
Tetapi aku masih ingin bersama Mas, Kenapa Mas harus pergi sekarang? nanti saja dulu pulangnya." ujar sunco Anggraini meminta kepada Bimolie agar tinggal lebih lama di sana.
Tetapi Bimolie mencoba menjelaskan kepada Sunco Anggraini agar Sunco memahami situasinya saat ini. Bimolie Wijaya langsung memberikan kecupan hangat di kening sanco Anggraini dan berpamitan kepada Sunco untuk segera kembali ke rumah yang selama ini ditempati keluarga kecil Bimolie.
Bimolie dan Sunco Anggraini sepakat untuk menjalin hubungan. Tetapi untuk saat ini mereka tidak bisa terlalu sering-sering bertemu. Sunco Anggraini menyanggupi apa yang menjadi permintaan Bimolie kepadanya. Asalkan Bimolie selalu memenuhi apa permintaan Sunco Anggraini, yaitu Selalu menafkahinya Jika ia memerlukan sesuatu.
Itu semua disanggupi oleh Bimolie asalkan Sunco Anggraini menuruti permintaan Bimolie yang tidak banyak menuntut harus bertemu dengan dunia kapan saja.
Setelah mereka sepakat Bimolie berpamitan kepada Sunco Anggraini. Setelah mendapat telepon seluler dari Avena tentunya Bimolie sudah memberikan uang untuk biaya kehidupan Sunco Anggraini sehari-hari. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit Bimolie pun, tiba di rumah yang mereka tempati bersama istrinya Avena Aditama.
Bimolie menghampiri Avena Aditama dengan putranya Alvaro. "Hai Putra Papa yang tampan, sapa Bimolie sambil menghampiri Baby Alvaro dan juga Avena Aditama.
"Mas Dari mana saja, kok lama sekali pulangnya? tadi bilangnya hanya sebentar." ucap Avena Aditama kepada suaminya Karena ia merasa suaminya membohonginya saat ini
"Mas tadi ingin langsung pulang. Tetapi teman lama ngajak ngobrol sebentar, jadi lupa waktu. Mas tidak kemana mana kok, sudah lama juga mas tidak ketemu dengan mereka." sahut Bimolie meyakinkan Avena Aditama. Avena mengangguk paham maksud apa yang dikatakan Bimolie, berusaha untuk mempercayai apa yang dikatakan suaminya.
Di tempat lain, Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah sedikit gelisah. Mereka selalu memikirkan kondisi rumah tangga Avena Aditama. Sejujurnya Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah belum sepenuhnya percaya kepada Bimolie yang dengan sekejap berubah.
Tetapi karena Avena yang mengatakan kalau dirinya pasti akan baik-baik saja.Sehingga Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah mengurungkan niatnya membawa Avena Aditama dan juga cucu mereka baby Alvaro hidup bersama mereka.
__ADS_1
Sehingga tuan rumah Orion dan nyonya Hidayah berusaha untuk percaya kepada Bimolie. Tuan Filma Orion juga mempercayakan putrinya bahwa putrinya dapat menjalani hidup berumah tangga dengan Bimolie Wijaya. Ia juga berharap Avena Aditama dapat merubah pola pikir Bimolie saat ini.
Sungguh orang tua memang tahu betul, Apa yang dirasakan oleh anak mereka. Tetapi mereka juga tidak bisa terlalu ikut campur dalam hubungan rumah tangga Avena Aditama dengan suaminya Bimolie. Karena bagaimanapun setiap kehidupan rumah tangga itu, memiliki privasi masing-masing sekalipun itu orang tua kandung kita sendiri.
Tuan Fortune jaya dan nyonya Happy soya yang mengetahui kalau Bimolie masih saja diam-diam menemui Sunco Anggraini. berniat untuk menemui Sunco Anggraini untuk memohon memutuskan Sunco Anggraini. agar menjauhi Bimolie Wijaya.
Ketika Nyonya Happy soya dan Tuan Fortune Wijaya tiba di kediaman Sunco Anggraini, Sunco Anggraini begitu terkejut melihat kehadiran Tuan Fortune Wijaya di sana.
"Maaf Apa saya bisa berbicara dengan kamu?" tanya Nyonya Happy soya dengan selembut mungkin berusaha untuk menahan emosinya.
