
Membuat Tuan Filma Orion merasa bingung mendengar jawaban istrinya. Ia benar-benar tidak mengetahui maksud Sunco Anggraini mengatakan dirinya, menghancurkan kehidupan ibu kandung Sunco Anggraini dan juga Sunco Anggraini. Tuan Filma Orion tidak mengetahui kalau Sunco Anggraini merupakan putri dari nyonya Rose brand.
Sebelum Sunco memberitahunya kalau Sunco Anggraini merupakan putri kandung nyonya Rose brand, wanita yang ada di masa lalu Tuan Filma Orion. Sunco Anggraini sendiri yang mengatakan kepada Tuan Filma Orion kalau Sunco Anggraini anak kandung Tuan Filma Orion.
"Jadi apa benar kalau Sunco Anggraini anak kandung mas?" tanya nyonya Hidayah kepada suaminya.
"Tidak!" mas tidak pernah menyentuh Rose brand sama sekali, ketika kami menjalin hubungan." ucap Tuan Filma orion kepada istrinya sambil meringis kesakitan.
"Tapi mengapa Sunco Anggraini mengatakan kalau Sunco putri kandung mas?"
"Mas juga tidak paham. Entah apa maksud dan tujuan Sunco Anggraini mengaku putriku.." ucap Tuan Filma Orion kepada nyonya Hidayah.
Tuan Fortune Wijaya juga mendengar keterangan dari Tuan Filma Orion. Membuat Tuan Fortune Wijaya penasaran siapa sosok Sunco Anggraini dan siapa yang menyelamatkan Tuan Filma Orion.
"Apa Tuan tau siapa yang membawa Tuan ke rumah sakit ini?
Tuan Filma Orion menggelengkan kepalanya. Karna memang Tuan Filma Orion sama sekali tidak mengetahui siapa yang membantunya saat itu. Yang ia tahu kalau saat itu Tuan Filma Orion disiksa habis habisan oleh beberapa anak buah geng mafia.
Tetapi Tuan Filma Orion sama sekali tidak mengetahui kalau yang menyiksa dirinya merupakan suruhan dari Sunco Anggraini. Ia tidak mengetahui kalau Sunco Anggraini yang menyuruh anak buah geng mafia itu, menyiksanya. Setelah Sunco Anggraini datang menghampirinya dan memberikan pelajaran yang cukup dahsyat ke tubuh Tuan Filma Orion.
Sunco Anggraini memenangkan perjanjian yang dilakukan oleh Markus dan juga Sunco Anggraini. Membuat Markus tidak dapat melepaskan Sunco Anggraini begitu saja. dengan terpaksa Markus tetap menampung Sunco Anggraini berada di markas miliknya
Padahal Markus sudah ingin membuang Sunco Anggraini setelah apa yang dilakukan Sunco Anggraini kepada Tuan Firma Orion. Tetapi untuk saat ini demi menjaga nama baiknya, ia memilih memelihara Sunco Anggraini, tetap di markas miliknya agar usaha yang digelutinya selama ini tidak terbongkar ke publik.
Jika Markus membuang Sunco Anggraini begitu saja dari markas miliknya, tidak menutup kemungkinan, kalau Sunco Anggraini akan mengungkap bisnis ilegal yang dikelola oleh Markus dan anak buahnya ke publik. Sehingga Markus memilih untuk tetep membiarkan Sunco Anggraini tetap berada di bawah naungannya.
__ADS_1
Tetapi Markus selalu memberikan suntuk Anggraini hukuman yang sama sekali tidak diketahui oleh Sunco Anggraini. Setiap ingin berhubungan intim dengan Sunco Anggraini, Markus selalu mendokumentasikan video Sunco Anggraini sedang menari tanpa menggunakan sehelai benang. Dan video itu ia jual kepada orang yang menginginkannya.
Disamping mendapatkan mendapatkan keuntungan. Markus juga mendapatkan kepuasan dari Sunco Anggraini. Sunco Anggraini memang selalu bisa memberikan kepuasan kepada Markus.
"Biarkan sajalah dia disini, toh disamping bisa memuaskan hasrat ku. Aku mendapat keuntungan dari hasil menjual Video tarinya, yang begitu laris di negara luar." gumam Markus dalam hati.
