
Rombongan Emma merasa lega setelah kepergian William. Emma dan Owen melanjutkan inspeksi sekolah kedua setelah beristirahat cukup.
Pada akhirnya Owen memilih sekolah pertama sebagai sekolahnya sehingga rombongan Emma menuju sekolah pertama untuk mengurus pendaftaran secara langsung agar Owen bisa langsung sekolah di hari senin nanti.
Saat ini Emma berada di ruangan admin sekolah untuk mengisi formulir pendaftaran. Beberapa surat-surat penting Owen sudah berada di tangan Emma. Chris yang memberikannya untuk memudahkan Emma mendaftar sekolah.
Lima menit kemudian, gerakan tangan Emma yang sedang mengisi formulir berhenti mendadak. Ada pertanyaan yang membuatnya tidak bisa menjawab.
Emma mengambil handphone dari dalam tas, dengan niat untuk menelepon Chris. Akan tetapi, Emma menyimpan kembali handphone nya karena mengingat isi sms Chris bahwa pria muda itu akan meeting dengan beberapa kepala departemen Perusahaan Nicholas sebelum pulang ke Mansion Watson.
Emma menoleh ke belakang dan memanggil Rocky.
"Ada apa Nona Emma?" tanya Rocky.
"Kamu masih ada simpan data Stella?" tanya Emma.
Stella adalah nama istri pertama Chris dan ibu kandung Owen. Selama ini Emma tidak pernah berinisiatif mencari tahu tentang Stella, tetapi dikarenakan formulir yang harus diisinya, Emma bertanya ke Rocky.
Rocky yang bertugas memeriksa identitas Chris dan juga Rocky lah memberitahukan Emma tentang Stella yang meninggal di rumah sakit.
"Masih ada, Nona Emma. Tunggu sebentar!" jawab Rocky.
Rocky memberikan handphone nya ke Emma setelah membuka file data pribadi Stella. Emma pun melanjutkan mengisi formulir pendaftaran.
"Golongan darah Stella O. Sama denganku dan Chris," batin Emma.
Tiba-tiba Emma terkejut dan memeriksa ulang bagian formulir yang sudah diisinya terlebih dahulu, yaitu data Owen.
"Golongan darah Owen adalah A. Bagaimana mungkin?" batin Emma.
Sepengetahuan Emma, anak yang dilahirkan dari kedua orang tua yang memiliki golongan darah O, seharusnya juga O. Kecuali anak dari pasangan golongan darah O dan A, kemungkinan besar bisa mempunyai golongan darah O atau A.
"Aku akan tanyakan pada Chris nanti," kata hati Emma.
Emma percaya sepenuhnya ke Chris dan yakin Chris akan jujur padanya.
__ADS_1
***Mansion Watson***
Emma, Owen, dan Chris makan malam bersama Keluarga Watson. Sesuai janjinya ke Emma, Chris tiba di mansion sebelum waktu makan malam.
Acara makan malam berlangsung damai dan lancar. Malam ini masakan yang dihidangkan di atas meja selain masakan kesukaan Emma, juga ada masakan kesukaan Owen.
Owen makan dengan lahap dan semangat. Owen sangat menyukai berada di Mansion Watson karena dirinya mendapatkan tambahan kasih sayang dari Tom, Dylan, dan Liam.
Owen bersyukur di dalam hatinya Chris menikah dengan Emma sehingga dirinya memiliki kakek dan dua orang paman yang tampan.
Selama ini Owen dan Chris hanya hidup berdua saja. Owen sama sekali tidak tahu siapa kakek neneknya ataupun mengenal keluarga besar Chris karena Chris sama sekali tidak pernah membicarakan tentang keluarga besarnya.
Owen yang pintar dan peka bisa merasakan Chris tidak menyukai keluarga besarnya sehingga Owen pun tidak peduli dengan mereka. Owen hanya peduli terhadap Chris sebagai ayah kandung yang menjaga dan menyayanginya sejak kecil.
Selesai makan malam, Emma menemani Owen sebentar di kamar tamu, sedangkan Chris mengobrol dengan Tom, Dylan, dan Liam.
Tom dan Dylan menanyakan tentang perkembangan Perusahaan Christian yang sudah resmi akuisisi Perusahaan Nicholas hari ini. Mereka berdua ingin mengetahui kapan Chris mengumumkan berita itu ke umum.
Chris menjawab jujur semua pertanyaan Tom dan Dylan. Pada akhirnya mereka berdua setuju dengan rencana Chris mengumumkan berita penting itu sabtu ini.
***Kamar tidur Emma***
Emma sedang duduk bersandar di tempat tidur sambil mengirim chat dengan Alana. Emma mengajak Alana untuk bertemu besok siang karena Emma membeli oleh-oleh untuk Alana dari Sydney.
Suara pintu terbuka membuat Emma mengalihkan perhatiannya ke sana. Chris tersenyum tipis dan berjalan mendekati tempat tidur.
Chris berdiri tepat di samping tempat tidur. Emma menggerakkan tubuhnya hingga berlutut di atas tempat tidur, sedangkan kedua tangannya sudah melingkar di leher Chris.
"Honey sudah mandi?" tanya Emma.
"Tentu saja," jawab Emma.
"Coba aku periksa!" ucap Chris.
Chris memeluk pingggang ramping Emma dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanannya mengusap pipi Emma dengan lembut. Kemudian Chris memajukan wajahnya dan menghirup aroma sabun cair dari leher jenjang Emma.
__ADS_1
Emma tertawa geli karena hembusan napas hangat dari hidung Chris.
"Harum sekali," puji Chris.
"Kamu juga harum," ucap Emma.
Chris mencubit gemas hidung mancung Emma. "Mulutmu manis sekali, honey. Aku mandi sekarang. Tunggu aku!" ucap Chris sambil tersenyum makna.
Emma tahu Chris sengaja menggodanya karena keadaannya yang sedang 'palang merah', tidaklah mungkin bisa berhubungan mesra dengan Chris.
"Oke. Aku tunggu!" jawab Emma.
Chris mengecup kening Emma sebelum mengambil pakaian tidur dan melangkah masuk ke dalam kamar mandi.
Emma duduk bersandar lagi di tempat tidur. Gadis muda itu ingin menanyakan tentang Stella dan Owen ke Chris.
Dari tadi siang, berbagai spekulasi dan pertanyaan sudah muncul dalam pikiran Emma.
Apakah Stella berselingkuh sehingga melahirkan Owen? Jika iya, kenapa wajah Owen memiliki kemiripan dengan Chris. Bahkan Emma bisa merasakan dengan jelas kasih sayang Chris ke Owen sangat tulus.
Emma yakin jika dirinya tidak bertanya sejelas-jelasnya ke Chris malam ini, maka besar kemungkinan dirinya tidak bisa tidur pulas seperti biasa.
***
Selamat malam readers tercinta.
Jangan lupa baca bab besok ya🥰
Dari clue author, readers pasti sudah menebak tepat. Owen adalah putra kandung dari Jordan dan Stella.
Mengapa golongan darah Chris dan Owen berbeda? Jawabannya di bab besok ya.
TERIMA KASIH SEMUA DUKUNGANNYA
SALAM SAYANG
__ADS_1
AUTHOR : LYTIE