
Satu bulan sudah berlalu sejak John Alexander membawa Jay dan Jimmy pulang ke Amerika.
Keluarga kecil Chris tinggal di rumah baru mereka dengan damai dan aman dibawah penjagaan para bodyguard yang merupakan anak buah Jack.
Ron, salah satu tangan kanan Jack resmi menjadi bodyguard pribadi Owen atas permintaan Chris.
Sebenarnya Collins, sepupu Ron yang sudah dipilih oleh Jack untuk menjadi bodyguard pribadi Owen.
Collins tiba di Bali sekitar tiga minggu yang lalu setelah menyelesaikan semua urusannya di luar negeri. Sekarang Collins menggantikan posisi Ron menjadi orang kepercayaan Jack.
Chris meminta Ron menjadi bodyguard pribadi Owen karena Owen merasa aman dalam perlindungan Ron. Ron ikut dalam misi menyelamatkan Owen yang disembunyikan di apartemen milik William, lalu mengantar Owen pulang ke Mansion Watson.
Interaksi singkat antara Owen dan Ron pada saat itu membuat Owen percaya sepenuhnya terhadap Ron sehingga membicarakan hal itu ke Chris.
Jack pun meminta pendapat Ron, apakah bersedia menjadi bodyguard pribadi Owen. Jack menghormati privacy para anak buahnya dan memberikan mereka kebebasan untuk memilih.
Owen yang mandiri dan tidak dalam keadaan ketakutan saat diselamatkan oleh rombongan Ron membuat Ron kagum. Pada akhirnya setelah mempertimbangkan dengan matang, Ron bersedia menjadi bodyguard pribadi Owen.
Seminggu sekali, tepatnya di hari sabtu Chris, Emma, dan Owen akan menginap di Mansion Watson untuk berkumpul dengan keluarga besar Emma.
Tentu saja Tom sangat senang menyambut kedatangan keluarga kecil Chris. Bahkan Dylan dan Liam yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing berusaha meluangkan waktu mereka untuk berkumpul bersama di mansion ketika Chris, Emma, dan Owen menginap.
***Mansion Watson***
Sewaktu Owen pulang sekolah, Emma menjemputnya dan langsung membawanya ke Mansion Watson karena mereka akan menginap malam ini.
"Daddy!" pekik Owen kegirangan sambil berlari menyambut kedatangan Chris.
"Ada nakal hari ini?" tanya Chris.
"Tentu saja tidak! I'm a good boy!" jawab Owen.
Chris tertawa kecil dan membelai kepala Owen dengan lembut, lalu menghampiri Emma yang duduk di ruang keluarga.
Emma tersenyum lebar dan merangkul lengan Chris, sedangkan Tom yang juga berada di ruang keluarga tersenyum tipis melihat kemesraan Emma dan Chris.
Kedekatan sepasang sejoli itu sangat natural dan enak dipandang. Kebahagiaan Emma merupakan kebahagiaan keluarga besar Watson.
"Welcome home, Chris!" ucap Emma.
Chris membelai pipi Emma dalam hitungan detik, lalu melihat ke arah Tom.
"Papa!" sapa Chris.
"Proyek kerjasama dengan Perusahaan Jayanata dan Bramasta berjalan lancar?" tanya Tom.
"Lancar, Pa!" jawab Chris.
"Baguslah!" kata Tom.
__ADS_1
"Om Dylan! Om Liam!"
Suara nyaring Owen menggema di ruang keluarga. Owen berlari kecil menyambut kedatangan Dylan dan Liam.
"Anggota keluarga sudah lengkap! Ayo kita makan malam bersama sekarang!" ucap Tom.
Tom berdiri dari sofa dan berjalan menuju ruang makan. Chris dan Emma saling bergandengan tangan mengikuti Tom dari belakang.
Acara makan malam bersama berlangsung dengan suasana yang menyenangkan. Sesekali terdengar suara canda tawa yang bersahutan satu sama lain.
Sementara di dapur Mansion Watson yang luas, terlihat Ron, Rocky, dan beberapa bodyguard mansion sedang makan malam bersama.
Hubungan pertemanan Ron dan Rocky semakin akrab dalam satu bulan terakhir ini karena mereka selalu berada di tempat yang sama.
"Ron! Kamu akan ke tempat Tuan Jack nanti?" tanya Rocky.
