
Beberapa bulan kemudian, setelah wisuda, Raihan memutuskan untuk pergi ke Kairo dan melanjutkan belajar di sana. Pernikahannya dengan Anisa di batalkan karena pada akhirnya ayah Raihan mengetahui yang sebenarnya, bahwa putranya tidak mengingunkan perjodohan itu.
Setelah beberapa bulan di Kairo, Raihan bertemu dengan seorang wanita cantik berhijab yang berhasil menarik hatinya. Namanya Nadin. Seminggu setelah perkenalan, Raihan melamarnya lalu mereka menikah.
Anisa sendiri menemukan jodohnya di pesantren milik ayahnya. Seorang ustadz muda bernama Yusuf menikahinya setelah satu bulan saling mengenal satu sama lain.
Vanessa akhirnya merawat bayinya seorang diri. Darren yang ternyata telah memiliki istri dan anak menolak untuk bertanggung jawab atas kehamilannya. Melihat Putri yang tidak terpengaruh dengan perkataannya membuat Vanessa menyerah untuk mmengganggu hubungan mereka lagi.
Apa yang menimpa dirinya membuat Vanessa sadar, bahwa ini adalah hasil dari penghianatannya. Kalau saja ia setia pada Vian, mungkin hari ini dia tidak akan menjadi single parents.
Dion secara ajaib di pertemukan dengan Atika si sebuah acara kantor. Merasa cocok satu sama lain, mereka akhirnya sepakat untuk menjalin hubungan.
Untuk mengisi cuti kuliahnya, Putri membuka sebuah butik di bantu nenek dan juga Vian. Usaha barunya itu ternyata berhasil mencapai kesuksesan dalam waktu singkat. Untuk memenuhi permintaan konsumen, Putri membuka cabang di beberapa titik.
__ADS_1
Orangtua Putri dan juga adik-adiknya di boyong Vian dan di tempatkan di rumah yang dulunya akan di tempati olehnya dan Putri. Vian membagi beberapa persen harta warisannya yang sudah cair untuk modal usaha mertuanya.
Beberapa bulan kemudian, Putri melahirkan anak pertamanya. seorang bayi mungil dengan jenis kelamin laki-laki. Nenek turut bangga, karena Vian mendapatkan seorang anak yang akan meneruskan perusahaan mereka di masa depan.
Beberapa bulan kemudian...
"Lihat deh tingkahnya Axel, semakin hari semakin lucu.Sepertinya dia tahu Vian, kalau akan ada acara keluarga." kata Putri saat mereka berdua berada di dalam.kamar anak.
"Makin pinter anak papa. Sini biar papa gendong , Sayang." Raka mengambil Axel dari boxnya.
"Aku kangen, Sayang. Aku pengen gendong-gendong kesayanganku ini." Vian mencium pelan anaknya yang tengah terlelap itu.
Badan sedikit berisi dan pipinya yang cabi membuat Vian gemas dengan bayi yang berada dalam gendongannya itu. Berulang kali Vian mengecup pipi anaknya itu. Malaikat kecil yang di gendongnya itu telah melengkapi keluarga kecilnya.
__ADS_1
Mereka semua telah siap dengan baju batik seragam keluarga. Hari itu adalah hari ulang tahun Nenek. Seluruh keluarga besar berkumpul termasuk keluarga Putri.
"Non, acara sudah mau di mulai." Bi Inah mencari Vian dan Putri untuk segera keluar di puncak acara ulang tahun nenek. Pestanya cukup meriah. Di hadiri oleh banyak sekali rekan kerja nenek yang tentunya seusia dengan beliau.
"Baik, Bi. Kami akan segera turun."
Acara berjalan lancar. Selain ulang tahun Nenek, beliau juga mengumumkan bahwa seluruh sahamnya ia berikan pada Axel. Selama Axek belum beranjak dewasa, saham itu akan di pegang oleh orangtuanya.
Tidak ada yang iri dengan keputusan Nenek. Saham itu adalah murni milik nenek pribadi. Sesaat setelah pengumuman, bayi laki-laki itu tersenyum seakan mengetahui apa yang sedang terjadi.
**END
Terima kasih untuk dukungan kalian di karyaku Suami Sombong Jatuh Cinta. Karena dalam dua bulan atau bahkan sampai Desember penulis di sibukkan dengan job baru, maka daripada lama update, kisah dari Vian ini sengaja di ringkas sedemikian rupa.
__ADS_1
Untuk menjalin silaturahmi, kalian bisa mengikuti IG-ku @ratuasmara_06**