SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA

SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA
BAB 73. Tujuan Jimmy


__ADS_3

***Ruang kerja William di Perusahaan Pattinson***


Jimmy merasa senang karena William mempercayai semua perkataannya. Jimmy sudah membayangkan tujuannya menghancurkan Chris pasti berhasil dalam waktu dekat.


Sejak kematian Jordan dan Chris membawa Stella pergi meninggalkan Keluarga Alexander, Jimmy menjadi satu-satu nya ahli waris yang sah.


Walaupun begitu, Jimmy tidak mempunyai jiwa kepemimpinan yang hebat. Selama delapan tahun ini Perusahaan Alexander tidak mendapatkan banyak kontrak kerja yang menguntungkan.


Hal itu disebabkan Jimmy lebih suka bersenang-senang bersama wanita daripada mengurus pekerjaan di kantor.


Sementara berita Perusahaan Christian yang semakin maju di Australia membuat Jimmy merasa iri, tetapi Jimmy tidak begitu peduli karena sangat percaya diri dengan statusnya sebagai satu-satunya tuan muda Keluarga Alexander pastilah lebih hebat dibandingkan Chris.


Beberapa hari yang lalu, Jimmy secara tidak sengaja mendengar perdebatan kecil antara John dan Jay.


John Alexander adalah kakek Chris, Jordan, dan Jimmy. John mengutarakan kekecewaannya terhadap Jimmy yang tidak kompeten memajukan Perusahaan Alexander, sedangkan Jay membela Jimmy.


Rencana John untuk mencari Chris dan memintanya pulang untuk membantu mengembangkan Perusahaan Alexander membuat Jimmy merasa terancam kedudukannya.


Oleh karena itulah, Jimmy berangkat ke Australia dengan maksud melakukan sesuatu agar Chris semakin membenci Keluarga Alexander sehingga tidak mungkin mau menerima permintaan John.


Jimmy terkejut saat mengetahui rumah besar Chris hanya tinggal beberapa pelayan saja dan Chris tidak berada di Australia sehingga Jimmy menyewa detektif swasta untuk menyelidiki apa yang sedang terjadi.


Laporan detektif swasta membuat perasaan hati Jimmy tidak karuan. Jimmy tidak menyangka Chris memindahkan Perusahaan Christian ke Bali dan juga menikah dengan nona muda Keluarga Watson.


Jimmy semakin takut jika kabar ini diketahui oleh John, maka bisa dipastikan John lebih menginginkan Chris sebagai pengganti dirinya. Lagipula ada Owen yang juga merupakan ahli waris sah dari Keluarga Alexander.

__ADS_1


Detektif swasta yang disewa memberi informasi bahwa Dylan Watson sedang dinas di Sydney sehingga Jimmy ingin bertemu dengan Dylan dan gagal.


Tentu saja Jimmy tidak mau menyerah dengan mudah dan menyusul Dylan ke Bali. Pada akhirnya Jimmy berada di hadapan William saat ini.


"Tidak kusangka Chris sekejam itu!" geram William sambil mengepalkan kedua tangannya.


Senyuman lebar menghias di sudut bibir Jimmy. Jimmy merasa inilah saat yang tepat untuk memprovokas agar api di hati William semakin membara.


"Kasihan Nona Emma yang cantik dibodohi oleh Chris!" ujar Jimmy.


"Emma harus tahu kebenaran ini!" kata William dengan antusias.


"Iya, benar! Kamu harus menyebarkan berita ini!" ucap Jimmy.


"Jika aku yang menyebarkannya, Emma pasti tidak percaya!" batin William.


"Ada sedikit kesalahpahaman antara aku dan Emma. Aku tidak bisa menyebarkannya," ucap William, setelah berpikir sejenak.


"Jadi bagaimana?" tanya Jimmy.


William bisa melihat jelas kepanikan di wajah Jimmy. "Ternyata dia ingin memanfaatkanku!" batin William.


"Kenapa bukan kamu sendiri saja yang menyebarkannya? Semua orang akan lebih percaya jika sumbernya dari Keluarga Alexander!" ujar William sambil menatap tajam Jimmy.


"Sia*an! Dia memang pemarah, tetapi tidak bodoh!" batin Jimmy.

__ADS_1


"Kakek melarang menyebarkan aib keluarga," jawab Jimmy.


William meragukan jawaban Jimmy, tetapi William tidak memberi bantahan apa pun.


Situasi mereka berdua saat ini bagaikan berada di kapal yang sama yaitu sama-sama bertujuan menghancurkan Chris. Hanya menunggu apakah kapal itu jadi berangkat atau tidak.


"Bagaimana kalau kamu mengunjungi Keluarga Watson dan memberitahukan semua yang kamu tahu mengenai Chris," usul William.


"Boleh juga! Tetapi aku tidak memiliki akses ke Keluarga Watson!" ucap Jimmy.


"Jangan khawatir! Aku akan mengundang Om Tom dan Dylan makan malam bersama. Kamu bisa menemui mereka di sana!" kata William.


"Baiklah!" jawab Jimmy.


***


Selamat malam readers. Ternyata William tidak bodoh juga ya 😂😂


Jangan lupa baca kelanjutan cerita besok.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2