
Ketika Bimolie menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, ia begitu terkejut mendengar suara Sunco Anggraini yang berada di ujung telepon. Hal itu membuat Bimolie sedikit panik. Karena ia khawatir Avena akan mendengar apa yang mereka bicarakan, sehingga Bimolie memutuskan sambungan telepon selulernya. Dan langsung menonaktifkan ponselnya saat berada di rumah.
Untuk saat ini, Bimolie sama sekali tidak ingin mengecewakan Avena Aditama seperti yang dikatakan oleh Tuan Filma Orion. Karena Bimolie khawatir Jika ia meninggalkan Avena Aditama di situasi Avena yang masih membutuhkan perhatian dari Bimolie, akan memicu kemarahan Tuan Filma Orion.
Jika tuang Filma Orion mengetahuinya, maka tidak menutup kemungkinan Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah akan membawa Avena dan juga baby Alvaro dari kehidupan Bimolie Wijaya. Bimolie Wijaya sangat khawatir jika Avena menggugat cerai kepada Bimolie. Karena Jika Avena menggugat cerai Bimolie dengan bukti bukti yang ia miliki, Bimolie tidak akan mendapatkan apapun dari Avena Aditama.
Karena usaha kuliner yang dikelola Avena Aditama selama ini merupakan hak penuh Aditama. Karena hanya Avan Aditama yang selama ini mengelola warung kuliner miliknya. Dan rumah yang ditempati Mereka pun atas nama Avena sendiri.
Sungguh Bimolie tidak ingin kehilangan itu semua, jika ia melanjutkan hubungannya dengan Sunco Anggraini, maka dirinya tidak akan mampu memberikan apa yang diinginkan Sunco Anggraini jika Avena benar benar menceraikan dirinya.
Sungguh lelaki yang tidak punya perasaan, hanya untuk mempertahankan Sunco Anggraini, ia mampu berpura-pura bersikap baik terhadap Avena Aditama di hadapan keluarga mereka.
Sesungguhnya Bimolie Wijaya berubah dan bersikap baik kepada Avena, bukan karena Bimolie ingin benar-benar berubah sikap. untuk lebih bertanggung jawab kepada Avena Aditama dengan putranya.
Tetapi Bimolie hanya khawatir jika Avena menuntut cerai, maka dirinya tidak akan memiliki apa-apa lagi untuk membahagiakan wanita yang selama ini menjadi kekasih gelap Bimolie Wijaya tanpa diketahui oleh Avena Aditama.
"Siapa yang menghubungimu Mas Kenapa ponselnya mas matikan? siapa tau penting." tanya Avena Aditama penasaran Siapa yang menghubungi suaminya. Sehingga mimik wajah suaminya terlihat panik dan langsung menonaktifkan ponselnya.
__ADS_1
"Tidak siapa-siapa sayang, hanya orang iseng saja tidak perlu kamu khawatir." ujar Bimolie Wijaya kepada Avena Aditama berharap Avena percaya akan apa yang dikatakan Bimolie terhadapnya.
Sementara di tempat lain, Tuan Fortune Wijaya tidak percaya sepenuhnya kalau Bimolie benar-benar ingin meninggalkan sosok Sunco Anggraini, sehingga Tuan Fortune Wijaya meminta seseorang untuk terus memantau Bimolie dan juga Sunco Anggraini. Tuan Fortune Wijaya tidak ingin hubungan rumah tangga putranya, menjadi hancur dengan hadirnya orang ketiga.
Selain menjalin hubungan dengan Sunco Anggraini, Bimolie juga memiliki kebiasaan buruk yang selalu menghabiskan uang hasil usaha kuliner milik Avena dan kedua orangtuanya untuk berjudi online. Ia juga sering meminta uang dari Nyonya Happy soya. Walaupun Nyonya Happy soya sering menolak permintaan Bimolie. Tetapi Bimolie terus memaksakan kehendaknya Jika ia memerlukan sesuatu.
Tak segan-segan Bimolie selalu mengancam Nyonya Happy soya, jika Nyonya Happy soya tidak memberikan uang permintaannya, maka ia mengancam Bimolie akan bunuh diri karena sudah dikejar-kejar orang yang tempat Bimolie ini meminjam uang riba.