"Maaf ada urusan apa anda dengan saya Nyonya?" tanya Sunco Anggraini pura-pura Tidak mengenali Nyonya Happy soya. Kemudian Tuan Fortune Wijaya langsung menghampiri kedua wanita berbeda generasi itu.
Tetapi karena emosi Tuan Fortune Wijaya yang melihat-lihat Sunco Anggraini, sehingga Tuan Fortune Wijaya merasa tidak tahan untuk segera bertemu dengan Sunco Anggraini dan berbicara tegas kepada Sunco Anggraini agar menjauhi putranya Bimolie.
"Maaf ada urusan apa Anda datang menghampiri saya? tanya Sunco Anggraini pura-pura tidak mengetahui pokok permasalahan sehingga Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya datang menghampirinya.
Kemudian Nyonya Happy soya pun menenangkan hati suaminya, agar ia membiarkan Nyonya Happy soya saja yang berbicara kepada Sunco Anggraini. Sunco Anggraini pun mempersilahkan Tuan Fortuna Wijaya dan nyonya Happy soya duduk di ruang tamu rumah yang disewa oleh Bimolie untuk Sunco Anggraini.
Kemudian Nyonya Happy soya, juga memohon kepada Sunco Anggraini agar Sunco Anggraini memutuskan hubungannya dengan putranya Bimolie. Mereka tidak ingin hubungan rumah tangga Avena Aditama dengan Putra mereka, menjadi hancur dengan hadirnya Sunco Anggraini di tengah-tengah keluarga mereka.
__ADS_1
Saya mohon sama kamu tolong tinggalkan Bimolie Wijaya Putra kami. Dia sudah memiliki istri dan anak. Apa kamu tidak merasa sebagai seorang wanita? Bagaimana perasaan kamu Jika kamu yang mengalami sama seperti yang dialami oleh Avena Aditama? ucap Nyonya Happy soya berusaha berbicara tenang kepada Sunco Anggraini berharap Sunco menjauhi putranya.
"Maaf maksud anda apa ya? saya menjauhi putra Anda Bimolie? sejujurnya saya tidak pernah menggoda putra anda. Tetapi putra anda sendiri yang datang kepada saya, dan memohon-mohon agar saya tidak meninggalkannya.
Bahkan Bimolie juga mengatakan kepada saya, jika saya meninggalkannya dia akan bunuh diri."ucap Sunco Anggraini tentunya Sunco Anggraini berbohong membuat Nyonya Happy soya menatap suaminya dengan tatapan penuh Tanya.
"Maaf Putra Saya tidak akan berpikir dangkal seperti itu. Jadi kalau memang kamu benar-benar wanita memiliki hati, dan memiliki empati sebagai seorang wanita, seharusnya kamu tidak akan menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang sudah memiliki istri dan anak.
"Mudah-mudahan, kelak kamu tidak akan merasakan apa yang dirasakan oleh menantu saya. Nantinya jadi saya mohon tinggalkan Bimolie dan jangan mengganggunya lagi." ucap Nyonya Happy soya dengan tegas kepada Sunco Anggraini.
Tiba-tiba Sunco Anggraini langsung tertawa ngakak membuat Nyonya Happy soya mengerutkan keningnya. Ia bingung Mengapa Sunco tertawa seolah-olah tertawa mengejek kedua orang tua Bimolie.
"Dari awal saya sudah mengatakan kepada Tuan dan nyonya, saya tidak pernah merayu putra anda. Tetapi putra Anda yang selalu datang menghampiri saya.
"Kalau kamu tidak memberikan lampu hijau dan juga kamu selalu menghubunginya, hubungan gelap kalian ini tidak akan terjadi. jangan kamu pikir saya tidak mengetahui semuanya.
Saya benar-benar mengetahui segala tindak-tanduk kalian berdua. Kamu jangan pikir saya orang bodoh, saya sudah tugas kan orang orang saya untuk memantau kalian berdua di setiap sudut mana pun. Saya memiliki mata-mata. Jadi ingat jangan kamu sampai menyesal kelak nanti." ujar Tuan Fortune Wijaya. Sunco Anggraini sangat emosi mendengar apa yang dikatakan oleh Tuan Fortune Wijaya.
Bersambung .....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