
***Mansion Watson***
Emma dan Chris tiba di Mansion Watson sekitar jam empat sore. Kepulangan mereka berdua bertepatan dengan kepulangan Dylan dan Liam dari luar negeri.
Tentu saja kejadian semalam sudah dilaporkan oleh Rocky ke Dylan sehingga Dylan mempersingkat masa dinas kerjanya di Australia, sedangkan Liam pun absen menghadiri jamuan makan malam terakhir dengan dokter lain di rumah sakit Amerika setelah mengetahui kejadian itu dari Dylan.
Kedua kakak kesayangan Emma itu menyesali sikap gegabah mereka berdua yang meninggalkan Emma di Bali pada waktu bersamaan.
Dylan dan Liam sama sekali tidak menyangka William masih belum ikhlas melepaskan Emma serta berusaha merusak rumah tangga Emma dan Chris.
Untung saja ada Jack yang membantu Emma semalam sehingga tidak terjadi hal yang buruk dan merusak kebahagiaan Emma.
Saat ini Keluarga Watson berkumpul bersama di ruang makan. Mereka menikmati beraneka ragam pastry dan kopi yang disediakan oleh pelayan mansion.
Sementara wafer es krim rasa coklat dipersiapkan untuk Owen. Walaupun Owen masih kecil, Owen bisa merasakan sesuatu kejadian besar terjadi semalam karena Chris dan Emma tidak pulang ke mansion, tepatnya Chris belum pulang dan Emma bersama Rocky keluar mencari Chris.
Apalagi Tom tidak memancing di kolam ikan yang berada di belakang mansion hari ini menandakan suasana hati Tom pun tidak terlalu baik.
Selain itu Dylan dan Liam pulang lebih awal dari jadwal yang mereka tentukan sebelumnya sehingga Owen bersikap lebih patuh dan penurut hari ini.
Owen membawa piring yang berisi wafer es krim coklat kesukaannya ke ruang keluarga, dengan alasan ingin menonton TV.
Owen tahu Dylan, Liam, dan Tom ingin berbincang dengan Emma dan Chris secara pribadi.
"Chris! Kamu membeli saham Perusahaan Pattinson?" tanya Dylan.
Sebenarnya Dylan mempunyai rencana yang sama dengan Chris yaitu membeli saham anjlok Perusahaan Pattinson sebanyak-banyaknya dan Dylan sangat terkejut saat mengetahui Chris melakukan hal itu dengan cepat.
__ADS_1
Dylan bisa memastikan 15 persen saham Perusahaan Pattinson sudah berada di tangan Chris saat ini.
"Iya, Kak Dylan," jawab Chris dengan jujur.
Sewaktu perjalanan pulang dari hotel ke mansion, Chris sudah memberitahukan rencananya menghadapi William ke Emma. Emma mendukung penuh keputusan Chris.
Hanya saja Emma tidak tahu bahwa semua saham Perusahaan Pattinson sudah dialihkan kepemilikannya ke tangan Emma. Chris meminta Alana membuat surat resminya dan Alana akan mengantarnya ke Emma besok pagi.
Jebakan yang dilakukan William terhadap Chris membuat Emma semakin membenci pria gila itu. Emma bersyukur dirinya mengetahui perselingkuhan William sehingga bisa membatalkan pernikahan dengan mudah.
"Tindakanmu sangat tepat, Chris! Will harus diberi pelajaran supaya jera!" puji Tom.
"Benar sekali. Saat ini Wil sudah pulang ke mansion bersama Hans. Besok pagi akan menjadi hari yang sangat sibuk dan menegangkan bagi mereka berdua," kata Dylan.
Dylan tahu pasti para pemegang saham Perusahaan Pattinson mengadakan meeting intern besok pagi untuk membahas pertanggungjawaban William terhadap video yang beredar dan juga harga saham yang anjlok.
"Bagaimana dengan jadwal pindahan ke rumah baru besok? Apakah ditunda?" tanya Liam.
"Tidak perlu ditunda, Kak Liam. Chris sudah menyewa beberapa bodyguard Jack untuk melindungiku dan Owen di rumah baru," jawab Emma.
"Baguslah! Aku sangat percaya dengan jasa bodyguard Jack. Besok Liam akan membantu kalian pindah rumah," kata Tom.
"Oke, Pa!" jawab Emma, Chris, dan Liam bersamaan.
Beberapa saat kemudian, Chris dan Emma meninggalkan ruang makan menuju kamar tidur. Emma beristirahat di tempat tidur karena masih kelelahan dengan petualangan fantasi yang dilakukannya bersama Chris, sedangkan Chris duduk bersandar di atas tempat tidur sambil mengerjakan pekerjaan kantor melalui ipad mini.
***
__ADS_1
Sementara itu di ruang makan hanya tinggal Tom dan Dylan. Liam menonton tv bersama Owen di ruang keluarga karena tahu Dylan akan melaporkan perkembangan Perusahaan Watson ke Tom.
"Dylan! Apakah kamu perlu ke Australia lagi?" tanya Tom.
"Tidak perlu, Pa! Mr. Smith setuju datang ke Bali untuk tanda tangan kontrak kerja," jawab Dylan.
"Baguslah! Perusahaan Watson semakin berkembang di bawah kepemimpinan mu," puji Tom.
Dylan tersenyum tipis mendengar pujian Tom, tetapi senyuman itu menghilang dengan cepat saat Dylan mengingat sesuatu.
"Papa sadar tidak kalau Chris sangat pintar?" tanya Dylan.
"Iya. Tindakan Chris membeli saham Perusahaan Pattinson membuktikan kepintarannya. Chris pengusaha yang hebat," jawab Tom.
"Mungkinkah kepintaran bisnis Chris karena didikan keluarga?" tanya Dylan.
Tom mengernyitkan alisnya dan menatap intens Dylan. Tom berfirasat pertanyaan Dylan menyiratkan sesuatu.
***
Selamat malam readers. Aiyo, kenapa Bang Dylan tiba-tiba curiga? Apakah ada sesuatu yang terjadi saat Dylan di Australia?
Jawabannya besok ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
__ADS_1
AUTHOR : LYTIE