
"Nak... bangunlah ini mama, Mama sangat mengkhawatirkan kamu. Apa kamu tidak sayang kepada mama dan Putra kamu baby Alvaro? baby Alvaro Pasti sangat membutuhkan belaian kasih sayang mu nak, kamu ibunya.
Sudah sepantasnya kamu yang memberikan kasih sayang kepada baby Alvaro. Bukan siapapun, bukan mama atau papa. Baby Alvaro lebih membutuhkanmu daripada Mama dan Papa." ucap Nyonya Hidayah sambil terus mengelus wajah pucat putrinya.
Bimolie hanya melihat interaksi Nyonya hidayah dengan Avena Aditama. Ia pun terus meminta maaf kepada tuan Filma Orion dan juga nyonya Hidayah. Tuan Filma Orion pun akhirnya memaafkan Bimolie Wijaya. Berharap Bimolie Wijaya dapat berubah dan lebih bertanggung jawab di dalam hubungan rumah tangganya bersama Avena Aditama.
Keesokan harinya Nyonya Hidayah terus setia mendampingi Avena Aditama di ruang rawat inap yang ada di rumah sakit. Avena Aditama sudah mulai menunjukkan perkembangan. Ia sudah terbangun dari tidur panjangnya membuat Nyonya Hidayah langsung terkejut.
Ketika Avena mulai menggerakkan jari tangannya menggenggam tangan Nyonya Hidayah. Nyonya Hidayah pun langsung memeluk putrinya. Sementara Tuan Filma Orion langsung memanggil dokter, agar segera memeriksa kondisi Avena Aditama saat ini.
Bimolie langsung menghampiri Avena Aditama ia menangis sesenggukan meminta maaf kepada Avena Aditama atas apa yang ia lakukan selama ini. Avena Aditama tidak menjawab Bimolie sama sekali. Ia hanya menatap suaminya dengan tatapan sendu. Ketika dokter memeriksa kondisi kesehatan Avena Aditama, Tuan Filma Orion langsung bertanya kepada dokter mengenai kondisi Avena saat ini.
"Bagaimana kondisi putri saya dokter Apakah putri saya baik-baik saja saat ini? tanya Tuan Filma Orion kepada dokter yang bertugas menangani dan memeriksa kondisi kesehatan Avena Aditama. Dokter itu mengembangkan senyumnya.
Ia pun memberitahu kondisi Avena saat ini sudah stabil. Kondisi Nyonya Avena saat ini sudah semakin membaik, Mungkin dua tiga hari setelah dirawat di rumah sakit Nyonya Avena bisa pulang dari rumah sakit dan menemani putranya yang membutuhkan kasih sayang darinya." ucap dokter itu sambil mengembangkan senyumnya.
"Terima kasih Dokter" sahut Tuan Filma Orion
"Sama-sama Tuan Filma. Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Kami sebagai seorang dokter." ucap dokter yang menangani Avena sambil langsung berpamitan meninggalkan ruang rawat inap Avena. Tuan Fortuna Wijaya dan nyonya Happy soya pun bernafas lega karena mendengar apa yang dikatakan dokter kepada Tuan Filma Orion.
__ADS_1
"Papa harap mulai hari ini berubah sikap lah kalian. Ingat apa yang kita tanam itu yang akan kita tuai. Baik yang kamu lakukan maka akan baik juga yang akan kamu terima. Lebih baik kalian intropeksi diri kalian sendiri apakah perbuatan kalian selama ini sudah layak dikatakan sebagai seorang suami atau sebagai seorang istri? mendekat dirilah kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Jika kalian ingin terselamatkan. ucap Tuan Filma Orion kepada Bimolie berharap Bimolie lebih bertanggung jawab dan menyayangi Avena Aditama dan juga Putra mereka.
****
Dua hari kemudian, kondisi kesehatan Avena Aditama sudah semakin membaik. Sehingga Dokter yang bertugas menangani Avena Aditama sudah mengizinkan Avena kembali ke rumah bersama baby Alvaro.
Ada rona bahagia di hati Tuan Fortune Wijaya, dan nyonya Happy soya. Awalnya Nyonya Hidayah ingin sekali Nyonya Hidayah dan suaminya yang merawat baby Alvaro dan juga Avena Selama avena masih belum mampu melakukan aktivitasnya seperti biasanya pasca melahirkan.