"Iya. Valkyrie Club pasti ramai di malam minggu," jawab Ron.
Walaupun Ron menjadi bodyguard pribadi Owen, tetapi Chris memberikannya kebebasan untuk pergi ke mana saja saat Owen sudah bersama keluarga kecilnya.
Ron tidak diharuskan menginap di rumah Chris maupun mengikuti Owen selama 24 jam penuh.
Ron menjadi bodyguard Owen saat Owen ke sekolah ataupun berada di tempat umum saja.
"Kamu mau ikut? Aku yakin Nona Emma pasti mengizinkanmu keluar," kata Ron.
"Oke! No problem!" balas Ron.
***Kamar tidur Emma di Mansion Watson***
Chris dan Emma duduk bersandar di tempat tidur sambil mengobrol ringan.
"Honey! Tadi papa nanya kapan bisa momong cucu," ucap Chris dengan suara lembut.
"Iya. Seharian papa dan Owen membicarakan bayi yang belum ada tanda-tanda kemunculannya," kata Emma sambil mengusap perutnya yang masih rata.
Chris mendengar jelas nada kecewa di perkataan Emma sehingga menundukkan kepala dan memberikan satu kecupan panjang di kening istri tercinta.
"Jangan dijadikan beban, honey. Kebahagian mu yang terpenting bagiku, Papa, Owen, Kak Dylan, dan Kak Liam," ucap Chris.
"Aku tahu, Chris!" kata Emma.
Emma melingkarkan kedua tangannya di pinggang Chris, lalu menyandarkan kepala di dada atletis Chris.
Emma tahu semua perkataan Chris sangat benar. Tom dan kedua kakak kesayangannya tidak pernah memaksanya untuk segera hamil dan melahirkan cucu ataupun keponakan.
Hanya saja antusias Tom dan Owen tadi mengenai bayi lucu hasil dari cinta kasih dirinya dan Chris membuat Emma pun mengharapkan dirinya sendiri cepat hamil.
"Honey. Bagaimana kalau kita honeymoon lagi?" tanya Chris.
__ADS_1
Emma mengangkat kepalanya dan menatap intens wajah Chris.
"Benarkah? Bagaimana dengan pekerjaanmu?" tanya Emma.
Usul Chris diterima dengan senang hati oleh Emma. Waktu we time berdua bisa menambah persentase munculnya bayi yang mereka inginkan di dalam kandungan Emma.
"Aku bisa mengaturnya. Don't worry!" jawab Chris.
"Thank you Chris!"
Emma memberikan kecupan yang bertubi-tubi di bibir Chris. Suara gelak tawa Emma dan Chris memenuhi kamar tidur.
Chris membaringkan tubuh Emma secara perlahan, lalu menahan kedua tangan di sisi kiri dan kanan tubuh Emma.
Sepasang mata coklat Chris beradu pandang dengan sepasang mata bening Emma.
Chris memajukan wajahnya dan mengecup hidung mancung Emma.
"Sekarang kita latihan dulu hal yang harus kita lakukan di honeymoon kedua nanti," ucap Chris.
Ciuman agresif mendarat di leher Emma. Chris tidak menunggu jawaban Emma dan langsung melancarkan serangan ciuman yang bertubi-tubi di tubuh istri tercinta.
Setiap ciuman Chris menghasilkan sengatan listrik tegangan kecil di seluruh tubuh Emma.
Emma mengalungkan kedua tangannya di leher Chris dan membalas dengan ciuman yang sama. Sepasang sejoli itu memulai petualangan fantasi yang mendebarkan hati.
***
Halo readers tercinta 🥰
Apakah Chris dan Emma akan mendapatkan bayi di honeymoon kedua? Ditunggu notifikasi update bonus chapter berikutnya ya ♥️
Author mau info sedikit pengumuman 🥳. Setelah menunggu beberapa purnama 😂 dan menulis hingga 10 ribu kata lebih untuk misi kepenulisan, author kena php nih. Misi nya gagal 😑
Don't be sad girl. Author launching novel baru hari ini. Semoga readers tercinta menyukainya.
Judul Novel : REVENGE OF FOX CONSORT.
Genre : Romansa Fantasy, Transmigrasi.
Ditunggu dukungan semuanya ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
__ADS_1