Hal itulah yang membuat Nyonya Happy soya selalu memenuhi permintaan Bimolie, tetapi Nyonya Happy soya tidak mengetahui ke mana uang yang ia minta. Sungguh membuat nyonya Happy soya dilema, jika Bimolie susah mengancam akan bunuh diri, jika nyonya Happy soya tidak memberikan uang yang ia minta.
Padahal uang pemberian Nyonya Happy soya dan juga Avena Aditama ia gunakan untuk berjudi online dan berfoya-foya dengan Sunco Anggraini. Padahal Tuan Fortune Wijaya dan juga Avena Aditama mencari uang dengan hasil keringat Avena sendiri untuk membiayai kehidupan mereka sehari-hari.
Sehingga Nyonya Happy soya selalu memberikan uang permintaan Bimolie Wijaya karena dirinya khawatir orang yang meminjamkan uang riba kepada Bimolie Wijaya akan menyakiti putranya.
Nyonya Happy soya benar-benar khawatir jika putranya disakiti orang-orang, yang selama ini mengejar-ngejar memori untuk membayar hutang riba yang sudah dipinjam Bimolie. Sebelumnya, Hal itulah yang membuat Nyonya Happy Sonya selalu memberikan uang permintaan Bimolie tanpa sepengetahuan Tuan Fortune Wijaya.
Nyonya Happy soya melakukan itu semua hanya untuk melindungi putranya dari orang-orang yang berniat jahat kepadanya. Padahal yang Nyonya Happy soya dilakukan itu menjadi bumerang di kehidupan Bimolie selama ini. Karena Bimolie tidak akan berubah sedikitpun jika Nyonya Happy soya selalu membantu dirinya.
__ADS_1
Ketika Tuan Fortune Wijaya meminta seseorang untuk menyelidiki Bimolie saat ini bersama Sunco Anggraini, untuk sementara belum ada yang mencurigakan. Tidak ada tanda-tanda Bimolie ingin bertemu dengan Sunco Anggraini.
Tetapi Tuan Fortune Wijaya selalu meminta seseorang untuk memantau Apa yang dilakukan ketika Bimolie keluar rumah . Tuan Fortuna Wijaya tidak ingin kecolongan lagi, karena Tuan Fortuna Wijaya sangat menyayangi Avena Aditama dan juga baby Alvaro yang merupakan cucu pertama Tuan Fortune Wijaya dengan Nyonya Happy soya.
Di kediaman Avena Bimolie tampak gelisah, Ia khawatir Sunco Anggraini akan marah besar kepadanya. Karena ia langsung mematikan sambungan telepon selulernya dengan sepihak. Bimolie memutar otak, ia ingin sekali menemui Sunco Anggraini.
Tetapi ia tidak ingin Avena mengetahuinya, Bahkan ia juga meminta uang kepada Barco Atalariksa hasil usaha kuliner yang beberapa hari ini dipegang oleh Barco Atalariksa. Karena untuk sementara waktu, Avena Aditama belum bisa membantu Barco Atalariksa di warung kuliner milik Avena.
Barco Atalariksa memberikan uang itu dengan berat hati. Ia khawatir kalau uang yang diberikan oleh Barco Atalariksa dipergunakan Bimolie Wijaya untuk hal yang lain, Bukan untuk keperluan rumah tangga mereka. Barco Atalariksa juga ingin sekali bertanya langsung kepada Avena Aditama mengenai uang yang dipakai oleh Bimolie saat itu.
Tetapi Bimolie mengatakan kalau uang itu akan digunakan untuk membeli perlengkapan baby Alvaro tanpa diketahui oleh Avena Aditama. Sehingga Barco Atalariksa memberikan sejumlah uang berharap uang itu digunakan Bimolie untuk keperluan baby Alvaro.
Sebenarnya Barco Atalariksa sudah menaruh curiga kepada Bimolie Wijaya, Tetapi ia tipis begitu saja, karena Bimolie mengatakan kalau uang yang ia minta hanya untuk digunakan membeli beberapa perlengkapan baby Alvaro. sehingga Barco Atalariksa mencoba untuk percaya kepada Bimolie.
Barco Atalariksa juga tidak ingin dituduh ingin menguasai keuangan usaha kuliner milik Avena oleh Bimolie Wijaya. Jika dirinya tidak memberikan uang yang diinginkan Bimolie saat ini.
Bersambung....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