
***Apartment Regal Residence***
Jonathan terkejut melihat wajah William yang bengkak dan memar, saat datang ke apartemen bersama dokter pribadi.
Jonathan berfirasat luka di wajah William ada hubungannya dengan Emma sehingga William memintanya membawa dokter pribadi dan bukannya memanggil dokter pribadi Keluarga Pattinson sendiri agar Hans tidak mengetahuinya.
Dokter Akmal memeriksa memar di wajah William dengan teliti, sedangkan Jonathan berdiri di samping Dokter Akmal sambil menahan rasa penasarannya untuk bertanya ke William.
Beberapa saat kemudian, Dokter Akmal sudah selesai pemeriksaan dan menyatakan hasil diagnosisnya.
"Tulang pipi tidak ada yang retak. Hanya luka lebam biasa. Saya akan membuka resep salep gel untuk mempercepat proses pemulihan memar," kata Dokter Akmal.
"Terima kasih Dokter Akmal," ucap William.
"Sama-sama Tuan William," balas Dokter Akmal.
Sepuluh menit kemudian, Dokter Akmal meninggalkan Apartemen Regal Residence setelah memberikan resep obat dan beberapa pesan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan William selama pemulihan luka di wajahnya.
"Will! Kamu berkelahi dengan suami Emma?" tanya Jonathan dengan nada yakin.
Selama ini tidak ada satu orang pun yang berani berkelahi maupun melukai William. Apalagi kali ini lukanya tepat di wajah William sehingga Jonathan yakin Chris lah yang melakukannya.
"Iya," jawab William singkat.
"Kalian berkelahi di mana?" tanya Jonathan.
"Mansion Watson," jawab William.
"Bagaimana reaksi Emma?" tanya Jonathan lagi.
Kali ini William hanya diam seribu bahasa sehingga Jonathan sudah bisa menebak jawabannya.
"Will! Masa depanmu masih cerah. Di luar sana banyak wanita yang menginginkanmu. Kamu hanya perlu menjentikkan jari saja, aku yakin wanita cantik dan seksi mengantri panjang di hadapanmu. Lupakan Emma!" bujuk Jonathan.
Jonathan menilai obsesi William terhadap Emma sudah melebihi batas normal dan tidak masuk akal. Padahal dengan background kekayaan Keluarga Pattinson dan wajah William yang termasuk tampan, sangat mudah bagi William untuk mendapatkan wanita manapun.
__ADS_1
"Tidak akan! Never! Emma harus menjadi milikku!" tolak William dengan keras.
"Okay! Fine! Apa rencanamu selanjutnya? Kamu tidak mungkin pulang ke Mansion Pattinson kan? Om Hans akan mengirim bodyguard untuk mengawasimu lagi," ucap William.
"Aku akan menginap di apartemen selama tiga hari dengan alasan dinas ke Singapura. Kamu bertugas mengantarkan makanan untukku setiap hari," kata William.
"Baiklah. Bukan masalah besar bagiku untuk membelikan makanan. Aku berjanji akan menyimpan rahasiamu ini dari siapapun," ucap Jonathan.
"Beberapa wanita kenalanmu sudah kuberi tugas untuk menguntit Emma. Mereka akan memberi laporan kepadaku melalui kamu," lanjut William.
Saat ini William sudah mulai bisa berpikir jernih lagi mengenai kejadian di Mansion Watson tadi. William tahu dirinya tidak boleh bertindak gegabah lagi dan harus memperlihatkan sikap gentleman mengakui kekalahan taruhan sehingga William memutuskan tidak akan muncul di hadapan Emma terlebih dahulu.
Para wanita yang telah dipilih olehnya akan melanjutkan pengintaian terhadap Emma hingga William mendapatkan rencana yang lebih bagus lagi untuk memisahkan Emma dan Chris.
Suara dering dari handphone Jonathan membuat pria itu segera menerima panggilan telepon.
"Halo, Aurick. Ada apa?" tanya Jonathan.
"Jo! Ada pelelangan online dua mobil baru Ferrari. 500 juta saja per mobilnya. Kita hanya perlu daftar nama dan akan diundi dalam waktu sepuluh menit ke depan. Aku sudah ikut keduanya. Untung banyak kalau bisa dapat salah satu mobil itu. Kamu mau ikut?" tanya Aurick dengan antusias.
"Dari karyawan Valkyrie Club. Mereka hanya menghubungi member club saja," jawab Aurick.
"Kamu memang teman terbaik, Rick! Aku mau ikut," jawab Jonathan tanpa ragu.
"Oke. Aku kirim linknya ke handphone mu sekarang!" ucap Aurick.
"Thank you Rick!" jawab Jonathan.
***
"Cantik dan murah banget mobil Ferrari baru ini," batin Jonathan saat menekan link yang dikirim oleh Aurick.
Dua foto mobil Ferrari berwarna merah sebagai bukti pelelangan online ini bukanlah tipu muslihat sehingga Jonathan semakin antusias untuk memilikinya.
Jonathan langsung mendaftarkan namanya dengan cepat karena mengingat perkataan Aurick bahwa waktu yang tersisa hanya sepuluh menit, sedangkan William yang duduk di samping Jonathan mempunyai firasat yang tidak baik karena mendengar percakapan Jonathan di telepon mengenai mobil Ferrari baru.
__ADS_1
Sepuluh menit berlalu dengan cepat. Jonathan tidak mengalihkan perhatiannya dari layar handphone.
"Sial! Aku tidak beruntung!" umpat Jonathan sambil menepuk kepalanya sendiri karena gregetan.
Jonathan menoleh ke arah William yang terlihat serius memikirkan sesuatu.
"Ada apa Will?" tanya Jonathan.
"Tidak apa-apa. Kamu ikut lelang online?" William mengajukan pertanyaan yang sudah disimpan di dalam hatinya selama sepuluh menit.
"Iya Will, tetapi aku kalah. Padahal murah sekali mobilnya. Lihatlah fotonya! Bagus kan?" tanya Jonathan sambil memperlihatkan layar handphone ke William.
Aura membunuh memancar dari tubuh William saat melihat jelas foto kedua mobil Ferrari berwarna merah, yang merupakan hadiahnya untuk Emma.
Satu buah mobil dibelinya dengan harga 3 miliar, dijual seharga 500 juta. William mengingat jelas Chris menelepon Jack untuk membantunya menjual kedua mobil itu dan tidak disangka dijual dengan sangat murah.
"Jo! Jack Nicholas pemilik Valkyrie Club?" tanya William secara tiba-tiba.
"Iya. Bagaimana kamu bisa tahu, Will?" Jonathan bertanya balik ke William.
"Chris dan Jack sialan! Menjual mobilku dengan harga murah!" geram William.
"Mobilmu? Maksudmu…kedua mobil ini untuk Emma?" tanya Jonathan.
"Iya!" jawab William.
***
Selamat malam readers. Crazy Will sakit hati tak berdarah nih 🤣🤣🤣.
Sampai ketemu di bab besok ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
__ADS_1
AUTHOR : LYTIE