SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA

SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA
BAB 43. Keluarga kecil


__ADS_3

***Mansion Watson***


Chris dan Emma saling menatap satu sama lain. Senyuman bahagia menghias di bibir mereka berdua.


"Honey cantik sekali," puji Chris.


"Thank you Chris," jawab Emma, dengan senyuman yang masih mengembang di sudut bibirnya.


"Daddy! Aku juga tampan!" ujar Owen sambil menarik tangan kiri Chris.


"Iya. Putraku paling tampan," jawab Chris dan memberikan cubitan lembut di pipi Owen.


Chris menggandeng tangan Owen, sedangkan Emma masih merangkul mesra lengan kanan Chris. Mereka bertiga berjalan berdampingan menghampiri Tom dan Dylan.


"Emma!" panggil William dengan suara keras.


Beberapa tamu undangan menoleh ke arah William. Mereka penasaran mengapa pria muda itu memanggil Emma. Tentu saja rata-rata mereka sudah mengetahui pernikahan William dan Emma yang dibatalkan satu bulan yang lalu karena Emma menikah dengan pria lain.


William tidak memedulikan tatapan penasaran dari para tamu undangan. Rasa cemburu yang memuncak membuat William tidak bisa berpikir dengan logika.


Apalagi saat Emma mengacuhkan panggilan darinya sehingga William mendorong Rocky yang menghalangi jalannya.


Dorongan William tidak memberi efek apapun terhadap Rocky. Bahkan secara refleks tangan Rocky dan Ron bergandengan membentuk barikade sehingga William sama sekali tidak bisa berkutik dan juga tidak bisa mendekati Emma.


"Jika Tuan William ingin membuat keributan di Mansion Watson, aku terpaksa harus mengusir Tuan William sekarang!" ucap Rocky.


"Tenang, Will! Kamu mau masuk berita gosip besok? Lihatlah! Beberapa wartawan sudah bersiap-siap memotret," bujuk Jonathan sambil menahan tubuh William.


Beberapa wartawan dari majalah terkenal juga diundang untuk menghadiri acara jamuan makan malam ini sehingga perkataan Jonathan bukan omong kosong belaka.


"Sisi! Mimi!" Jonathan memanggil kedua model yang datang bersamanya tadi.


Kedua gadis muda seksi itu memang berdiri tidak jauh dari Jonathan sehingga tiba di sisi Jonathan dan William dengan cepat.


Jonathan berbisik ke telinga William. "Will! Kamu tidak boleh kehilangan muka di acara malam ini. Sisi dan Mimi akan menjadi pasanganmu. Kamu mengerti kan maksudku?" tanya Jonathan.


"Iya," jawab William.


William tahu reputasi Keluarga Pattinson akan hancur jika dirinya membuat keributan di Mansion Watson, yang berarti menyinggung Keluarga Watson.


Untuk mendapatkan Emma kembali, dirinya harus bersabar dan memberikan penampilan terbaik agar mata dan hati Emma bisa melihat jelas bahwa dirinya lah yang terbaik.


Sementara Jonathan tersenyum lega karena William mau menerima saran dan bujukannya.


"Will tidak mungkin membuat keributan disini. Santai saja!" ucap Jonathan ke Rocky dan Ron, tetapi mendapat kedua pria itu masih saja memasang barikade dengan tangan mereka.


"Sisi, Mimi! Temani Will mengambil makanan!" perintah Jonathan.


"Oke Jo!" jawab Sisi dan Mimi bersamaan.

__ADS_1


Kedua model seksi dan genit itu merangkul lengan William di sisi yang berlainan. William mengetahui maksud Jonathan sehingga membiarkan Sisi dan Mimi merangkul manja lengannya.


Hati kecil William menginginkan Emma cemburu melihatnya menggandeng dua wanita, yang membuktikan dirinya masih mempunyai kesempatan untuk merebut Emma dari Chris.


Rocky dan Ron melepaskan gandengan tangan mereka saat melihat William pergi bersama kedua model dan Jonathan ke sisi yang berlawanan dengan tempat rombongan Emma.


"Rocky!"


"Ron!"


Kedua pria itu saling menyebutkan nama masing-masing dan menganggukkan kepala bersamaan sebagai pertanda perkenalan singkat, lalu berpisah jalan.


Rocky menuju rombongan Emma, sedangkan Ron menuju tempat Jack dan Alana.


***


"Kakek! Om Dylan!" sapa Owen dengan ramah.


"Wow! Cucuku tampan sekali!" puji Tom dengan wajah semringah.


