Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB 20. KEMBALI BERBUAT


__ADS_3

Di tempat lain Sunco Anggraini sudah terlihat emosi,ketika Bimolie Wijaya mematikan sambungan telepon selulernya dengan sepihak. Ia merasa kalau Bimolie sudah mengabaikan dirinya. Padahal saat ini dia tidak mengetahui kalau Bimolie sudah mendapat ancaman dari Tuan Fortuna Wijaya dan juga Tuan Filma Orion.


"Lihat saja Bimolie, Aku tidak akan membiarkan hidupmu tenang dan bahagia. kamu sudah mempermainkan aku dengan bersikap baik selama ini kepadaku Setelah pertemuan kita kembali. Aku tidak ingin kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya Aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan kamu." ucap Sunco Anggraini yang sudah terlihat emosi ketika Bimolie memutuskan sambungan telepon selulernya dengan sepihak


Ia merasa kecewa karena Bimolie langsung memutuskan sambungan telepon selulernya, apalagi nomor ponsel milik Sunco Anggraini sudah diblokir oleh Bimolie Wijaya.


Keesokan harinya, Bimolie pun berpamitan kepada Avena Aditama untuk pergi ke suatu tempat menemui sahabatnya. Ia berkata kepada Avena Aditama, kalau siang itu mereka ada pertemuan di salah satu restoran ternama yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal Avena Aditama dan juga Bimolie.


Sehingga Avena Aditama pun memberikan izin kepada Bimolie. Yang ternyata Bimolie bukanlah bertemu dengan sahabatnya di salah satu restoran yang lokasinya tidak jauh dari kediaman mereka, melainkan Bimolie berniat untuk menemui Sunco Anggraini wanita yang menjadi simpanan Bimolie Wijaya.


Ketika Bimolie sudah tiba di kediaman Sunco Anggraini, Sunco Anggraini mengembangkan senyumnya ia langsung berlari memeluk Bimolie Wijaya. " Kamu dari mana saja mas? aku sangat merindukanmu."ucap Sunco Anggraini sembari terus memeluk Bimolie Wijaya dan memberikan kecupan hangat di wajah tampan Bimolie Wijaya.


"Mas juga sangat merindukanmu sayang, sehingga Mas mencuri waktu untuk menemui kamu ke sini. Harap maklum dulu untuk saat ini mas tidak dapat sering-sering menemui kamu. Karena papa, mama dan Avena sudah mengetahui hubungan kita.


"Tidak apa-apa Mas, yang penting cinta dan kasih sayang Mas tetap sama Sunco Anggraini ? bukan ucap Sunco Anggraini yang memastikan kalau cinta dan kasih sayang Bimolie tetap kepada dirinya bukan kepada istrinya dan juga anaknya.


Bimolie menganggukkan kepalanya, kemudian Sunco Anggraini mempersilakan Bimolie Wijaya masuk ke dalam rumah, ia sudah tidak sabar ingin menanyakan kepada Bimolie Wijaya apa yang terjadi, Setelah Tuan Fortuna Wijaya memergoki mereka saat jalan bersama Sunco Anggraini.


"Bagaimana kondisi istri kamu saat ini? apa dia baik-baik saja?Mengapa mas tidak langsung kamu menceraikannya saja sayang? tanya Sunco Anggraini kepada Bimolie Wijaya. Kenapa harus bercerai kalau bisa sekali dua." ucap Bimolie bercanda membuat Sunco Anggraini langsung memukul dada bidang Bimolie Wijaya.

__ADS_1


"Aku serius Mas, Kenapa Mas tidak langsung menceraikan Avena Aditama. Setelah avena melahirkan?


"Mas tidak menceraikannya, karena aset milik Mas banyak atas nama Avena Aditama. "Memangnya kamu mau, Mas tidak mampu membiayai hidup kamu lagi, setelah bercerai dengan Avena Aditama, harta kekayaan kami pasti akan dibagi dua. Jadi jangan bodoh Sunco Anggraini." ucap Bimolie kepada Sunco Anggraini, mengatakan kalau dirinya akan tidak mampu lagi membiayai kehidupan Sunco Anggraini, seperti yang dilakukannya selama ini.


