swasta baru yang sudah didaftarkan oleh Emma beberapa hari yang lalu.
Keluarga kecil Chris akan pindah ke rumah baru mereka sabtu depan sehingga dalam beberapa hari ke depan, Emma akan membeli beberapa perabot yang disukainya untuk ditempatkan di rumah baru keluarga kecilnya.
Tentu saja Emma tidak melupakan janjinya untuk memberikan kejutan ke Chris di malam pertama hubungan mesra mereka nanti. Kejutan dari Emma akan didapatkan oleh gadis muda itu dari Butik Athena.
"Lana! Ayo kita ke bagian pakaian anak," ajak Emma dengan semangat.
"Oke," jawab Alana singkat.
Emma dan Alana tidak menyadari Sisi dan Mimi mengikuti mereka dari belakang. Kedua model itu sangat pintar berakting dan memilih duluan baju-baju anak kecil yang cantik sebelum Emma memilih pakaian yang cocok untuk Owen.
***
Sisi dan Mimi menekan tombol perekam suara dari dalam tas masing-masing, lalu berpencar di sekeliling Emma agar bisa merekam pembicaraan Emma dan Alana.
Alat perekam yang dipersiapkan oleh William sangat canggih dan mahal sehingga bisa merekam jelas, tanpa ketahuan oleh Rocky yang berjaga di belakang Emma.
Seperti biasa, Rocky melindungi Emma dari jarak aman dan tidak mengganggu privacy Emma dengan Alana.
"Owen pasti suka baju ini!"
"Topi ini membuat penampilan Owen semakin cool!"
Berbagai pujian terucap dari mulut Emma saat memilih pakaian ataupun aksesoris yang cocok untuk Owen.
Alana bisa merasakan dengan jelas kasih sayang Emma ke anak tirinya sangat tulus.
__ADS_1
"Emma! Owen sangat beruntung memiliki ibu tiri sepertimu," ucap Alana.
"Aku yakin kamu bisa menjadi ibu yang baik, Lana!" balas Emma.
Alana hanya terdiam dan tidak membalas perkataan Emma. Sampai saat ini Alana tidak pernah kepikiran untuk berkeluarga maupun memiliki anak karena trauma masa kecilnya.
Tiga puluh menit kemudian, Emma memanggil karyawan Butik Athena untuk membawakan barang belanjaannya ke meja kasir, sedangkan Emma menarik tangan Alana menuju ruangan pakaian pria.
***
Emma memilih beberapa kemeja pria, celana panjang, dan dasi untuk Chris.
"Lana! Jaket kulit ini cocok untuk Jack! Kamu mau beli?" tanya Emma.
Alana memegang jaket kulit yang dimaksud oleh Emma. Selera busana Emma memang sangat baik karena jaket kulit itu sangat cocok untuk Jack.
Emma menatap intens Alana. Emma tahu Alana merasa malu untuk membeli jaket kulit di hadapannya sehingga Emma sengaja mengambil salah satu jaket kulit berukuran kecil.
"Yang ini pas sama ukuran tubuh Jack," kata Emma.
"Itu kekecilan. Jack pakai size large," ucap Alana spontan.
Tangan Alana sudah memegang gantungan jaket kulit ukuran large sehingga Emma tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memanggil karyawan butik.
"Tolong bungkus yang cantik ya!" pesan Emma.
"Baik Nona Emma. Jaket kulit ini sepasang. Apakah mau beli yang size wanita?" tanya karyawan butik.
"Baik Nona Emma. Saya akan menyiapkannya di meja kasir," jawab karyawan butik.
***
"Ayo kita pilih pakaian kita sekarang!" ucap Emma dengan semangat.
Emma menarik tangan Alana dan keduanya berjalan menuju ruangan pakaian wanita, sedangkan Sisi mendekati Mimi.
"Mi! Kamu ke kasir dan foto semua belanjaan Nona Emma. Nanti kamu nyusul aku ke ruangan pakaian wanita," kata Sisi dengan suara kecil.
"Baiklah," jawab Mimi.
Sisi segera menyusul Emma dan Alana agar tidak ketinggalan merekam semua pembicaraan kedua gadis muda itu.