Owen melepaskan genggaman tangan Chris dan bergandengan tangan dengan Tom. Emma tertawa kecil melihat tingkah polos Owen.


"Papa! Aku titip Owen sebentar! Emma ikut aku berkenalan dengan Jack!" ucap Chris.


"Pergilah!" jawab Tom.


"Oke daddy!" jawab Owen dengan patuh.


***


"Jack! Perkenalkan Emma, istriku!" kata Chris.


"Senang berkenalan denganmu, Nyonya Chris!" ucap Jack.


"Senang berkenalan denganmu,Jack!" balas Emma.


Perhatian Emma fokus kepada Alana yang berdiri berdampingan dengan Jack. Apalagi tangan Jack merangkul mesra pinggang Alana sehingga rasa penasaran Emma muncul seketika.


"Lana! Kalian…"


"Kami pacaran." Jack mewakili Alana memberikan jawaban dengan cepat.


"Wah! Selamat Lana!" ucap Emma dengan tulus.


Alana menjawab dengan anggukkan kepala pelan. Emma berfirasat hubungan spesial Alana dan Jack pastilah ada ceritanya sendiri.


Kedua pasangan sejoli itu saling mengobrol ringan. Lebih tepatnya Jack dan Chris mengobrol dengan semangat, sedangkan Emma dan Alana mendengarkan dengan saksama.


Mereka berempat tidak menyadari William masih mengawasi Emma dari kejauhan. Entah sudah berapa gelas anggur merah yang sudah diminum habis oleh William saat ini.

__ADS_1


Tubuh William hampir sempoyongan karena mabuk sehingga Sisi dan Mimi semakin merapatkan tubuh mereka serta merangkul lebih erat lengan William.


Sepintas terlihat mereka berusaha membantu menahan tubuh William agar tidak terjatuh. Padahal kedua model seksi dan genit itu mempunyai rencana tersembunyi.


Mereka ingin memiliki kesempatan berhubungan mesra dengan William. Status dan kekayaan William jauh lebih tinggi daripada Jonathan. Lagipula Jonathan sendiri yang meminta mereka menemani William sehingga mereka berdua tidak perlu takut menyinggung Jonathan.


***


Alunan musik terdengar mulai mengecil dan pembawa acara naik ke atas panggung menandakan acara akan segera dimulai.


"Ayo kita berkumpul ke sana!" ajak Emma.


Mereka berempat pun menuju ke arah panggung dan berkumpul dengan para tamu undangan. Tentu saja rombongan Emma berdiri di barisan paling depan. Para tamu undangan sengaja memberi jalan kepada mereka dikarenakan Emma dan Chris merupakan anggota Keluarga Watson, yang menyelenggarakan acara malam ini.


Tom, Dylan, dan Owen sudah berada di atas panggung. Pembawa acara memberikan microphone ke Tom.


"Terima kasih teman-teman semua yang berkenan menghadiri acara malam ini! Mari kita bersulang bersama!" ucap Tom.


Tom dan Dylan mengangkat ke atas gelas yang berada di tangan mereka sehingga para tamu undangan pun melakukan hal yang sama.


"****Cheers****!"


Pembawa acara mengambil gelas kosong dari tangan Tom dan Dylan.


"Kalian semua pasti sudah mengenal Chris, menantuku! Hari ini aku akan memperkenalkan secara resmi lagi. Christian Alexander!" ucap Tom.


Suara tepuk tangan keras berasal dari Jack sehingga para tamu undangan pun ikut bertepuk tangan dengan meriah.


Chris menggandeng tangan Emma dan bersama-sama naik ke atas panggung. Owen berjalan mendekati Emma dan berdiri tepat didepan Emma, dengan pandangan mata ke bawah panggung.


"Benar-benar keluarga kecil yang harmonis!" puji Jack.


Jack menoleh ke samping dan menatap intens wajah Alana. "Lana! Kapan kamu bersedia melahirkan anak untukku?" tanya Jack secara tiba-tiba.


"Jangan lupa perjanjian kita!" ucap Alana.


"Baiklah!" jawab Jack.


Tangan Jack memeluk pinggang Alana lebih erat dan memberikan satu kecupan singkat di puncak kepala Alana. Jack tidak menyadari wajah Alana bersemu merah karena perhatian Jack sudah fokus kembali ke atas panggung.


***


Selamat malam readers. Maaf agak malam up karena sibuk bimbing anak belajar untuk ujian besok 🙏.


TERIMA KASIH SEMUA DUKUNGANNYA.


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2