
Bimolie begitu bahagia mendengar kehamilan Avena Aditama. Tetapi kebahagiaan itu bukan berarti ia menginginkan seorang anak dari Avena Aditama, yang ia inginkan anak itu akan menjadi pengikat bagi mereka. Agar Avena Aditama tidak mudah meninggalkan Bimolie begitu saja, jika suatu saat hubungan gelap Bimolie dan Sunco Anggraini diketahui oleh Avena
Avena berniat untuk mengabari kedua orang tuanya mengenai kehamilannya. Ia tidak ingin menutupi kebahagiaannya dari kedua orang tuanya. Avena meraih ponselnya yang ada di atas nakas. Avena langsung mencari nomor kontak milik tuan Filma Orion yang ada di nomor kontak Avena Aditama.
Setelah Avena menemukan nomor kontak Tuan Filma Orion ayah kandung Avena sendiri, ia langsung menekan tombol hijau yang ada dilayar ponselnya agar sambungan telepon seluler tersambung kepada Tuan Filma. Sementara Tuan Filma Orion yang melihat di layar ponselnya kalau yang menghubungi Tuan Filma Orion, ternyata Avena sang putri yang selama ini sangat ia rindukan, Tuan Filma Orion langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya.
Sudah sangat lama Tuan Filma ingin mendengar kabar mengenai putrinya yang sudah ia nikahkan dengan Bimolie Wijaya. Avena Aditama jarang sekali memberi kabar kepada tuan Filma Orion. Karena ia tidak ingin kedua orang tuanya mengetahui apa yang ia alami selama hidup berumah tangga dengan Bimolie Wijaya.
"Hallo assalamualaikum," sapa tuan Filma Orion di dalam sambungan telepon selulernya.
"Waalaikumsalam papa."
sahut Avena Aditama. Bagaimana kabar Ayah dan Ibu di sana apa kalian baik-baik saja?" tanya Avena Aditama kepada tuan Filma Orion.
"Kabar papa dan mama kamu baik-baik saja di sini, Bagaimana dengan kamu di sana apa kamu sehat? dan bagaimana bisnis Bimolie saat ini Apa semuanya berjalan dengan lancar? Tuan Filma Arion pun bertanya kepada Avena Aditama mengenai bisnis yang dikelola suami Avena Aditama.
Avena Aditama yang tidak ingin kalau kedua orang tuanya mengetahui apa yang ia alami selama berumah tangga dengan Bimolie. Ia pun terpaksa membohongi kedua orang tuanya yang mengatakan kalau bisnis yang dikelola Bimolie saat ini berjalan dengan lancar.
"Alhamdulillah kalau begitu papa senang mendengar kalau kalian baik-baik saja, dan bisnis yang dikelola suami kamu berjalan dengan lancar." ucap Tuan Filma Orion kepada avena Aditama. Sementara Nyonya Hidayah yang mendengar kalau putrinya menghubungi nomor ponsel suaminya pun langsung memohon kepada tuan Filma Orion agar diberikan kesempatan berbicara dengan Avena Aditama putri yang sangat dirindukan oleh Nyonya Hidayah.
Ketika tuan Filma Orion memberikan ponsel miliknya kepada istrinya Nyonya hidayah pun langsung berbicara kepada Avena Aditama. Ia menangis sesungguhkan dan mengatakan kalau dirinya sangat merindukan Avena Aditama.
__ADS_1
Avena pun sangat merindukan sosok kedua orang tuanya. Tetapi untuk saat ini Avena Aditama mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan kedua orang tuanya. Tetapi Avena Aditama memberitahu kabar kalau dirinya sedang hamil kepada Nyonya Hidayah.
Mendengar kabar kehamilan Avena Aditama, Nyonya Hidayah begitu bahagia. Ia ingin sekali langsung bertemu dengan putrinya Avena Aditama.
"Mama bersyukur kamu Ternyata sudah mengandung calon cucu mama, jujur Mama sangat bahagia mendengarnya." ucap Nyonya Hidayah kepada Avena.
Avena berusaha menenangkan hatinya berbicara kepada Nyonya Hidayah agar Nyonya Hidayah dan Tuan Filma Orion tidak merasa curiga kalau ada sesuatu yang terjadi di dalam hubungan rumah tangganya dengan Bimolie Wijaya.
Setelah selesai berbicara dengan Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah, Avena pun memutuskan sambungan telepon selulernya. Setidaknya ia merasa lega karena mendengarkan kabar kondisi kesehatan, Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah baik-baik saja.