Sudah pasti Nyonya Happy soya dan Tuan Fortune Wijaya tidak akan memberikan apapun kepada Bimolie Wijaya, jika Bimolie berani menceraikan Avena Aditama.


Sunco Anggraini mengangguk paham, Ia pun mengatakan kepada Bimolie Wijaya terima kalau dirinya menjadi istri kedua.


Asalkan Bimolie berjanji akan membiayai kehidupan Sunco Anggraini seperti yang dilakukannya beberapa bulan terakhir ini. Bimolie tidak menjawab sama sekali. Ia tidak ingin memberikan janji kepada Sunco Anggraini.


Karena Bimolie tidak bisa terlepas dari Avena Aditama. Tetapi ia juga tidak ingin kehilangan Sunco Anggraini dari kehidupannya. Sungguh Bimolie bingung untuk saat ini ,melakukan apa. Ia sangat khawatir jika Tuan Fortuna Wijaya mengetahui kalau Bimolie masih menjalin hubungan dengan Sunco Anggraini.


Kamu sabar dulu Sayang, lebih baik kita tunggu dulu setelah keadaannya aman. Yang pasti mas sangat sayang dan cinta sama kamu. Kamu jangan mengkhawatirkan hal itu. Kamu tahu bukan, dari dulu masih sangat mencintai kamu. Hanya kamu yang ada di hati ini." ucap Bimolie Wijaya membuat Sunco Anggraini begitu bahagia mendengar apa yang dikatakan Bimolie kepadanya.


Sunco Anggraini langsung memeluk Bimolie dan memberikan kecupan demi kecupan di wajah tampan Bimolie. Ia merasa di awan ketika Bimolie mengatakan kalau hanya Sunco Anggraini yang ada di dalam hatinya.


Ia tidak menyadari kalau Bimolie benar-benar berbohong kepadanya, tidak mungkin seorang laki-laki tetap bertahan kepada istrinya jika tidak ada rasa cinta dan kasih sayang yang ia miliki. Ada rasa bahagia di hati Sunco Anggraini, ketika Bimolie mengatakan kalau dirinyalah wanita satu-satunya yang sangat dicintai Bimolie.


Di tempat lain Avena Aditama sudah menunggu kepulangan Bimolie Wijaya. Karena sebelumnya mengatakan kalau dirinya pergi hanya sebentar saja. Sehingga Avena memutuskan untuk menghubungi nomor ponsel milik Bimolie.

__ADS_1


kring


kring


kring


Suara ponsel milik Bimolie Wijaya terdengar jelas di telinga Bimolie dan juga Sunco ini ketika mereka bercumbu mesra. Bimolie melihat layar ponselnya bahwa yang menghubungi dirinya adalah Avena Aditama. hal itu memicu Sunco Anggraini kesal kepada Bimolie.


Karena ketika dirinya menikmati cembuan Bimolie siang itu,. Avena Aditama menghubungi Bimolie membuat Sunco Anggraini merasa terganggu oleh suara Deringan ponsel milik Bimolie. Bimolie sudah yang tidak dingin, Avena menaruh curiga kepadanya.


Ia pun langsung berlalu meninggalkan Sunco Anggraini dan menerima sambungan telepon seluler dari Avena. Ia pun mengatakan kepada Avena Aditama kalau dibolehkan segera kembali ke rumah. Sementara Sunco Anggraini yang Mendengar pembicaraan antara Avena Aditama dengan Bimolie tampak semakin kesal.


Sunco merasa Avena lebih diutamakan oleh bimoli daripada dirinya. "Mas harus pulang sekarang, Avena menungguku di rumah. Aku khawatir dia semakin curiga nanti jika mas berlama-lama di sini." ucap Bimolie kepada Sunco Anggraini.


Tetapi aku masih ingin bersama Mas, Kenapa Mas harus pergi sekarang? nanti saja dulu pulangnya." ujar sunco Anggraini meminta kepada Bimolie agar tinggal lebih lama di sana.


Tetapi Bimolie mencoba menjelaskan kepada Sunco Anggraini agar Sunco memahami situasinya saat ini. Bimolie Wijaya langsung memberikan kecupan hangat di kening sanco Anggraini dan berpamitan kepada Sunco untuk segera kembali ke rumah yang selama ini ditempati keluarga kecil Bimolie.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2