Siang itu, Markus memilih untuk bertolak ke Singapura. Untuk sekedar memantau perkembangan bisnisnya yang ada di kota Changi. Ia tidak ingin bertemu dengan Sunco Anggraini beberapa dalam jangka yang belum ia ketahui. Sehingga dirinya memilih untuk menikmati hidupnya di Singapura.
****
"Mas jangan sering sering memberikan baby Alvaro jajanan seperti itu. Karna itu tidak bagus untuknya." ujar Avena Aditama kepada suaminya.
"Ia sayang!" sahut Bimolie Wijaya singkat.
Barco Atalariksa yang melihat kondisi rumah tangga Avena Aditama, sudah tampak akur dan Bimolie juga sudah membantu Avena Aditama mengelola usaha kuliner milik Avena Aditama. Membuat hati Barco Atalariksa merasa bahagia.
Bahkan setiap kali pekerjaan telah usai, ia langsung kembali ke rumah dan memberikan perhatian penuh kepada Avena Aditama dan juga baby Alvaro Putra mereka satu-satunya.
Barco Atalariksa berharap kalau Bimolie tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi. Seperti yang ia lakukan di masa lalu. Karena Barco Atalariksa sangat mengetahui betapa tersiksanya Avena Aditama saat itu.
Tetapi Barco Atalariksa tidak dapat melakukan apa-apa. Selain hanya membantu usaha kuliner milik Avena dan membuat usaha kuliner itu menjadi berkembang.
Sementara Avena Aditama juga merasa bersyukur perubahan sikap Bimolie terhadap dirinya dan juga terhadap putranya. Avena Aditama juga menginginkan kalau Barco Atalariksa memiliki pasangan hidup yang dapat bertanggung jawab di tengah-tengah keluarga Barco Atalariksa kelak.
Avena Aditama tidak ini sahabatnya Barco Atalariksa merasakan apa yang dirasakan, selama hidup berumah tangga dengan Bimolie Wijaya. Ia tidak dingin melihat sahabatnya yang begitu baik terhadapnya mengalami hal yang sama seperti yang di Alami Avena Aditama.
__ADS_1
Avena Aditama berlalu dari hadapan suaminya setelah memberikan teguran kepada suaminya agar tidak memberikan makanan sembarangan kepada putranya.
"Mau kemana sayang?"
"Gerah mau mandi dulu." ucap Avena Aditama.
"Ikutan dong!"
"Mas jangan bercanda deh. Yang ada Avena tidak akan jadi mandi." hardik Avena Aditama membuat Bimolie Wijaya langsung tertawa ngakak mendengar jawaban istrinya.
"Ih malah ketawa. Emang benar kan? Avena tau apa yang ada di pikiran mas. Mesum melulu."Ucap Avena Aditama sambil langsung berlalu meninggalkan Bimolie bersama Baby Alvaro.
"Avena masuk kedalam kamar mandi, untuk melakukan ritual mandinya. Selama kurang lebih 30 menit di dalam kamar mandi, Avena selesai melakukan ritual mandinya. Ia langsung menggunakan pakaian yang biasa Avena pakai di rumah. Dan setelah terlihat rapi, Avena kembali menghampiri putranya dan juga suaminya.
"Mas kasihan putra kita, sepertinya dia sudah lapar dan ngantuk. lebih baik Alvaro makan dulu." ujar Avena sambil meraih tubuh putranya. Dan memberikan Alvaro makan. Terlihat Alvaro begitu memakan makannya yang di berikan Avena kepadanya.
Tidak menunggu lama Alvaro menghabiskan makanannya. Avena mengebangkan senyumnya menatap putranya langsung tertidur ketika putranya baru menghabiskan makan malamnya.
"Mas lihat deh, putra kita langsung tertidur. Padahal baru siap makan. Berarti memang sedari tadi putra kita sudah ngantuk. Tapi mas paksakan bermain dengan putra kita." ucap Avena Aditama.
Bimolie Wijaya sama sekali tidak menjawab. Ia memilih langsung meraih putranya dari gendongan Avena Aditama dan membawanya masuk ke kamar berniat untuk membaringkan putranya di dalam box bayi yang selama ini menemani tidur baby Alvaro. Berharap baby Alvaro dapat tidur lebih leluasa.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