SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA

SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA
BAB 68. Pemegang saham baru


__ADS_3

***Ruang kerja Dylan di Mansion Watson***


Dylan membaca saksama data penyelidikan mengenai Keluarga Alexander yang diberikan oleh Rocky.


Dari semua data silsilah Keluarga Alexander, tidak ditemukan nama Chris di sana.


"Jika Chris bukan anggota Keluarga Alexander, mengapa pria itu mencari ku dan menitipkan kartu namanya?" batin Dylan.


Dylan yakin pria yang ingin bertemu dengannya pasti untuk membicarakan tentang Chris karena selama ini Perusahaan Watson tidak memiliki hubungan bisnis dengan Perusahaan Alexander.


Lagipula pria itu ingin menemuinya ketika dirinya berada di Australia, tempat kelahiran Chris dan bukannya saat dirinya dinas ke Amerika.


Berbagai dugaan muncul di dalam pikiran Dylan secara tiba-tiba.


"Apakah Chris adalah…. "


"Ah! Tidak mungkin!"


"Kalaupun iya, itu bukan masalah besar. Selama Chris benar-benar mencintai Emma dengan tulus."


Dylan mempunyai dugaan yang ekstrem bahwa kemungkinan besar Chris adalah anak hasil perselingkuhan sehingga tidak ditemukan data Chris di dalam silsilah Keluarga Alexander. Atau bisa dikatakan Keluarga Alexander sengaja menyembunyikan keberadaan Chris dan hanya anggota keluarga inti saja yang mengetahuinya.


Semakin dipikir, Dylan semakin yakin kebenaran dugaannya mencapai 90 persen.


"Pantas saja Chris memakai nama Christian untuk perusahaannya," batin Dylan.


Pada akhirnya Dylan memutuskan menyimpan semua dugaannya di dalam hati dan tidak memberitahu Tom terlebih dahulu sambil memantau perkembangan selanjutnya.


Dylan berfirasat jika memang dugaannya tepat, maka pria dari Keluarga Alexander itu pasti akan berusaha menemuinya lagi karena gagal bertemu di Australia.


Pada saat itu jugalah Dylan bisa mengetahui jelas apa tujuan utama pria itu mencarinya serta kebenaran asal usul Chris yang disembunyikan Chris dengan sempurna.


***Rumah baru***


Acara pindahan ke rumah baru Chris berjalan lancar. Semua perabot baru sudah tersedia di sana.

__ADS_1


Emma hanya membawa koper berisi beberapa pakaian baru dan juga set ling*rie yang semula ingin dijadikan kejutan untuk Chris ketika mereka di rumah baru.


Sementara Owen juga menarik koper kecil berisi perlengkapan sekolahnya dan beberapa set pakaian baru yang dibelikan oleh Emma.


Owen menyusun barang-barang di kopernya ke dalam lemari yang berada di kamar barunya. Di sana sudah ada lemari pakaian ukuran besar dan terisi banyak pakaian baru dan juga meja belajar lengkap dengan laci untuk tempat penyimpanan perlengkapan sekolah.


Chris menghadiri meeting penting di Perusahaan Christian dan akan tiba di rumah baru saat sore hari.


Rocky dan beberapa bodyguard Jack memeriksa sistem keamanan di rumah baru untuk memastikan semuanya aman, sedangkan Jack dan Alana juga datang sebagai tamu pertama rumah baru Chris dan Emma.


Saat ini Jack mengobrol akrab dengan Liam di dekat kolam renang karena Owen ingin berenang sebentar lagi sehingga mereka berdua bisa mengawasi Owen di sana.


Alana bersama Emma di ruang tamu. Alana memberikan sebuah dokumen ke Emma sehingga gadis muda itu membacanya dengan saksama.


"15 persen saham Perusahaan Pattinson ini untukku?" tanya Emma dengan raut wajah terkejut.


"Iya, Emma! Tuan Chris memberikan semuanya untukmu," jawab Alana.


Emma tersenyum kecil saat mendengar kepastian dari Alana. Kejutan dari Chris selalu membuatnya senang.


"Halo!"


"......."


"Iya, benar sekali!"


"....."


"Baiklah. Saya akan menelepon balik setelah mendapatkan jawaban dari klien!" ucap Alana.


Alana menatap Emma saat menutup sambungan telepon. "Emma! Saat ini Perusahaan Pattinson sedang melakukan meeting intern pemegang saham. Karena kamu termasuk salah satu pemegang saham sekarang, mereka ingin mengetahui apa pilihanmu," kata Alana.


"Mengenai apa, Lana?" tanya Emma.


"Apakah kamu mendukung William tetap menjabat CEO Perusahaan Pattinson atau menurunkannya dari posisi itu," jawab Alana.

__ADS_1


"Pemegang saham Perusahaan Pattinson sedang melakukan voting," batin Emma.


"Lana! Kamu sudah tahu jawabanku!" ucap Emma sambil tersenyum kecil.


"Baiklah!" jawab Alana.


Alana pun menelepon untuk memberitahukan keputusan Emma, sedangkan Emma mengirim sms ke Chris.


"Thank you hadiahnya, Chris!"


"Sama-sama honey. See you soon!" Chris membalas sms Emma dengan cepat.


Senyuman lebar menghias di sudut bibir Emma dan terlihat jelas oleh Alana yang baru saja selesai menelepon.


Alana bisa menebak Emma pastilah sedang saling mengirim sms dengan Chris sehingga Alana pun melihat ke arah kolam renang secara spontan, tepatnya tempat Jack berada.


Alana terkejut karena Jack sedang menatapnya dari sana. Entah sudah berapa lama Jack menatapnya sehingga Alana mengalihkan tatapan matanya dengan cepat karena ketahuan mencuri pandang ke sana.


Notifikasi sms handphone Alana berbunyi. Gadis muda itu pun membaca isi sms.


"I love you too!"


Sms singkat dari Jack membuat pipi Alana merona merah seperti kepiting rebus. Alana berusaha bersikap tenang. Gadis muda itu tidak menyadari senyuman kecil di wajahnya terlihat jelas oleh Jack.


***


Selamat malam readers. Spoiler bab besok: crazy will akan muncul lagi 😂. Mungkin last show.


Jangan lupa baca kelanjutan cerita besok ya.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2