
***Mansion Watson***
William menepati janjinya ke Emma dan datang mengunjungi gadis muda itu pada saat jam makan siang.
William tidak datang sendirian melainkan membawa seorang koki Michelin Star. Pria muka tembok itu menunggu di ruang tamu mansion dengan perasaan percaya diri yang maksimal.
Wajah semringah William berubah menjadi kusut saat melihat Emma bergandengan tangan dengan Chris menemuinya di ruang tamu.
Hari ini Chris tidak berangkat ke Perusahaan Christian dan menemani Emma di mansion sambil mengerjakan pekerjaannya melalui laptop.
Chris berfirasat William akan menggunakan waktu makan siang untuk bertemu Emma dan dugaan Chris sangat tepat.
Emma dan Chris duduk berdampingan di kursi sofa yang berhadapan langsung dengan tempat duduk William.
Suasana ruang tamu menjadi sepi dan tenang. Rocky dan para bodyguard mansion tidak berada di sana atas permintaan dari Emma, sedangkan Tom ditemani Pak Gusti sedang berada di ruang kerja Tom sambil memantau rekaman cctv yang terpasang di ruang tamu mansion.
Tom penasaran dan ingin melihat langsung bagaimana Chris melawan William. Tom rela melewatkan waktu makan siangnya. Sementara Owen sudah mulai sekolah tadi pagi dan dalam perjalanan pulang ke mansion. Rio dan Pak Oka ditugaskan Chris untuk menjemput Owen.
***
Emma dan Chris melirik sekilas ke arah pria dengan seragam putih khas koki serta topi yang berdiri di belakang William, sedangkan William mengepalkan kedua tangannya saat menatap tangan Emma dan Chris yang saling bergenggaman erat.
Lima menit kemudian, tidak ada yang memulai percakapan diantara mereka bertiga. William yang sudah berhasil menenangkan perasaan hatinya berinisiatif memulai percakapan. Tentu saja fokusnya hanya kepada Emma dan tidak memedulikan Chris.
William mengambil sesuatu dari kantong jas kerjanya sehingga membuat Emma merasakan dejavu lagi dengan kejadian William mengeluarkan kotak cincin pernikahan kemarin.
Dua buah kunci mobil diletakkan William di atas meja.
"Emma! Aku membeli dua mobil Ferrari merah untukmu," ucap William dengan sombong sambil melirik Chris.
Chris dan Emma mengerti maksud William. Ketika tinggal di Sydney, Chris membelikan mobil Ferrari berwarna merah untuk Emma sehingga William membeli mobil yang sama persis dengan jumlah dua kali lipat.
"Egonya sangat tinggi. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang diinginkan Emma," batin Chris.
"Aku gak mau mobil darimu!" tolak Emma dengan tegas.
Jika cincin pernikahan kemarin, Emma bisa melemparkan kotak perhiasannya ke William. Akan tetapi, dua mobil Ferrari merah yang pastinya sudah diparkir di depan Mansion Watson, Emma menolaknya tegas agar William membawa pulang kedua mobil mewah itu.
"Emma! Aku tidak pernah mengambil kembali hadiah yang sudah kuberikan padamu," ucap William dengan angkuh.
William sengaja ingin Chris mengetahui dirinya sering memberikan hadiah mahal untuk Emma tanpa pamrih.
Chris menepuk tangan Emma dengan lembut saat melihat Emma ingin menolak hadiah William lagi sehingga Emma terdiam.
__ADS_1
William semakin kesal dengan sikap patuh Emma terhadap Chris.
"Pria itu sangat pintar berakting sok lembut. Emma tertipu olehnya!" batin William.
"Honey terima saja hadiahnya. Jack punya kenalan untuk menjual kedua mobil itu dan menyumbangkannya ke panti asuhan," kata Chris.
Emma tersenyum kecil dan menganggukkan kepalanya.
"CHRISTIAN!" teriak William sambil menggertakkan giginya.
Koki Michelin Star yang berdiri di belakang William gemetaran karena bisa merasakan kemarahan William yang sudah mencapai ubun-ubun.
"Apakah kamu keberatan? Jika iya, silakan ambil kembali kedua hadiah itu," ujar Chris dengan tenang.
"Tidak!" jawab William dengan ketus.
Chris tersenyum lebar dan mengambil handphone dari saku celananya untuk menelepon Jack.
***
Sementara Tom yang berada di ruang kerja tertawa terbahak-bahak melihat William tidak berkutik dan tidak bisa membalas perkataan Chris.
"Tidak kusangka Chris pintar menghadapi sikap arogan Will!" kata Tom ke Pak Gusti.
"Aku penasaran kenapa Will membawa koki ke mansion?" gumam Tom.
***
Chris menyimpan kembali handphone ke dalam saku celana setelah mengakhiri pembicaraan dengan Jack.
"Ron akan tiba 30 menit lagi dan membawa pergi kedua mobil itu untuk dijual," kata Chris ke Emma.
"Baguslah," jawab Emma, lalu gadis muda itu menatap ke arah William.
"Hadiahmu sudah aku terima! Silakan pergi sekarang!" ujar Emma.
"Tunggu sebentar, Emma! Masih ada hadiah lain lagi!" ucap William.
William menoleh ke belakang. "Bambang!" panggil William.
Koki Michelin Star itu pun maju ke depan dan memberi hormat ke Emma.
"Selamat siang Nona Emma! Saya koki pribadi nona dan akan memasak semua makanan kesukaan nona," ucap Bambang.
__ADS_1
"Tidak perlu, Will! Koki pribadi mansion sudah banyak," tolak Emma.
"Emma! Kamu suka minum air jahe kan? Selain makanan, Bambang juga sangat ahli meracik minuman apapun," ucap William tanpa memedulikan penolakan Emma.
William ingin membuktikan segala sesuatu yang bisa diberikan oleh Chris ke Emma, maka dirinya pun bisa memberikan yang lebih baik lagi.
"Kamu yakin masakan Bambang cocok dengan selera Emma?" tanya Chris tiba-tiba.
"Tentu saja!" jawab William.
"Kalau begitu, beranikah kamu bertaruh denganku?" tanya Chris.
"Apa taruhannya?" William bertanya balik ke Chris.
"Aku dan koki pribadimu berlomba membuat masakan yang sama untuk Emma. Emma akan memilih yang paling disukainya tanpa mengetahui siapa yang memasak," jawab Chris.
"Dasar pria bodoh! Bagaimana mungkin dia bisa menang dari Bambang?" batin Will.
"Jika kamu kalah, kamu harus cerai dengan Emma!" ujar Wiliam.
"Chris! Dia sudah gila! Jangan bertaruh dengannya!" kata Emma sambil memegang tangan Chris dengan erat.
Chris tersenyum kecil dan mengangkat tangan Emma ke arah bibirnya, lalu memberikan satu kecupan lembut di punggung tangan Emma.
"Honey percaya padaku?" tanya Chris sambil menatap intens wajah Emma.
"Aku percaya!" jawab Emma dengan yakin.
Chris mengusap pipi Emma sebelum menoleh kembali ke arah William. Aura membunuh sudah mengelilingi tubuh William saat ini.
"Jika koki mu kalah, kamu tidak boleh datang mengganggu Emma lagi!" ucap Chris.
"Deal!" jawab William tanpa ragu.
***
Selamat malam readers. Chris vs crazy Will part 2 di bab besok ya.
TERIMA KASIH SEMUA DUKUNGANNYA. LOVE SEKEBON VOTE, HADIAH, DAN KOMENTAR POSITIF.
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
__ADS_1