Setelah memutuskan sambungan telepon selulernya, Ia pun berlalu masuk ke kamar. berniat untuk istirahat. Setelah satu harian beraktivitas di warung kuliner miliknya.
Sedangkan Bimolie sudah Mendengar pembicaraan Avena Aditama dengan kedua orang tuanya tanpa Avena sadari.
Karena ia tidak ingin suaminya dipandang rendah oleh keluarga dari pihak Avena Aditama. Bimolie mengembangkan senyumnya. Ketika Avena masuk ke dalam kamar. Ia menatap suaminya sudah menunggu Avena di sana.
Ada kebahagiaan tersendiri di hati Bimolie saat Avena tidak memberitahu kepada kedua orang tuanya mengenai sikap Bimolie terhadapnya. Itu artinya Avena dapat menyembunyikan rahasia hubungan rumah tangganya kepada kedua orang tuanya.
Hal itu membuat Bimolie merasa dirinya di atas awan.
"Siapa yang menghubungi kamu sayang? Bimolie bertanya pura-pura tidak tahu siapa teman Avena Aditama berbicara di dalam telepon selulernya.
__ADS_1
"Papa sama mama, Memangnya ada apa Mas? apa Avena tidak dapat berbicara lagi kepada Papa dan Mama." tanya Avena Aditama kepada suaminya.
"Bukan begitu sayang, Mas juga ingin kamu berkomunikasi dengan baik sama papa dan mama. Karena bagaimanapun kamu itu tetap putri mereka." ucap bimoli Wijaya berbicara layaknya seorang suami yang sangat menyayangi istri dan ayah ibu mertuanya.
Avena hanya terdiam, ia menatap suaminya dengan tatapan tanya. untuk saat ini Avena Aditama tidak dapat percaya sepenuhnya kepada suaminya. Entah apa yang mengganjal di hati Avena hingga dirinya merasa curiga kalau semuanya menyembunyikan sesuatu kepadanya selama ini.
Tetapi ia tetap bertahan karena ingin mempertahankan statusnya sebagai istri Bimolie Wijaya. Apalagi Avena Aditama tidak ingin membuat kedua orang tuanya kecewa jika dirinya gagal membina hubungan rumah tangga dengan Bimolie, lelaki yang selama ini ia cintai.
Sehingga Avena Aditama sampai memohon kepada tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah Agar memberi restu kepada Avena ketika Bimolie Ingin melamar Avena menjadi istrinya. Tetapi ketika Avena Aditama sudah sah menjadi istri Bimolie.
Bukan kebahagiaan yang didapatkan Avena, tetapi penderitaan demi penderitaan yang diciptakan Bimolie kepadanya. Bukan karena Bimolie melakukan kekerasan fisik kepada Avena Aditama, hingga membuat Avena menderita selama menjalin hubungan rumah tangga dengan Bimolie. Tetapi dengan cara Bimolie tidak bertanggung jawab untuk menafkahi Avena menikah dengan suaminya.
"Sayang lebih baik kamu Langsung istirahat, kamu pasti sudah lelah setelah satu harian ini kamu di warung." ucap Bimolie terlihat perhatian Kepada Avena Aditama. Membuat Avena Aditama bertanya di dalam hatinya. Apalagi yang diinginkan Mas Bimolie dariku? Biasanya kalau ia bersikap baik seperti ini. pasti Ia menginginkan sesuatu." gumam Avena di dalam hati. Ia pun langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.
Bimolie meraih tubuh Avena kepelukannya ia pun memberikan kecupan hangat di kening Avena membuat hati Avena semakin gelisah dengan sikap manis suaminya terhadapnya malam itu. Ia semakin curiga dengan sikap manis suaminya. Pasti ada sesuatu yang diinginkan suaminya darinya.
Sehingga malam itu Avena benar-benar tidak bisa memejamkan matanya. Ia merasa was-was jika satu ketika ia memejangkan matanya Bimolie akan melakukan sesuatu yang di luar dugaan. Karena sebelumnya Bimolie Wijaya sudah pernah mengambil uang hasil usaha kuliner milik Avena Aditama.
Entah kemana Bimolie menggunakan uang itu Avena sama sekali tidak mengetahui kemana uang itu digunakan Bimolie.
Bersambung....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
jangan lupa like, coment, vote dan hadiahnya ya Trimakasih