Walaupun Sisi dan Mimi tidak mengerti mengapa William memerintahkan mereka merekam percakapan Emma dan Alana, tetapi bayaran tinggi yang ditawarkan oleh William membuat Sisi dan Mimi bersemangat mengerjakan dengan baik tugas yang diberikan.
Sisi dan Mimi menebak ruangan pakaian wanita merupakan tempat belanjaan terakhir Emma dan Alana. Mereka berdua yakin Rocky si bodyguard akan menunggu Emma di luar ruangan sehingga memudahkan mereka menguntit Emma lebih dekat.
Dugaan Sisi dan Mimi sangat tepat. Rocky tidak ikut masuk ke dalam ruangan pakaian wanita saat melihat Emma dan Alana menuju bagian pakaian pribadi khusus wanita.
__ADS_1
***
Emma memilih pakaian tidur berbahan tipis di gantungan dengan saksama.
"Lana! Yang mana lebih bagus dan lebih seksi?" tanya Emma sambil memegang dua gantungan baju yang berisi dua set ling*rie.
"Emma! Kamu yakin mau pakai ini? Kamu tidak takut Chris tidak mengizinkanmu turun dari tempat tidur?" tanya Alana.
Emma tersipu malu mendengar perkataan Alana yang terus terang. Satu set pakaian ling*rie seksi dan tipis ini merupakan kompensasi serta kejutan yang ingin diberikan oleh Emma ke Chris.
"Tidak apa-apa. Aku yang salah sudah membuat Chris puasa lama," jawab Emma jujur, setelah berpikir sejenak.
"Puasa? Maksudmu kalian belum pernah hubungan mesra sejak menikah?" tanya Alana dengan wajah tidak percaya.
"Iya. Banyak kejadian yang tidak terduga. Aku dan Chris sudah sepakat untuk melakukannya saat tinggal di rumah baru," jawab Emma.
"Kamu sangat pintar menjaga rahasia. Tidak akan ada yang menyangka kalian berdua belum melakukannya selama ini. Sikap Chris terhadapmu sangat tulus. Chris memang suami sejati. Kamu sangat beruntung mendapatkannya, Emma!" ucap Alana sambil tersenyum tulus.
Sejak awal pertunangan Emma dengan William, Alana tidak menyukainya karena mengetahui jelas tindak tanduk William sebagai casanova sudah menyebar luas. William tidaklah sepadan dengan Emma.
Saat Alana mengetahui Emma memutuskan pertunangannya dengan William, Alana merasa lega dan juga khawatir dengan identitas Chris.
Alana takut Emma terjebak dalam pernikahan dengan pria asing dan berakhir dengan penderitaan. Akan tetapi, sekarang Alana yakin pilihan Emma sangat tepat dan pasti akan hidup bahagia di masa mendatang.
"Aku berfirasat Jack bisa menjadi suami sejatimu juga, Lana! Coba pertimbangkan baik-baik!" saran Emma.
"Baiklah," jawab Alana singkat.
"Jadinya yang mana lebih bagus?" tanya Emma sekali lagi.
"Beli keduanya saja. Jangan mengeluh padaku kalau kamu terkurung di atas tempat tidur selama dua malam," jawab Alana dengan wajah serius.
Emma tertawa kecil mendengar jawaban Alana. Emma pun memanggil karyawan butik untuk membungkus kedua set ling*rie yang dipilihnya. Mereka berdua menuju kasir untuk melakukan pembayaran.
Sisi dan Mimi pun mengambil beberapa pakaian yang cocok dengan ukuran tubuh mereka serta ikut mengantri di kasir.
Kedua model seksi itu sangat gembira karena berhasil mendapatkan rekaman yang menarik, terutama mengenai rahasia Emma.
Sisi dan Mimi sudah membayangkan bayaran tinggi dari William setelah mendengar isi rekaman. Mereka berdua yakin William pasti menyukai hasil kerja mereka.
***
Selamat malam readers. Jreng jreng jreng. Crazy Will tahu rahasia Emma nih. Apa yang akan dilakukan olehnya nanti?😓
Jangan lupa baca kelanjutan cerita besok ya.
TERIMA KASIH
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE