
***Ballroom hotel jamuan bisnis makan malam***
Chris tidak menyambut uluran tangan Lily. Penampilan Lily sangat mengganggu penglihatan Chris sehingga pria muda itu melipat kedua tangannya di depan dada.
Lily tidak tersinggung dengan penolakan Chris. Wanita penggoda itu sengaja menyilangkan kaki kanan ke atas lutut kaki dan tersenyum lebar ke arah Chris.
"Tuan Chris tidak suka penampilanku? Aku lebih cantik dan seksi daripada Emma," ucap Lily dengan percaya diri yang tinggi.
Lily memakai gaun hitam seksi super mini dan make up tebal di wajahnya, sedangkan penampilan rambutnya memakai wig agar menyerupai rambut Emma serta parfum yang digunakannya merupakan merek parfum kesukaan Emma.
"Kamu bukan Emma! Apa mau mu?" tanya Chris tanpa basa-basi.
"Tidak kusangka dia lebih tegas dan pintar daripada Will. Aku semakin ingin memilikinya," batin Lily.
Lily melambaikan tangannya ke pelayan hotel, yang kebetulan berjalan ke arah mereka sambil membawa nampan berisi gelas-gelas anggur merah.
"Dua gelas anggur merah," kata Lily ke pelayan hotel.
"Baik Nona," jawab pelayan hotel.
Pelayan hotel meletakkan dua gelas anggur merah, tepat di hadapan Chris dan Lily. Kemudian mengambil gelas kosong Chris dari atas meja sebelum meninggalkan meja Chris dan Emma.
"Tentu saja aku tidak seperti nona muda sombong dan angkuh itu. Aku bisa memberikan kepuasan di atas tempat tidur melebihi Emma. Tuan Chris tertarik?" tanya Lily dengan suara manja.
"Aku bukan William!" tolak Chris dengan tegas.
Saat Chris tahu Emma memutuskan pernikahan bisnis karena William berselingkuh, Chris sudah meminta Rio menyelidiki identitas wanita yang berselingkuh dengan William sehingga mengetahui jelas siapa Lily.
"Tetapi kamu juga pria normal seperti Will," ucap Lily.
Lily mendekatkan tubuhnya lagi ke arah Chris sehingga Chris berdiri dari kursi sofa dengan cepat, tetapi Lily juga ikut berdiri di saat yang bersamaan dan menghadang jalan sehingga Chris tidak bisa meninggalkan tempat itu.
"Minumlah anggur merah bersamaku. Jika tidak, aku akan mengikutimu terus," ucap Lily.
Chris melirik ke arah dua gelas anggur merah yang berada di atas meja. Ketika pelayan hotel meletakkan gelas anggur merah, Chris sudah melihat jelas adanya isyarat mata sekilas antara Lily dan pelayan hotel.
Chris yakin anggur merah di dalam gelasnya sudah diberi sesuatu. Selama hidupnya, banyak wanita yang menggunakan trik seperti Lily sehingga Chris sudah terbiasa untuk menghadapi mereka semua.
__ADS_1
Chris mengambil gelas anggur merah milik Lily dan hanya meneguk satu kali saja. Kemudian meletakkan gelas itu dengan keras di atas meja.
Lily terkejut dan menggigit bibir bawahnya dengan kesal.
"Jangan muncul di hadapanku lagi!" ujar Chris sebelum berjalan meninggalkan Lily.
Lily menatap punggung Chris yang mulai menjauh dari pandangannya. Beberapa saat kemudian, senyum samar menghias di sudut bibir Lily.
"Kamu memang pintar, tetapi aku lebih pro dalam hal ini," batin Lily.
Firasat Chris bahwa Lily dan pelayan hotel berkomplot memang tepat. Hanya saja kedua gelas anggur merah itu juga diberi obat spesial dari William dalam dosis yang sama.
Jadi Chris mengambil gelas yang manapun, Chris sudah masuk ke dalam jebakan Lily dengan sempurna. Lily sudah merencanakan secara matang skenario apa yang akan dilakukan oleh Chris sehingga memasukkan obat ke dalam kedua gelas itu.
Sekarang Lily menunggu reaksi obat spesial itu bekerja dan menguasai pikiran serta tubuh Chris.
***Kamar tidur Emma di Mansion Watson***
Emma duduk bersandar di tempat tidur dan membaca Ebook majalah ELLE melalui handphone. Aktivitas itu dilakukan oleh Emma sambil menunggu Chris pulang.
Kedutan kelopak mata kiri Emma secara tiba-tiba membuat gadis muda itu memiliki firasat tidak baik.
Biasanya Chris selalu pulang tepat waktu sesuai janjinya ke Emma. Ini kejadian pertama kalinya Chris melanggar janjinya.
Emma mengkhawatirkan keadaan Chris sehingga menelepon handphone Chris, tetapi suami tercintanya tidak mengangkat telepon darinya.
Emma mencoba menelepon Rio karena tahu sekretaris pribadi itu selalu berada di sisi Chris di setiap pertemuan dengan rekan bisnis maupun menghadiri jamuan bisnis makan malam.
"Selamat malam Nyonya Emma," sapa Rio dengan sopan.
Emma menarik napas lega karena Rio mengangkat telepon dan menyapanya dengan tenang, membuktikan Chris dalam keadaan baik-baik saja dan tidak ada kejadian buruk menimpa Chris saat ini.
"Rio! Di mana Chris?" tanya Emma.
"Maaf Nyonya Emma! Saya tidak bersama Tuan Chris saat ini karena mendadak ada urusan dan sudah minta izin ke Tuan Chris," jawab Rio dengan jujur.
"Tidak apa-apa. Aku akan menelepon Chris lagi!" ucap Emma.
__ADS_1
Emma mematikan sambungan telepon dengan cepat, tanpa memedulikan Rio yang kebingungan di seberang sana.
Emma menelepon Rocky sambil membuka lemari pakaian dan mengambil satu set pakaian formalnya.
"Selamat malam Nona Emma!" sapa Rocky saat mengangkat telepon.
"Rocky! Persiapkan mobil! Aku mau keluar sekarang!" perintah Emma.
"Baik Nona Emma!" jawab Rocky dengan patuh.
***
Emma mengganti pakaian tidurnya dengan pakaian formal dalam waktu singkat. Kemudian memasukkan handphone ke dalam tas tangan dan keluar dari kamar tidur.
Emma mempunyai firasat kuat Chris terlibat masalah sehingga ingin mencari Chris di hotel tempat jamuan bisnis makan malam.
Dylan dan Liam tidak berada di Bali sehingga Emma tidak mau merepotkan Tom yang pastinya sudah beristirahat di kamar tidur.
Ketika Emma duduk di dalam mobil Ferrari merah dan Rocky sedang mengemudikan mobil itu menuju hotel, terdengar bunyi pesan masuk ke dalam handphone Emma.
Emma membuka pesan itu yang berupa sebuah foto. Sepasang mata Emma membulat besar menatap foto itu tanpa berkedip sedikit pun.
Di dalam foto itu, Lily tersenyum penuh kemenangan dengan posisi tubuh memapah Chris. Tangan kanan Chris berada di atas pundak Lily. Terlihat jelas Chris dalam keadaan tidak sadar sepenuhnya.
Lily dan Chris berdiri di depan kamar hotel, tepatnya kamar hotel yang sama dengan kamar Lily dan William berselingkuh di sana.
***
Selamat malam readers.
Dag dig dug nih. Lanjutnya besok ya. Bab besok diusahakan clear deh si ulat keket.🤗🙏
Tebak-tebakan yuk 🥰. Apakah Emma berhasil menyelamatkan Chris? Bagaimana Emma menghadapi bodyguard yang disewa oleh Will?
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
__ADS_1
AUTHOR : LYTIE