SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA

SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA
BAB 75. Keluarga kecilku


__ADS_3

***Ruang kerja Chris di Perusahaan Christian***


Chris menarik tangan Emma sehingga mereka berdua duduk berdampingan di sofa. Tangan Chris memasangkan kembali dua kancing baju Emma yang terlepas karena pemanasan awal tadi, lalu merapikan rambut Emma yang sedikit berantakan dengan gerakan yang lembut dari kedua tangannya.


Sementara Emma pun membantu memasangkan kembali dasi serta dua kancing atas baju kemeja Chris yang juga terlepas karena ulahnya.


Mereka berdua saling menatap satu sama lain, kemudian tertawa kecil bersamaan.


"Ada bekas lipstik di sini," kata Emma.


Emma mengusap dengan jari tangannya sudut bibir Chris yang terkena noda lipstik akibat ciuman panas yang panjang.


"Di mana Owen?" tanya Chris.


Saat Emma berangkat ke Perusahaan Pattinson mencari William, wanita muda itu sudah mengirim sms terlebih dahulu ke Chris. Hanya saja Chris tidak menyangka Emma memberinya kejutan dengan kunjungan dadakan dan pastinya membuat Chris sangat senang.


Chris memang sudah berencana membawa Emma dan Owen mengunjungi perusahaan baru nya, setelah mereka pindah ke rumah baru.


"Rio mengantarnya ke toilet. Mungkin mereka sudah berada di depan pintu sekarang," jawab Emma.


Bersamaan dengan itu, terdengar suara ketukan pintu dari luar.


"Masuk!" ucap Chris.


Rio membuka pintu dari luar dan Owen berlari kecil masuk ke dalam ruang kerja Chris.


"Daddy!" panggil Owen dengan riang.


Owen menghampiri Chris dan Emma di sofa serta memberikan pelukan hangat ke Chris.


"Surprised!" ucap Owen.


Emma dan Chris tertawa bersamaan. Owen pun duduk di antara Emma dan Chris, sedangkan Rio keluar dari ruang kerja dan menutup pintu dengan perlahan. Rio tidak mau menjadi pengganggu keluarga kecil yang sedang berkumpul bersama.


"Bagaimana? Senang kan berenang di rumah baru?" tanya Chris ke Owen.


"Senang banget. Saat daddy libur, kita berenang bersama ya. Sama mommy juga," jawab Owen dengan antusias.

__ADS_1


Emma dan Chris menganggukkan kepala pertanda setuju usul Owen.


"Janji kelingking!" ucap Chris, Emma, dan Owen bersamaan.


Mereka bertiga pun mengacungkan jari kelingking tangan kanan dan kiri, lalu mengaitkan satu sama lain. Senyum bahagia menghias di sudut bibir Owen.


Owen bersyukur dalam hati kecil, Emma menikah dengan Chris sehingga dirinya memiliki keluarga yang utuh dan sempurna sekarang. Keluarga kecil yang menjadi impian terpendam dalam hati Owen.


Dari Emma, Owen bisa merasakan kasih sayang yang tulus seorang ibu. Tidak seperti wanita lain yang berkeinginan menjadi istri Chris sehingga berpura-pura bersikap baik terhadap Owen.


Sekarang Owen hanya menanti kelahiran dedek baby girl, yang dijanjikan oleh Chris.


Tadi Owen memang sengaja menggunakan alasan ke toilet saat tiba di Perusahaan Christian karena ingin memberi waktu luang sebentar untuk Emma dan Chris.


Owen tahu Chris dan Emma saling merindukan satu sama lain.


"Setengah jam lagi, aku masih ada satu zoom meeting dengan rekan bisnis. Setelah itu kita bisa makan malam bersama. Bagaimana?" tanya Chris sambil menatap Emma dan Owen bergantian.


Pelayan di rumah baru akan mulai bekerja besok pagi sehingga makan malam di luar adalah pilihan paling tepat.


Chris berdiri dari sofa dan berjalan menuju meja kerja. Kemudian menelepon Rio untuk memberi pesan kepada sekretaris pribadinya agar mengantarkan beberapa kudapan ringan serta jus dari pantry kantor untuk Emma dan Owen.


Beberapa saat kemudian, Owen menikmati slice cake rasa coklat dengan gembira. Sementara Emma membaca majalah fashion yang juga dipersiapkan oleh Rio untuknya.


***


Chris mengarahkan kursor laptop menuju bagian power sehingga layar laptop padam setelah selesai melakukan zoom meeting.


Chris melirik sekilas jam tangan di pergelangan tangannya. Tanpa terasa dirinya melakukan zoom meeting selama satu jam.


Chris melihat ke arah sofa. Owen sudah tertidur pulas di sana, sedangkan Emma sedang melihat ke arahnya juga.


Chris berjalan menghampiri Emma dan memberikan satu ciuman singkat di kening istri tercintanya.


"Sudah selesai?" tanya Emma.


"Iya," jawab Chris.

__ADS_1


"Owen masih tertidur pulas," ucap Emma.


"Aku akan menggendongnya ke mobil," kata Chris.


Owen membuka matanya secara tiba-tiba sebelum Chris menggendongnya. Kedua tangan mungilnya mengucek mata sebentar.


"Daddy!" panggil Owen.


"Owen sudah lapar kan? Ayo kita makan malam sekarang. Daddy tahu satu Restoran Italia yang makanannya sangat enak," ajak Chris.


"Hore! Let's go!" ucap Owen.


Owen melompat turun dari sofa dengan cekatan. Energinya sudah terkumpul penuh setelah tidur selama satu jam tadi.


Chris merangkul pundak Emma dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanannya menggandeng tangan Owen.


Ketika keluarga kecil Chris keluar dari ruang kerja, Rio dan Rocky berdiri di sana dan memberi hormat bersamaan dengan anggukkan kepala.


"Rio! Aku mau keluar makan bersama keluarga kecilku. Tolong ubah jadwal pertemuan dengan Pak Arif malam ini menjadi besok," pesan Chris.


"Baik Tuan Chris!" jawab Rio.


Rio tahu Chris mau pulang kerja lebih awal menemani keluarga kecilnya hari ini. Rocky pun mengikuti rombongan Chris dari belakang.


***


Selamat malam readers. Bab ini full keluarga kecil Chris 🥰


William dan Jimmy akan muncul di bab besok 😂.


See you all tomorrow


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2