Tetapi karena Bimolie meyakinkan Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah, kalau dirinya akan merawat dan benar-benar bertanggung jawab dalam hubungan rumah tangga mereka. Maka Tuan Filma Orion pun kembali mempercayakan Avena dan cucunya kepada Bimolie. Berharap Bimolie melakukan segala janji yang sudah dikatakan oleh Bimolie Wijaya kepada tuan Filma Orion.
Avena juga berharap hal yang sama seperti yang diharapkan oleh Tuan Filma Orion. Berharap agar Bimolie dapat lebih bertanggung jawab dan tidak mengulangi segala apa yang dilakukan selama ini. Setelah selesai menyelesaikan administrasi ke rumah sakit Bimolie dan keluarga Wijaya bersiap untuk kembali ke rumah membawa baby Alvaro dan juga Avena.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit dengan menggunakan mobil milik Tuan Fortune Wijaya dan juga Tuan Filma Orion, Mereka pun tiba di rumah yang ditempati oleh Avena Aditama dan juga Bimolie.
Setelah Avena berhasil mengembangkan usaha kulinernya Beberapa bulan yang lalu. Ia mampu membeli sebuah rumah minimalis tempat mereka berteduh dan tidak tinggal di rumah kontrakan yang sebelumnya mereka tempati.
Tuan Filma Orion dan juga tuan Fortuna Wijaya menghentikan mobilnya tepat di halaman rumah tempat tinggal avena Aditama dengan Bimolie. Tuan Fortune Wijaya mengembangkan senyumnya sambil turun dari mobil milik mereka. Kemudian masuk ke dalam rumah dan menatap seisi ruangan.
Nyonya Hidayah Yang menggendong tubuh cucu pertamanya mengembangkan senyumnya. Ternyata putrinya mampu mengelola usaha kuliner yang dulunya sangat kecil mampu semakin berkembang, setelah bekerja sama dengan beberapa aplikasi layanan antar jemput makanan yang mereka sediakan.
__ADS_1
Itu Avena lakukan atas usulan dari sahabatnya Barco Atalariksa dan usulan itu, berjalan dengan lancar sampai usaha kuliner milik Avena sudah mulai berkembang.
"Wah ke rumahnya cantik dan asri, Mama sangat suka rumah seperti ini. Tidak terlalu besar tetapi Aura didalamnya mama sukai dan desain interiornya bagus dan rapi. ucap Nyonya Happy soya dan juga Nyonya Hidayah Yang memperhatikan sekeliling rumah milik Avena Aditama.
Baby Alvaro yang berada di pelukan Avena Aditama begitu merasa nyaman menikmati ASI milik Avena Aditama. Membuat Avena merasa bahagia dan melupakan segala kesalahan Bimolie terhadapnya selama ini.
Tampak Nyonya Happy soya dan nyonya Hidayah bersama memasak makanan kesukaan Avena Aditama. Berharap Avena dapat menikmati menu makanan masakan Nyonya Happy soya dan juga Nyonya Hidayah.
Ada kebahagiaan tersendiri di hati Avena Aditama memperhatikan Nyonya Happy soya dan nyonya Hidayah begitu akrab bergelut di dapur. Sementara Tuan Fortuna dan Tuan Filma Orion ngobrol bersama di ruang tamu. Sementara Bimolie menemani Avena Aditama.
Bimolie berharap Avena Aditama dapat benar benar memaafkan dirinya. Sungguh kebahagiaan tersendiri bagi Bimolie saat ini, ketika melihat wajah tampan putranya yang begitu menggemaskan.
Sehingga dirinya dapat melupakan Sunco Anggraini sejenak. Ketika melihat sosok bayi mungil membuat Bimolie tidak memiliki keinginan untuk meninggalkan baby Alvaro bersama Avena Aditama.
Keesokan harinya setelah memastikan kondisi Avena dan bimoli baik-baik saja, Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah berpamitan kembali ke rumah. Mereka mengingat pekerjaan mereka sudah menumpuk. Karena beberapa hari mereka tinggal untuk menemani dan merawat Avena Aditama dan cucu mereka baby Alvaro.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏
__ADS_1